Berkunjung ke Kampung Sindang Barang, Bogor yang Kaya Budaya

0
55
Hanya berjarak lima kilometer dari Kota Bogor, kita dapat melihat kekayaan kebudayaan Sunda di Kampung Sindang Barang. Hal menarik apa saja yang bisa kita nikmati di sini? 
Kampung Sindangbarang merupakan kampung tertua untuk wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.
Berdasarkan sumber naskah Pantun Bogor dan Babad Pajajaran, diperkirakan Sindang Barang sudah ada sejak zaman Kerajaan Sunda lebih kurang abad ke XII. Jadi, dahulu ada Kerajaan Bawahan yang bernama Sindang Barang dengan Ibukota Kuta Barang. Di sinilah, menurut cerita, para ksatria kerajaan digembleng.
 
Lokasi Kampung Sindang Barang tak begitu jauh dari jalan raya atau tempat parkir kendaraan. Kita hanya perlu berjalan kaki dari pinggir jalan raya sekitar 200 meter menuju Kampung Sindang Barang. Jalannya masih berbatu dan agak menanjak. Untuk biaya masuk Rp 15 ribu per orang. Biaya masuk itu digunakan untuk biaya pemeliharaan kawasan Kampung Sindang Barang.
kampung-sindang-barang
 
Di kawasan ini, ada Rumah Pesanggrahan yang dulu dipakai untuk para tamu keraton menginap. Ada juga Imah Gede yang merupakan rumah kepala adat. Untuk berkumpul ada Balai Riungan sedangkan rumah penasehat raja disebut Girang Serat. Rumah-rumah adat dan tradisi budaya telah direkonstruksi dan direvitalisasi oleh sesepuh Sindang Barang dan Budayawan Jawa Barat yakni Bapak Anis Djatisunda.
 
Di Kampung Sindang Barang  pula kebudayaan melalui Upacara Adat Seren Taun masih berlangsung. Seren Taun merupakan upacara syukuran hasil panen yang mulai berlangsung sejak masih berdirinya kerajaan Sunda, hingga kini. Sebelumnya, pada tahun 1970, upacara ini sempat terhenti karena Sang Kepala Adat  meninggal dan tak ada yang meneruskan. Tahun 2005, upacara adat ini direvitalisasi oleh Achmad Mikami Sumawijaya dan sesepuh lainnya. Achmad merupakan cucu kepala adat terakhir.
 
Berkunjung ke Sindang Barang ini tak hanya melihat upacara Seren Taun, melainkan ada beraneka kesenian Pasundan yang bisa dinikmati. Total ada delapan macam kesenian Sunda yang telah direvitalisasi dan dilestarikan masyarakat Sindang Barang. Jika ingin melihat situs-situs purbakala berupa peninggalan kerajaan Pajajaran berupa Bukit-bukit berundak, tersedia di kawasan ini. Ya, ada peninggalan purbakala berupa Taman Sri Bagenda di Sindang Barang berupa taman yang berupa kolam dengan panjang 15×45 meter dan 33 buah titik Punden Berundak.
 
Anak-anak juga dapat mengikuti pelestarian kesenian tradisional dengan mengikuti pelatihan tari dan gamelan gratis. Sedangkan anak-anak muda yang telah mahir biasanya akan dilibarkan dalam pementasan penyambutan tamu. Tertarik untuk datang?
 
Alamat: Jl. Endang Sumawijaya, RT 02/ RW 08, Sindang Barang, Dukuh Menteng, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Bogor, Jawa Barat, Indonesia.
Website: www.kp-sindangbarang.com (rab)