Pernikahan Dini Di Era Modern

Home Forums Hukum & Kebijakan Pernikahan Dini Di Era Modern

Viewing 2 reply threads
  • Author
    Posts
    • #2038

      Isu pernikahan dini di Indonesia pada era modern sekarang memang marak terjadi, seperti pada pernikahan syeikh puji dengan lutfiana ulfa. Jika ditinjau dari perspektif hukum negara pada dasarnya sudah ada di UU Pernikahan 1974 yang menyebutkan bahwa batas usia menikah untuk laki-laki yakni 19 tahun sedangkan untuk perempuan 16 tahun, Namun UU ini masih tidak sejalan dengan batas usia anak perempuan yakni 18 tahun. Bagaimana menurut pandangan anda terkait dengan pernikahan dini ini?? Apakah peran orang tua terutama ibu itu penting?? So, time to discussion

    • #2043
      siskosisko
      Member

      menurut saya pernikahan dini tidak baik jika tidak di imbangi dengan bekal mental dan fisik yang siap selain itu rentan usia 16 – 19 tahun merupakan usia dimana seseorang masih mencari jatidirinya yang rentan terhadap keadaan sekitar, sifat labil seorang pemuda dan itu tidak baik dampaknya dalam sebuah hubungan rumahtangga

      • #2062

        Bekal mental memang sangat penting untuk mengarungi bahtera rumah tangga pak sisko, namun UU Pernikahan 1974 menyatakan pada umur perempuan untuk boleh menikah yakni 16 tahun. Sedangkan jika di lihat melalui UU anak usia 16 tahun masih dalam kategori anak-anak. Nah bagaimana pendapat anda tentang UU yang saling bertolak belakang ini???

    • #2411

      Mungkin di kota-kota besar pernikahan dini seperti ini membuat orang mengernyitkan dahi. Namun di daerah-daerah tertentu hal ini masih menjadi kebiasaan. Secara hukum bisa dikatakan melanggar hukum tapi kemudian apa? Minta mereka bercerai? Apa ya konsekuensi bagi yang melanggar?
      Saya juga kurang tahu alasan pernikahan di usia ABG. Harapan saya pernikahan tersebut tidak menghambat si perempuan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Bukan lantas duduk diam menjadi ibu rumah tangga tapi jadilah ibu rumah tangga yang produktif.

      • #2419

        Sangat disayangkan ibu helenamantra kalau di daerah terutama pelosok timbul sebuah persepsi bahwa pernikahan dini menjadi sebuah hal yang biasa. Hak anak yang masih mempunyai keinginan bermain dan mengembangkan dirinya tentu akan terenggut. Tentang alasan utama yang mendasari pernikahan dini, Para pasangan mengaku “Karena Saya Sudah Siap” , dan orang tua juga lebih takut jika anak terlibat hubungan di luar nikah yang menyebabkan dampak yang lebih buruk. Oleh karena itu pernikahan dini menjadi sebuah pilihan. Nah untuk yang sudah terlanjur menikah betul sekali kata ibu helenamantra harus bisa mengembangkan dirinya untuk menjadi lebih produktif tidak lantas menjadi ibu rumah tangga mengandalkan suami. Dalam hal pencegahan pemerintah harus melakukan pendekatan berupa edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat bukan hanya di perkotaan namun di pelosok desa untuk membangun kesadaran bahwa menikah dini tidak diperbolehkan menurut UU. KUA sebagai penyelenggara dan pencatatan pernikahan juga harus tegas terhadap pernikahan yang masih di bawah umur. Sampai saat ini admin juga masih belum menemukan apa sanksi jika melanggar UU pernikahan 1974 ?? Barangkali ada sobat serempak lain yang mempunyai contoh nyata tentang sanksi resmi pemerintah terhadap pelaku pernikahan dini, ayook tuangkan dalam ruang diskusi ini

Viewing 2 reply threads
  • You must be logged in to reply to this topic.

FEATURED