Bali tidak hanya tentang Kuta dan Sanur, masih ada banyak tempat yang bisa dijelajahi di Bali, salah satunya adalah Kabupaten Klungkung. Daerah yang masuk di wilayah Bali Timur ini dapat ditempuh selama satu jam dari jalan by-pass. Tempat-tempat wisata di Klungkung juga sangat mudah dijangkau karena berada di tengah kota Semarapura, ibukota Kabupaten Klungkung. Di tengah kota dapat ditemui alun-alun, Istana Raja, pusat pemerintahan dan juga pasar. Ada beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi jika berada di Klungkung,yaitu :

1. Monumen Puputan Klungkung
Perang habis-habisan atau dikenal dengan Puputan tidak hanya terjadi di Badung yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai. Di Klungkung, perang ini pun terjadi. Untuk mengenang peristiwa itu,di tempat terjadinya perang dibangunlah tugu prasasti. Tugu Prasasti ini juga dilengkapi dengan Museum. Di dalam museum tersebut digambarkan cerita Puputan dalam bentuk diorama-diorama mini. Sangat baik jika mengajak sang buah hati untuk berkunjung ke museum ini karena menambah pengetahuan tentang sejarah dan bisa tergambarkan bagaimana Puputan itu berlangsung.
                                                    sumber: dok.pribadi

2. Kerthagosa
Berada di seberang Monumen Puputan Klungkung. Kerthagosa merupakan komplek bangunan kerajaan Klungkung yang dibangun pada tahun 1686. Pada jaman dahulu Kerthagosa adalah tempat diskusi mengenai situasi keamanan, keadilan dan kemakmuran wilayah kerajaan Bali, atau disebut dengan tempat pengadilan di Bali pada jaman dulu. Objek wisata Kertaghosa terdiri dari dua buah bangunan (bale) yaitu Bale Kertagosa dan Bale Kambang. Disebut Bale Kambang karena bangunan ini dikelilingi kolam yaitu Taman Gili. Hal yang menarik selain dikeliling kolam adalah pada bagian atap dari Bale Kambang yang dilukis. Lukisan tersebut menggambarkan karma akibat perbuatan manusia. Mengajarkan bahwa setiap perbuatan manusia,baik maupun buruk akan ada karmanya atau pembalasannya di suatu hari.



3. Bangunan Medal Agung
Merupakan pintu gerbang utama kerajaan Klungkung. Berdasarkan legenda, pintu ini merupakan salah satu pelindung rakyat Klungkung saat terjadi Puputan. Legenda menceritakan saat Belanda menyerang dan membuka pintu ini, yg dilihat adalah lautan atau hanya ada air. Padahal semua warga sedang berlindung di balik pintu tersebut. Sampai saat ini, jika mengunjungi Kerta Gosa pintu ini merupakan salah satu areal yg tidak boleh dimasuki.
Cukup menarik bukan tempat- tempat tersebut untuk dikunjungi. Jadi jika mampir ke Pulau Dewata, sempatkanlah melipir sebentar ke tempat-tempat lain tidak hanya Denpasar. Oh iya, di Klungkung juga ada pasar seni seperti Sukawati, barang-barang yang dijual juga relatif sama, bahkan jika beruntung dapat dibeli dengan harga lebih murah dari yang dijual di Pasar Sukawati. Selamat merencanakan liburan. (Anindita)