Berkunjung ke Pulau Weh, Aceh

0
44
Pulau Weh merupakan salah satu tempat wisata yang menawarkan banyak pesona. Aceh menjadikan pulai ini sebagai destinasi wisata utama. Penetapan Pulau Weh menjadi destinasi utama ini dilakukan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Diharapkan Pulau Weh bisa menjadi pintu pariwisata Aceh serta mendukung pariwisata di 23 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh. Pulau Weh memiliki potensi yang sangat menjanjikan dan sudah dikenal di dunia. Pulau Weh lebih dikenal dengan Sabang dan merupakan wilayah administatif Pemerintah Kota Sabang, Provinsi Aceh.
 
Di kawasan ini, pengunjung dapat melakukan berbagai macam aktivitas olahraga air seperti berselancar, berenang, menyelam dan lain-lain. Keanekaragaman wisata lautnya sangat memikat karena ada terumbu karang yang indah seperti karang lupus, karang rusa, dan lain-lain. Ada juga Tugu Nol Kilometer yang terletak di ujung Pulau Weh. Untuk menginap, ada banyak pondok penginapan yang dibangun masyarakat.
 
Pulau Weh juga memiliki banyak benteng dengan bunker dan meriam kuno. Hampir sepanjang pesisir mengarah ke laut terdapat benteng-benteng kuno, yang menandakan pulau ini sangat strategis. Destinasi yang paling terkenal, tentu saja, Taman Laut Rubiah. Jaraknya sekitar 23 kilometer sebelah barat Kota Sabang.
 
Untuk menuju ke Pulau Weh ada beberapa cara. Dari Jakarta, ambil penerbangan ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh. Jaraknya sekitar satu jam ke Pelabuhan Ulee Lheue di kota Banda Aceh. Jika ingin menuju pelabuhan dari bandara, Anda bisa naik damri, taksi, becak motor, atau labi-labi (kendaraan khas Aceh).
Dalam sehari ada tiga feri yang berlayar dari pelabuhan Ulle-Lheue menuju Pelabuhan Balohan di Pulau Weh. Perjalanan dengan ferry menempuh waktu dua jam. Jika ingin naik kapal cepat, ada dua kapal yang melayani setiap hari. Perjalanan dengan kapal cepat memakan waktu 45 menit. (rab)