Bunga Amarilis Merekah Serempak Bertahan 2 Minggu

Home Forums Suara Sobat Serempak Bunga Amarilis Merekah Serempak Bertahan 2 Minggu

This topic contains 0 replies, has 1 voice, and was last updated by christopertimothy christopertimothy 1 year ago.

  • Author
    Posts
  • #7279

    Kebun bunga amarilis di Desa Salam, Kecamatan Patuk menjangkau puncak keindahannya tempo hari. Ladang kembang yang tertanam di tempat seluas 5. 000 mtr. persegi itu mekar berbarengan.

    Bunga itu mekar serampak mulai sejak dua hari kemarin. Bila diliat dari jalan Jogjakarta-Wonosari, sekarang ini pemandangannya begitu menarik. “Mekar semuanya, serta saat ini jumlah bungannya semakin banyak di banding 2015, ” kata yang memiliki tempat, Sukadi, tempo hari (11/10).

    Dia suka karna menambahkan tempat dari awal mulanya 2. 300 mtr. persegi jadi 5. 000 mtr. persegi akhirnya memuaskan. Merekahnya bunga amarilis tambah lebih menarik daripada th. terlebih dulu. Agar tetaplah terbangun keindahannya, Sukadi telah mempersiapkan spot photo untuk pengunjung.

    “Tempat photo simpel agar pengunjung dapat photo tanpa ada harga kamera dslr mesti mengakibatkan kerusakan tanaman, ” kata Sukadi.

    Agar bisa nikmati pesona Puspa Patuk, sekian warga setempat mengatakan nama lokal bunga amarilis itu, pengunjung tidaklah perlu merogoh kocek dalam.

    “Cukup dengan membayar parkir. Pendapatan uang parkir itu juga bukanlah buat saya sendiri, karna ada pengelola, ” kata Sukadi.

    Pada pengunjung, Sukadi mengingatkan supaya tetaplah melindungi ketertiban serta menyukai lingkungan. Dengan hal tersebut keindahan bunga amarilis dapat di nikmati dengan mengasyikkan.

    “Bunga amarilis ini perkiraan saya cuma dapat bertahan mekar 1 minggu sampai dua minggu, ” kata Sukadi. Pada wisatawan, dia sediakan bibit bunga amarilis dengan harga satu pot Rp 3. 000.

    Camat Patuk Haryo Ambar Suwardi menyebutkan trend bunga amarilis segera direspons cepat warga dengan buat motif batik. Motif batik bunga amarilis, telah memperoleh hak paten. “Dipasarkan dengan harga Rp 125. 000 per lembar, ” kata Haryo Ambar.

    Pada 2015, umum digemparkan timbulnya bunga amarilis. Orang-orang berdatangan. Karna jumlah pengunjung membludak, kebun bunga amarilis beberapa rusak terinjak-injak. Rusaknya itu menghebohkan netizen sebagai viral.

You must be logged in to reply to this topic.

FEATURED