Sering mengalami nyeri saat haid datang? Lima ramuan alami ini bisa membantumu mengatasi problem tersebut. Apa sajakah itu? 

Haid, dalam istilah biologi dikenal dengan  nama menstruasi yaitu suatu proses normal yang dialami oleh wanita subur yang ditandai dengan keluarnya darah dari vagina karena terjadi pengelupasan dinding rahim (endometrium).

Menstruasi berlangsung selama 4 sampai 6 hari dalam satu siklus.  Hormon estrogen dan progeteron berhenti dikeluarkan, maka endometrium mengalami degenerasi.  Darah, mukus, dan sel-sel epitel dikeluarkan sebagai darah haid dari rongga uterus ke vagina.  Dengan menurun dan hilangnya progesteron dan estrogen, FSH (Follicle Stimulating Hormon) akan aktif diproduksi lagi dan siklus dimulai kembali.  FSH adalah hormon yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan pematangan ovum.

Endometriosis adalah terdapatnya jaringan endometrium di luar rahim. Jaringan endometrium dapat ditemukan di ovarium, peritonium, usus besar, dan kandung kemih, akibat pengaliran balik darah menstruasi melalui tuba fallopi pada saat terjadi menstruasi.  Gejalanya adalah rasa nyeri saat menstruasi karena jaringan endometriosis luruh bersamaan dengan menstruasi.   Pengobatan dapat dilakukan dengan operasi atau pemberian hormon progesteron.

Dalam menjalani proses menstruasi, tidak semua perempuan merasakan hal yang sama.  Ada yang merasa santai saja, tidak merasakan hal yang berbeda dengan hari-hari biasa.  Tetapi ada juga yang merasakan penderitaan dengan sakit yang luar biasa di sekitar pinggang dan perut bahkan ada juga yang pusing dan mual-mual.  Hal ini tentu saja sangat menghambat aktivitas sehari-hari, baik aktivitas kantor maupun aktivitas dalam mengurus rumah tangga, begitupun dengan aktivitas lainnya.  Fenomena ini menjadi keresahan/momok bagi sebagian wanita sehingga tidak jarang wanita pengidap endometriosis ini menjadi ketergantungan akan obat-obat penahan rasa sakit saat terjadi menstruasi.

Takut akan efek samping dari obat-obatan penahan rasa sakit saat terjadi menstruasi, banyak perempuan beralih mengonsumsi obat herbal/alamiah dengan memanfaatkan berbagai jenis tumbuhan yang tumbuh di sekitar lingkungan.  Adapun hasil riset dari beberapa literatur tentang tanaman yang bisa mengurangi rasa nyeri saat haid adalah sebagai berikut:

  1. Daun Beluntas (Pluches indoca L)

Daun beluntas dengan nama latin Pluches indoca L, dalam bahasa Makassar dikenal dengan nama Lamutasa  yang berfungsinya sebagai tanaman pagar, selain itu juga diyakini bisa meringankan nyeri haid.  Mengapa? Oleh seorang peneliti bernama Paina Sri Widyawati menemukan bahwa daun beluntas memiliki komponen antibakteri dan mengandung minyak atsiri sebagai antioksidan sehingga  dengan mengonsumsi air daun beluntas maka akan meringankan nyeri haid.  Caranya adalah sekitar 20 helai daun beluntas dicuci bersih dengan air lalu diremas-remas sampai hancur.  Seduh dengan segelas air panas sambil diberi sedikit asam dan garam lalu disaring.  Diminum sebanyak 2 kali sehari selagi masih hangat.

Sumber  Foto : daunbeluntas.com

  1. Kunyit Asam

Kunyit asam merupakan salah satu jamu populer di Indonesia.  Walaupun diyakini dapat meringankan nyeri saat haid, tetapi hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.  Untuk mengonsumsi kunyit asam oleh dr. Devika Yuldharia menganjurkan sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 500 mg/hari.  Caranya adalah siapkan asam jawa secukupnya dan rendam dalam air hangat.  Tambahkan gula 1 sendok dan garam sedikit selama 1 jam.  Setelah itu ramuan asam gula jawa dapat diminum secara rutin sehari 2 kali.

Sumber Foto : vemale.com

  1. Pepaya (Carica papaya, L)

Pepaya atau bahasa latin Carica papaya, L adalah tanaman yang dibudidayakan karena karena buahnya yang segar dan bergizi.  Selain berfungsi mengobati beberapa macam penyakit tanpa efek samping termasuk mengurangi rasa nyeri pada saat haid.  Caranya adalah mengambil buah pepaya yang masih hijau (muda) lalu direbus dengan air sampai masak.  Setelah itu daging buahnya dimakan.

Sumber Foto : alodokter.com

  1. Jahe (Zingiber officinalis R)

Selain untuk bahan bumbu dapur/rempah-rempah, jahe juga bermanfaat meringankan rasa nyeri pada saat haid.  Caranya sangat mudah yaitu hanya dengan mengiris jahe tipis-tipis kurang lebih 5 cm kemudian diremukkan lalu direbus dalam panci dengan 3 gelas air putih.  Sisakan hasil rebusan sebanyak 1 gelas lalu tambahkan sedikit gula.  Diminum 3 kali sehari.

Sumber Foto : tanobat.com

  1. Pare (Momordica charantia)

Dalam sehari-hari kita mengenal pare sebagai sayuran dalam menu makanan.  Untuk menambah selera makan, sayur pare dapat diolah dengan beragam cara.  Bisa ditumis, santan atau digabungkan dengan sayuran lain agar mendapatkan varian rasa yang berbeda.  Tetapi banyak yang tidak mengetahui kalau sayur pare ini juga bisa berfungsi sebagai obat untuk beberapa macam penyakit termasuk mengobati sakit perut saat haid.  Caranya pun sangat gampang, hanya dengan mengkonsumsi sayur pare atau untuk hasil yang lebih maksimal bisa dengan membuat juice pare.

Sumber  Foto : kalteng.litbang.pertanian.go.id

Demikianlah beberapa ramuan/obat herbal dengan memanfaatkan tanaman untuk mengurangi rasa nyeri pada saat haid berlangsung.  Selamat mencoba! (sm)