Setiap ibu pastilah menginginkan bayinya mendapatkan ASI eksklusif. Namun, tentunya pemberian ASI eksklusif tidaklah mudah dilakukan oleh semua ibu. Terdapat beberapa catatan yang sebaiknya dipahami oleh seorang ibu jika ingin memberikan ASI eksklusif pada buah hati kesayangan. Salah satunya yaitu paham mengenai makanan yang harus dihindari ibu menyusui.

Semua makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu menyusui akan berpengaruh pada ASI yang dihasilkan. Tentunya hal tersebut akan berimbas pada bayi yang menjadikan ASI sebagai makanan utamanya. Dengan demikian, simak daftar makanan yang sepatutnya dihindari demi menjaga kesehatan ibu dan bayi serta menjaga kualitas ASI, berikut ini:

  1. Susu Sapi

Mengonsumsi susu pastinya baik untuk kesehatan tulang ibu sehabis mengandung dan melahirkan. Tetapi mengonsumsi susu sapi juga haruslah hati-hati bagi ibu menyusui. Pasalnya, terdapat bayi yang memiliki alergi terhadap susu sapi atau alergi terhadap laktosa. Hal tersebut dapat mengakibatkan bayi sakit perut, muntah, penyakit kulit, maupun kesulitan tidur.

Untuk mengatasinya, ibu dapat mengonsumsi susu sapi yang rendah lemak, organik, atau memiliki laktosa yang rendah. Namun, tetap pantau kesehatan si kecil. Jika terdapat ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, sebaiknya hentikan mengonsumsi susu sapi untuk sementara waktu.

  1. Makanan Pedas

Makanan pedas memang lebih enak dinikmati, namun perlu hati-hati bagi ibu menyusui. Pasalnya, makanan pedas dapat mempengaruhi ASI lalu berdampak pada kesehatan bayi. Bukan rasanya yang berubah, namun adanya kandungan capsaicin pada cabai yang kadangkala membuat beberapa bayi alergi. Alergi yang ditunjukkan bisa berupa adanya gangguan pada pencernaan.

Selain itu, makanan yang harus dihindari ibu menyusui adalah makanan pedas karena untuk menjaga kesehatan ibu sendiri. Beberapa makanan pedas dapat berakibat pada gangguan pencernaan ibu, seperti muntah, naik asam lambung, bahkan diare. Tentunya hal tersebut dapat mengganggu aktivitas menyusui dengan bayi.

  1. Ikan Bermerkuri Tinggi

Ikan merupakan makanan yang memiliki protein dan omega-3 yang baik bagi kesehatan ibu maupun bayi. Namun, khusus bagi ibu menyusui, terdapat beberapa jenis ikan yang perlu dihindari karena mengandung merkuri yang tinggi. Merkuri merupakan zat racun yang tentunya membahayakan bagi tubuh dan akan mempengaruhi kualitas ASI.

Zat beracun seperti merkuri juga memiliki efek buruk pada otak sehingga dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak nantinya. Contoh dari ikan yang bermerkuri tinggi adalah sarden, marlin, todak, tuna bigeye, dan hiu. Dengan begitu, penting bagi ibu hamil menyusui untuk mengetahui jenis ikan yang akan dikonsumsi.

  1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan sebetulnya baik bagi ibu menyusui karena mampu meningkatkan produksi asi. Selain itu, kacang-kacangan juga dapat menjadi sumber protein hewani yang baik. Namun, sayangnya kandungan alergen dapat menyebabkan alergi pada sebagian bayi yang diperoleh dari ASI ibu menyusui yang mengonsumsi kacang-kacangan.

Ciri-ciri bayi yang memiliki alergi pada kacang-kacangan bisa berupa gangguan pencernaan, ruam kulit, atau mengeluarkan suara mendesis saat bernafas. Salah satu komponen pada kacang juga dapat membentuk gas pada perut bayi menjadi kembung. Oleh karena itu, cobalah lihat reaksi bayi setelah ibu menyusui mengonsumsi kacang-kacangan.

  1. Beberapa Herbal Tertentu

Biasanya, setelah melahirkan beberapa ibu mengonsumsi tanaman herbal, baik berupa ramuan seperti jamu atau berbentuk obat. Namun, sebetulnya jamu yang dikonsumsi nantinya akan mempengaruhi rasa ASI sehingga dalam beberapa kasus, bayi jadi enggan meminum ASI.

Mengonsumsi herbal juga hendaknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar disesuaikan dengan kondisi dan dosis yang tepat. Pasalnya, beberapa herbal ditakutkan akan memberikan efek samping yang buruk terhadap bayi karena asupan ibu akan mempengaruhi kualitas ASI.

  1. Coklat

Siapa sangka bahwa cokelat merupakan salah satu makanan yang harus dihindari ibu menyusui. Padahal, cokelat punya sifat menenangkan sehingga cocok dikonsumsi bagi ibu menyusui yang sedang kelelahan mengurus buah hati. Cokelat memiliki kandungan theobromine yang sifatnya mirip seperti kafein.

Dengan adanya kandungan tersebut, jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak akan mempengaruhi kandungan ASI. Kemudian, tentunya akan berpengaruh pada bayi karena menyebabkan bayi lebih rewel karena kesulitan tidur. Jika ingin mengonsumsi cokelat, lebih aman jika membatasi konsumsinya dengan tidak lebih dari 750 mg per harinya.

Itulah 6 makanan yang harus dihindari ibu menyusui demi kebaikan ibu dan buah hati kesayangan. Jika ingin tetap mengonsumsinya, konsumsilah dengan jumlah yang sedikit dan tetap perhatikan respon dari bayi. Jika terdapat tanda-tanda alergi, cobalah berhenti mengonsumsi makanan pencetus alergi tersebut.(nkh)