Sampah sampai saat ini menjadi masalah terbesar di Indonesia, keberadaan sampah plastik masih menjadi momok bagi pemerintah dan masyarakat.

Jumlah sampah plastik sudah sangat menghawatirkan, karena di setiap sungai masih dipenuhi sampah plastik dan jumlahnya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Presiden Jokowi pun mengeluarkan Perpres nomor 18 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga.

 

Kerusakan Akibat Sampah

Kerusakan lingkungan saat ini sudah masuk dalam tahap darurat, penyebabnya selain faktor iklim, juga faktor dari manusia. Jumlah sampah plastik 10 – 20 juta ton mencemari laut setiap tahun yang mengakibatkan kerusakan ekosistem laut hingga wisata alam, hewan-hewan seperti burung laut, ikan mati akibat memakan sampah plastik atau terjerat sampah plastik, kerusakan ekosistem laut akan berdampak pada manusia, nelayan sulit mencari ikan dan tidak bisa mencari nafkah, konsumen ikan pun sulit untuk membeli ikan, jika konsumen memakan ikan yang sudah tercemar limbah plastik akan mengakibatkan keracunan yang berdampak besar pada kesehatan yang akan terlihat dalam jangka panjang dan tempat wisata sepi pengunjung karena tercemar sampah.Sampah plastik ketika dibuang di tanah atau dikubur tidak bisa terurai dengan mudah, perlu puluhan tahun untuk bisa terurai, sampah plastik jika dibakar akan mencemari tanah dan udara didekatnya karena mengandung bahan-bahan berbahaya. Sampah plastik juga dapat mencemari air tanah yang kita gunakan sehari-hari.

Lokasi dan pengolahan sampah yang tidak baik akan menjadi tempat yang cocok bagi beberapa organisme, kuman dan binatang seperti lalat, nyamuk akan bersarang disana. Penyakit yang ditimbulkan dari sampah atau lingkungan yang Kotor antara lain :

  1. Malaria disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles, nyamuk ini suka bersarang di tempat yang kotor
  2. Tuberculosis (TBC) penyakit menular melalui udara ini bisa disebabkan dari lingkungan yang kotor mengakibatkan tubuh terserang infeksi kuman mikrobakterium tuberculosis dan bisa menyebabkan kematian.
  3. Disentri atau diare akut disebabkan memakan makanan yang tidak sehat dan lingkungan yang tidak bersih.
  4. Tifus Abdominalis ini disebabkan makan makanan yang mengandung bakteri salmonella yang banyak terdapat di lingkungan yang kotor.

Bank Sampah

Bank sampah bisa dijadikan salah satu solusi untuk mengurangi masalah sampah. Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Ir.Themy Kendra Putra, M.SI, mengatakan bahwa jika sampah tidak dikelola dengan baik maka Jakarta akan tenggelam dan Bekasi utara akan tenggelam. Bank sampah sangat penting keberadaannya disetiap kota, sebagai warga masyarakat mulai saat ini harus mendukung kegiatan bank sampah di lingkungannya masing-masing, karena bank sampah adalah penyelamat bumi untuk anak cucu kita kedepan, mulai dari dalam keluarga dirumah untuk membuang sampah pada tempatnya, menggunakan kantong plastik jika berbelanja, membeli makanan atau minuman yang tidak menggunakan bahan plastik, memilah sampah.

 

Pengelolaan yang diterapkan oleh bank sampah adalah 3R

  1. Reduce adalah upaya mengurangi timbunan sampah misalnya tidak memakai plastik saat belanja tapi pakailah tas, belilah kemasan dalam ukuran besar untuk mengurangi sampah, kurangi popok kertas tapi pakailah popok kain.
  2. Reuse adalah memanfaatkan kembali bahan atau barang, agar tidak menjadi sampah seperti mengurangi penggunaan kertas, membuat tempat pensil dari kaleng minuman.
  3. Recycle adalah menggunakan kembali bahan setelah melalui proses pengolahan atau barang daur ulang sampah seperti membuat kompos dari sampah organik, mendaur ulang kertas atau karton, mendaur ulang botol, gelas plastik menjadi biji plastik atau barang-barang lainnya.

Yuk ajak keluarga dan lingkungan disekitarmu untuk hidup sehat dengan membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah dan menjadikan sampah menjadi barang daur ulang yang bisa dipergunakan kembali di rumah dan dukunglah bank sampah di lingkunganmu dengan menjadi anggota bank sampah lalu belilah barang daur ulang yang sudah di hasilkan dari bank sampah agar bank sampah bisa terus hidup. Jika kamu ingin membeli barang daur ulang dari bank sampah klik kolom UKM Brand di website Serempak. (ns)