Diakui di antara semua orang yang berdiri di sekitar tentu menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Bukan hanya secara jiwa saja, melainkan diakui secara hukum juga menjadi sangat penting. Salah satu untuk mendapatkan hak dan fasilitas masyarakat yaitu diakui secara hukum. Untuk itu, cara membuat e-KTP harus diketahui.

Identitas masyarakat Indonesia yaitu dibuktikan dengan memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk). Setelah seseorang berumur 17 tahun, maka wajib untuk segera membuat KTP. KTP terbaru yang harus dibuat semua orang saat ini yaitu e-KTP atau KTP elektronik. Membuat e-KTP sama saja dengan membuat KTP biasa, hanya saja masa berlakunya yaitu seumur hidup. Jadi siapapun tidak perlu khawatir untuk memperpanjangnya lagi.

Persyaratan Pembuatan e-KTP

Persyaratan untuk membuat e-ktp sangat mudah. Cukup dengan dinyatakan sudah berusia 17 tahun dan membawa fotokopi kartu keluarga. Nantinya, persyaratan selanjutnya akan dilakukan di tempat pembuatan e-ktp nya langsung. Jadi tidak perlu ribet membawa berkas ini dan itu. Jangan lupa juga untuk melapor kepada RT dan RW setempat untuk meminta surat pengantar pembuatan e-KTP.

Surat pengantar yang diberikan dari RT dan RW sudah cukup membuktikan bahwa seseorang diakui masyarakat sekitar. Untuk itu jangan lupa untuk datangi RT dan RW setempat untuk meminta membuat surat pengantar.

Proses Membuat e-KTP

Setelah memastikan berkas yang harus disiapkan sudah lengkap, langkah selanjutnya adalah mengetahui cara membuat e-KTP. Walaupun terhitung praktis dan mudah, cara-cara ini bisa menjadi sedikit pelajaran agar tidak kebingungan saat mendaftar di kelurahan. Berikut adalah proses membuat e-KTP :

1. Datangi Kelurahan/ DISDUKCAPIL

Tempat pembuatan e-KTP setiap daerah bisa berbeda-beda, bisa berlaku sesuai peraturan daerahnya. Kebanyakan pembuatan e-KTP dilakukan di kelurahan, namun ada juga yang harus datang ke DISDUKCAPIL untuk melakukan pendaftaran. Biasanya tergantung fasilitas yang ada dan peraturan daerah yang berlaku.

2. Segera Ambil Nomor Antrean

Biasanya tempat pembuatan berkas akan ramai dikunjungi masyarakat. Bukan hanya untuk membuat e-KTP saja melainkan membuat dokumen lainnya. Maka dari itu, sebelum kehabisan nomor antrean, sebaiknya datang ke kelurahan atau DISDUKCAPIL di pagi hari dan segera ambil nomor antrean yang sudah disediakan oleh petugas.

3. Verifikasi Berkas oleh Petugas

Untuk memudahkan dan melicinkan proses pembuatan e-KTP sebaiknya lakukan pengecekan berkas pada petugas terlebih dahulu. Jadi jika ada berkas yang kurang, bisa segera mengambilnya dahulu atau mempersiapkan sebelum nomor antrean dipanggil. Verifikasi berkas oleh petugas bisa meminimalisir pekerjaan dua kali.

4. Melakukan Pengambilan Foto dan Perekaman

Setelah semua berkas disetujui, langkah selanjutnya adalah pelakukan pengambilan foto dan perekamanan. Rekaman dan pengambilan foto dilakukan langsung di tempat, maka dari itu pembuatan e-KTP tidak bisa diwakilan oleh orang lain. Selain pengambilan foto rekaman dari mulai sidik jari sampai retina mata pun dilakukan di tempat menggunakan alat yang sudah tersedia di tempat.

5. Melakukan Cetak e-KTP

Jika semua perekaman selesai, maka hanya perlu menunggu sampai masa percetakan e-KTP selesai. Biasanya proses pencetakan e-KTP dilakukan paling lama 14 hari. Tergantung daerah domisili karena ada beberapa daerah dengan jangkauan susah dari perkotaan biasanya waktunya lebih lama. Namun rata-rata dibuat paling lama 14 hari. Jadi tunggu  sampai 14 hari. Tanda terima akan diberikan setelah proses perekaman data kemudian setelah waktu yang ditentukan bisa langsung mengambil dengan menggunakan tanda terima tersebut.

Mudah sekali bukan cara membuat e-KTP? Prosesnya sudah dipermudah, jadi jangan mengeluh lagi. Jika terjadi hal yang aneh di kantor pembuatan e-KTP, segera laporkan pada pihak yang berwajib. Karena saat ini, membuat e-KTP tidak susah sama sekali. Proses sudah semakin mudah dan canggih. Sistem e-KTP juga semakin memudahkan semua orang untuk mendapatkannya

Segera buat e-KTP bagi yang merasa sebagai warga negara Indonesia. Bagi yang sudah memasuki usia 17 tahun jangan lupa segera melapor kepada RT dan RW setempat untuk diberikan izin dan surat pengantar pembuatan e-KTP. Tentunya ada banyak keuntungan bagi  yang sudah memiliki e-KTP. Jadi jangan sampai menyia-nyiakan fasilitas dan hak masyarakat yang diberikan pemerintak kepada pemilik e-KTP. Cara membuat e-KTP tidaklah susah, minta tolong petugas untuk mengecek berkas yang sudah dibawa. Sehingga prosesnya bisa lebih mudah dan cepat.(hn)