HIV AIDS bisa dicegah ?

Home Forums Kesehatan & Kecantikan HIV AIDS bisa dicegah ?

This topic contains 10 replies, has 3 voices, and was last updated by Anjar Setyoko Anjar Setyoko 2 years, 4 months ago.

  • Author
    Posts
  • #3501

    WHO menginformasikan bahwa AIDS telah membunuh 25 juta lebih manusia sejak ditemukan pada tahun 1981. Tentu saja angka itu terus meningkat jumlahnya sampai sekarang. apa itu HIV AIds ? Bagaimana menimbulkan kesadaran untuk mencegah dan peduli HIV AIDS ? mari berdiskusi di kolom diskusi dibawah

  • #3701

    Menurut DokterSehat.com – HIV adalah virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh kita sehingga kita tidak bisa bertahan terhadap penyakit-penyakit yang menyerang tubuh kita.Bila sistem kekebalan tubuh kita sudah rusak atau lemah,maka kita akan terserang oleh berbagai penyakit yang ada di sekitar kita seperti TBC,diare,sakit kulit,dll. Kumpulan gejala penyakit yang menyerang tubuh kita itulah yang disebut AIDS,yaitu :
    A =Acquired (didapat)
    I =Immune (kekebalan tubuh)
    D =De .ciency (kekurangan)
    S =Syndrome (gejala)
    Cara Penularan HIV

    (Maaf Bu Admin, untuk pengertian saya ngutip karena takut jika salah berbicara soal ini hehe) tapi sepengetahuan saya dari berbagai seminar, untuk menumbuhkan kesadaran pada HIV, maka kita harus menjaga kebersihan diri dulu dan tidak sembarangan bergaul apalagi terjebak ke dalam pergaulan bebas.. untuk penderita HIV, kita justru harus membantu mereka dengan cara memberikan semangat agar kekebalan tubuh mereka tetap condong ke arah baik, sebab orang yang sudh kena HIV tentu secara fisik ia sudah tidak seprima saat belum terkena, dan beban mental yang dipikul juga cukup berat. Beban itulah yang membuat mereka makin terpuruk dan makin stress, saat makin stress maka peyakit mudah menyerang kekebalan tubuh karena dokter pernah berujar bahwa penyakit yang menyerang pada manusia sebagaian besar adalah oleh pikiran dan sisanya karena makanan serta keturunan. Jadi bagi penderita seharusnya kita makin peduli pada mereka dan bukan menjauhinya.

  • #3790

    Jauhi virusnya, bukan orangnya. Tagline itu yang sering mimin lihat di beberapa media sosial mbak AnisaKJ. Kita tidak boleh menghindari atau bahkan mengucilakan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Bener banget kata mbak AnisaKJ bahwa justru kita harus memberikan suntikan motivasi untuk menghindari minuman beralkohol, seks bebas dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril (biasanya sih penggunaan jarum suntik untuk sabu/psikotropika). Mengingatkan juga untuk minum obat tepat waktu sehingga HIV yang diderita tidak berubah menjadi AIDS. Stigma yang terjadi sekarang adalah penularan HIV/AIDS karena berjabat tangan, baju yang dipakai bareng, pemakain piring bareng atau penggunaan kolam renang bareng. Anggapan salah ini malah menyebabkan para ODHA merasa tersingkirkan dan berujung pada frustasi. Nah untuk menimbulkan kesadaran pencegahan HIV/AIDS ini menjadi tantangan kita semua? Mbak AnisaKJ terimaksih telah setia mendampingi mimin #alah

  • #3832

    Iya begitu bu Admin, maksud saya heheh. Jangan jauhi penderitanya, tapi virusnya. Betul, Bu Admin.. paradigma sekarang yang berkembang penularan HIV melalui hal-hal remeh, dan ini juga perlu menjadi PR kita bersama untuk mensosialisasikan dampak, penularan, serta pencegahan HIV. Sebenarnya kalau dari HIV terus berkembang ke AIDS, paling fatal gejalanya apa ya Bu Admin selain dari ciri-ciri di atas yang sebelumnya saya copy paste itu? soalnya pernah saya melihat seorang pengidap HIV di undang di sebuah stasiun televisi dan beliau terlihat segar, namun anaknya yang lahir juga ikut menderita penyakit yang sama..

    • #3836

      Dia cuma hanya dia yang mengerti mbak AnisaKJ *kembalikelaptop
      Jadi Gejala HIV yang semakin parah kemudian naik status menjadi AIDS biasanya yang paling umum adalah demam sampai dengan 10 hari. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh mulai turun. Infeksi, sesak nafas dan diare juga sebagai hasil dari antibody yang mulai berkurang. Karena kekebalan tubuh yang berkurang otomatis potensi untuk terkena penyakit lain juga lebih besar. Seperti kanker dan pneumonia (mulai menetes air mata mimin kalau menjelaskan penderitaan saudara2 mimin yang terkena AIDS). Mimin berdoa mudah2an mereka bisa tabah, #melankolis

  • #3833

    Bu Admin saja saya temani, apalagi dia #halah

  • #3841

    Oh begitu rupanya, terima kasih bu admin atas penjelasannya 🙂 kanker? wah, agak serem juga ya kalau sampai ke kanker.. Itu maksudnya menetes air mata minim dalam keadaan menangis Bu?
    Amiin Bu Admin 🙂 semoga jika ada keajaiban Tuhan, bisa disembuhkan :’ meskipun harapan seperti jarum dalam buih ombak :’)

    • #3850

      Iya mbak Anisa serem sekaligus miris melihat penderitaan mereka. Nikmat kesehatan ini memang benar-benar harus disyukuri. Dengan dampak yang sudah ada mudah-mudahan masyarakat sadar akan bahaya virus HIV/Aids. Melakukan langkah pencegahan dengan menghindari seks bebas, pemakaian jarum suntik bekas orang yang terinfeksi HIV/Aids dll.

  • #3862

    Amiin, Bu Admin 🙂 betul Bu, kesehatan ini titipan yang juga diamanahkan Tuhan untuk dijaga 🙂

  • #3869

    Awareness tentang bahaya HIV/AIDS harus terus ditingkatkan, baik di kota maupun desa. Kalau di Indonesia sendiri daerah mana yang ODHA-nya paling tinggi ya min?

  • #3908

    Sampai saat ini jumlah penderita ODHA terbanyak masih disandang ibukota tercinta kita mbak helena safitri DKI Jakarta. Di tahun 2015 Jumlah penduduk Jakarta yang terjangkit AIDS sebanayak 7499 orang. Kesadaran tentang AIDS memang belum merata ke seluruh pelosok Negeri. Ibu admin mau curhat nih,, pernah suatu ketika mimin menjumpai penduduk pedesaan yang buta akan virus mematikan ini. Oleh karena itu peran kita sangat dibutuhkan untuk menyadarkan orang sekitar kita tentang hal-hal ang membuat virus aids ini bisa ditularkan. Bukan malah salah kaprah menjauhi penderita AIDS karena takut tertular .

You must be logged in to reply to this topic.

FEATURED