Apakah demontrasi sudah efektif??

Home Forums Hukum & Kebijakan Apakah demontrasi sudah efektif??

This topic contains 4 replies, has 2 voices, and was last updated by Anjar Setyoko Anjar Setyoko 2 years, 1 month ago.

  • Author
    Posts
  • #2486

    Selama 1 bulan terakhir seolah media diramaikan dengan aksi masyarakat terkait dengan dugaan penistaan agama. Ada yang menyampaikan aspirasinya melalui beberapa forum diskusi, media sosial dan yang teranyar adalah demontrasi yang akan di gelar besok tanggal 4 November 2014. Pertanyaannya sekarang apakah demontrasi merupakan jalan akhir bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya?? Apakah dampak positf dan negatif demontrasi? Lantas Bagaimana cara menyampaikan pendapat melalui demontrasi secara baik dan benar ? Yuk sampaikan pendapatmu melalui diskusi dibawah ini

  • #2490
    HorasID
    HorasID
    Member

    Tidak ada yang salah demontrasi, selama yang disuarakan itu tidak berkaitan dengan SARA. Menurut saya issue SARA itu lebih tepat diselesaikan dengan cara musyawarah – mufakat. Karena NKRI sejak dulu menganut musyawarah – mufakat. Demontrasi hanya akan merugikan masyarakat (yang tidak suka demo). Perekonomian akan terhambat dan image kita (NKRI) akan tercoreng di mata dunia sebagai negara yang menghargai demokrasi. Terlebih lagi NKRI itu Bhineka Tunggal Ika, perbedaan paham dan keyakinan itu sudah pasti terjadi. Tergantung bagaimana memahaminya. Sangat disayangkan issue SARA dijadikan senjata untuk demontrasi.

  • #2493

    HorasID terimakasih telah menyampaikan pendapatnya mengenai aksi demontrasi. Untuk Isu SARA memang sebisa mungkin bisa diselesaikan secara musyawarah dan mufakat. Namun apabila musyawarah masih belum menemukan kata mufakat, Selanjutnya akan dilaksanakan proses lobby atau negosiasi. Namun banyak dari kita yang belum terlalu paham bagaimana menyampaikan sebuah aspirasi. Sesuai dengan kebebesan menyampikan pendapat yang tertera pada UUD 1945 Pasal 28. Menurut HorasID dan sahabat serempak bagaimana mekanisme untuk menyampaikan pendapat kepada petinggi negara, jika tidak dengan demontrasi ??

  • #2730
    HorasID
    HorasID
    Member

    Menurut saya pemerintahan kita sekarang sudah mulai terbuka dengan warganya. Tidak jarang kita dengar berita bahwa pemerintah mengundang si A, si B, si C ke Instana untuk diskusi terbuka. Ini sudah merupakan salah satu cara menyampaikan pendapat ke petinggi negara yaitu dengan diskusi face to face. Atau bisa juga dengan cara melayangkan surat terbuka seperti yang sudah banyak dilakukan beberapa orang belakangan ini. Jadi tidak melulu harus berdemo (apalagi sampai anarkis).

    • #2801

      Itulah arti demokrasi yang sebenarnya mas horas.ID , mudah-mudahan kedepan pemerintah mampu untuk menerima semua aspirasi mayarakat. Karena suara rakyat adalah suara tuhan. Jika pemerintah sudah memberi wadah besar untuk bermusyawarah maka demonstrasi yang bisa menimbulkan anarkis sedikit-demi sedikit bisa dihilangkan. Namun demonstrasi ini tidak melulu karena menyampaikan aspirasi. Tetapi ada sebuah demo yang telah di atur oleh beberapa provokator karena kepentingan kelompok maupun Individu. Hal seperti ini yang berdampak pada tidak kondusifnya demokrasi di Indonesia.

You must be logged in to reply to this topic.

FEATURED