Anak-anak sebenarnya memiliki banyak hak terhitung setelah mereka lahir. Ini seringkali diabaikan oleh para orang tua. Mereka yang berusia dibawah 5 tahun tergolong dalam anak-anak usia dini yang perlu pendidikan  layak. Berikut adalah beberapa alasan pentingnya pendidikan anak usia dini.

  1. Menunjang Perkembangan Motorik

Anak akan bertumbuh setiap hari. Pengetahuannya berkembang terus menerus bahkan lebih cepat selama masih dalam usia 0 hingga 5 tahun.

Salah satu kemajuan kecerdasannya, bisa dilihat dari keterampilan. Ini merupakan aspek motorik yang terkait dengan kemampuannya menggerakkan seluruh bagian tubuh dan indera manusia.

Kecerdasan dan perkembangan ini tentu tidak bisa berjalan sendiri. Orang tua harus rajin memberikan stimulus sehingga anak berkembang sesuai usianya.

Inilah salah satu alasan mengapa seorang anak perlu mengikuti pendidikan usia dini. Di sekolah PAUD mereka akan dibimbing oleh tenaga pengajar berpengalaman untuk mengolah tubuh. Baik melalui olahraga, permainan, dan kerajinan tangan.

Kecerdasan motorik ini nantinya akan berimbas pada kemampuan seorang anak dalam bekerja ketika dewasa. Ia yang terstimulus dengan baik saat kecil akan lebih mudah menguasai pekerjaan dalam bentuk psikomotorik dan prosedural.

Bukan hanya itu, keterampilan motorik juga berakibat pada baiknya kualitas kerja dalam bentuk sederhana. Misalnya anak bisa menggerakkan sapu dengan baik, menempelkan kertas, menggunting dan lain sebagainya.

Semua aspek dasar terkait kemampuan motorik akan diatur sesuai kurikulum yang dikembangkan berdasarkan kemampuan dan usia anak. Jadi anak usia 3 tahun tidak akan dipaksa untuk belajar keterampilan untuk usia diatasnya.

  1. Meningkatkan Kecerdasan Mental

Pendidikan anak usia dini juga terkait dengan perkembangan mental mereka. Mental akan berperan penting di kemudian hari. Ini membuat seorang anak memiliki kepercayaan diri dan kecerdasan sosialnya.

Seorang anak yang terbiasa bersosialisasi, mengungkapkan pendapat dan berkomunikasi dengan sesama anak akan berkembang dengan baik kecerdasan mentalnya. Ia akan lebih siap menghadapi masyarakat di saat dewasa.

Lebih dari itu, ia juga akan memiliki kepekaan dari segi sikap, sehingga bisa memahami norma di masyarakat dengan cepat. Kecerdasan mental ini harus distimulus secara aktif agar anak tidak kesulitan beradaptasi jika berpindah lingkungan.

  1. Mengajarkan Afeksi

Afeksi terkait dengan sikap anak. Jadi, saat anak bertemu dengan teman dan guru, ia akan menemukan sebuah lingkungan baru dan belajar bagaimana berlaku kepada teman sebaya dan orang yang lebih tua.

Sikap sebenarnya mencerminkan kecerdasaan dan perkembangan mental anak. Anak yang cerdas secara mental tahu bagaimana bersikap kepada orang lain.

Kemudian, kejujuran, kesabaran dan keikhlasan juga diajarkan sejak dini. Di sinilah terlihat pentingnya pendidikan anak usia dini. Sikap dan sifat yang baik mulai dipelajari perlahan-lahan dan akan menjadi pondasi kuat ketika dewasa nanti.

  1. Membantu Pengembangan Daya Pikir Anak

Guru PAUD akan mengusahakan proses pembelajaran yang menyenangkan. Disini, anak-anak akan mengembangkan daya pikir. Baik secara akademis maupun non akademis.

Kecerdasan akademis dikembangkan dari kemampuan matematis, bahasa dan lain sebagainya. Sedangkan kecerdasan non akademis distimulus melalui permainan fisik yang juga berfungsi seperti olahraga.

Selain itu, pendidikan seni tari, musik dan pekerjaan tangan juga akan menambah kemampuan anak dalam bidang non akademis. Melalui kedua jalan tersebut otak kanan dan kiri anak akan berkembang terus menerus setiap harinya.

  1. Jaminan Keamanan dan Kesehatan Anak

Pentingnya pendidikan anak usia dini, juga ada pada aspek keamanan dan kesehatan. Berangkat ke PAUD setiap hari memungkinkan guru mengecek apakah seorang anak diperlakukan baik atau tidak oleh keluarga atau lingkungan.

Kebanyakan tindak kriminal dari lingkungan terdekat justru terdeteksi oleh guru di sekolah. Ini dikarenakan anak-anak percaya dan mau berkata jujur kepada gurunya.

Selain itu, pendataan anak dan usianya di PAUD akan memudahkan mereka mendapat akses kesehatan. Misalnya imunisasi, kesehatan gigi dan mulut, dan layanan kesehatan lainnya.

Sekolah biasanya melakukan kerjasama dengan dinas kesehatan dan juga kepolisian. Sinergi ini berguna untuk menjamin hak anak terkait keamanan dan kesehatannya.

Banyak orang tua yang belum teredukasi dengan baik terkait imunisasi dan perawatan kesehatan anak. Melalui sekolah PAUD, orangtua akan lebih mudah ikut serta dalam menjaga kesehatan anak melalui program pemerintah.

Kelima alasan tersebut cukup kuat untuk menjelaskan seberapa pentingnya pendidikan anak usia dini. Meski demikian orang tua harus jeli dalam melihat kriteria PAUD yang baik untuk anak.

Sebelum mendaftarkan anak ke PAUD, lebih baik dilihat terlebih dahulu bagaimana kurikulumnya, pendidikan guru, dan bagaimana lingkungan sekitar sekolah. Sebab PAUD akan menjadi tempat formal pertama seorang anak di luar rumah. Sehingga ia perlu lingkungan yang aman dan nyaman.(nkh)