Kemajuan teknologi menyentuh seluruh lini, termasuk pelayanan publik. PT Taspen (Persero) sebagai pihak yang melakukan pelayanan pembayaran pensiun tidak mau ketinggalan. Kini PT Taspen (Persero) telah bersertifikasi ISO 9001 : 2015 untuk layanan pembayaran pensiun, Layanan Klaim Otomatis (LKO), serta Layanan Klaim 1 jam. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah otentikasi pensiunan Taspen secara digital.

Inovasi otentikasi pensiunan Taspen tersebut bertujuan untuk memudahkan nasabah. Pelayanan bisa lebih lancar, cepat, dan aman. Selain itu, perbaikan ini pun membuat Taspen lebih efektif. Dana akan tersalur kepada pihak yang memang berhak menerima jaminan sosial. Pembaruan lainnya dari Taspen secara digital adalah LKO yang mengintegrasikan seluruh data di kantor pusat Taspen dengan 57 kantor cabang serta instansi-instansi terkait lainnya.

Beberapa Hal Terkait Mekanisme Baru Otentikasi Pensiunan Taspen

Proses digitalisasi yang dilakukan adalah otentikasi melalui ponsel smartphone. Oleh sebab itu, otentikasi pensiunan Taspen kini bisa dilakukan kapan saja dan di mana pun. Fleksibilitas tersebut juga sangat membantu karena para pensiunan atau calon penerima tunjangan tidak harus datang langsung ke kantor cabang Taspen atau mitra bayar. Berikut adalah hal lainnya yang perlu diketahui:

  1. Periode Otentikasi

Setiap orang yang berhak menerima tunjangan melakukan otentikasi berbeda-beda. Ada empat jenis otentikasi yang dilakukan. Satu, otentikasi setiap sebulan sekali oleh pensiunan sebagai veteran dan/atau dana kehormatan. Dua, untuk yang dua bulan sekali adalah pensiunan pejabat negara, PNS, TNI atau Polri, yang tidak memiliki tunjangan keluarga.

Tiga, otentikasi setiap enam bulan sekali sama dengan yang model kedua, tapi masih memiliki tunjangan keluarga. Terakhir, yang keempat adalah otentikasi di mitra bayar atau yang ingin dikunjungi oleh mitra bayar karena sedang sakit atau telah uzur.

  1. Solusi Jika Gagal Otentikasi

Adanya peran mesin di sini tidak menutup kemungkinan dari kesalahan, error data, atau kendala lainnya. Namun pihak Taspen telah mempersiapkan solusinya dengan baik. Apabila terjadi permasalahan atau gagal dalam otentikasi pensiunan Taspen, calon penerima jaminan tetap bisa mendapatkan haknya. Caranya adalah otentikasi melalui media desktop (manual).

Calon penerima jaminan tinggal datang langsung ke mitra bayar Taspen seperti dulu. Lalu melakukan otentikasi di sana dengan bantuan petugas. Sebagai catatan, fasilitas ini belum bisa dinikmati oleh seluruh pihak karena masih dalam pengembangan teknis. Upgrading layanan Taspen terus dilakukan guna mencapai kepuasan konsumen.

  1. Tunjangan yang Akan Dibayarkan

Uang santunan akan diberikan kepada pihak yang berhak menerimanya, yaitu si peserta itu sendiri, penerima tunjangan, dan ahli waris. Adapun jenis tunjangannya adalah Uang Pensiun Pertama, Tabungan Hari Tua (THT), Uang Duka Wafat, dan Asuransi Kematian,. Keempatnya sebenarnya sama saja dengan jenis santunan yang lama. Hanya saja sistem yang lama menyebut santunan-santunan itu dengan nama Program Tabungan Hari Tua (THT), Program Jaminan Kematian (JKM), Program Pensiun, dan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

  1. Ponsel Smartphone yang Dibutuhkan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, otentikasi pensiunan Taspen saat ini melalui ponsel smartphone. Aplikasi “Taspen Otentikasi” bisa diunduh secara gratis. Namun ada persyaratan untuk ponsel yang digunakan, yaitu ponsel harus Android dengan minimum versi 5.1.1 (Android Lollipop) atau iOs dengan minimum versi 7.0

Tak hanya itu, cek fitur ponsel yang digunakan. Kamera harus memiliki kapasitas setidaknya sebesar 8 MP. Serta, ponsel dilengkapi dengan fitur mikrofon. Semua syarat ini sebenarnya standar untuk ponsel smartphone sekarang. Maka tidak menyusahkan pensiunan untuk membeli ponsel baru.

  1. Cara Untuk Melakukan Otentikasi

Kini saatnya melakukan proses otentikasi. Baca langkah-langkah di bawah ini. Prosesnya dibuat sesederhana mungkin agar mudah diikuti. Berikut adalah tahapannya:

  1. Mengunduh “Taspen Otentikasi” pada Play Store, kemudian klik “install”.
  2. Setelah selesai, buka aplikasi dan klik “izinkan” agar aplikasi bisa mengakses fitur pada ponsel.
  3. Ikuti langkah selanjutnya dengan memasukkan nomor Taspen pada kartu identitas pensiun.
  4. Setelah itu, aplikasi akan meminta untuk melakukan otentikasi dengan melakukan tiga gerakan. Ikuti panduan yang tertera.
  5. Otentikasi selanjutnya adalah suara. Calon penerima akan diminta untuk menyebutkan angka-angka pada layar sambil menekan tombol merah. Jika seluruh angka sudah selesai disebutkan, maka berhenti menekan tombol tersebut.
  6. Proses selesai dan akan ada konfirmasi bahwa pemblokiran dana telah dibuka. Sebelum itu, perlu dipastikan juga bahwa telah melakukan

Demikian lah beberapa hal mengenai otentikasi pensiunan Taspen terbaru. Jika masih mengalami kegagalan otentikasi, ulangi dari awal dan ikuti instruksinya secara perlahan. Hindari penggunaan kaca mata, penyebutan angka terlalu cepat, serta penggunaan bahasa selain Bahasa Indonesia. Itu semua bisa menyebabkan kegagalan dalam proses otentikasi.(slk)