Tugas terakhir selaku orang tua adalah menghantarkan anaknya ke jenjang pernikahan, karena menurut agama islam bahwa Rezeki, Jodoh dan Maut telah ditentukan. Oleh sebab itu bila jodoh sudah datang segeralah menikah dalam ikatan tali pernikahan sebagai salah satu ibadah untuk tujuan meneruskan keturunan.

Sebelum lanjut ke jenjang pernikahan, biasanya dalam adat jawa diadakan acara siraman dengan makna agar calon pengantin dapat membersihkan diri dan hati sehingga semakin mantap untuk melangsungkan pernikahan esok harinya.

Kegiatan siraman diawali dengan menyiapkan air siraman yang berasal dari 7 sumur air masjid untuk berwudhu yang dimasukkan ke dalam kendi. Untuk sumber air siraman biasanya diambil dari rumah besan, rumah pini sepuh, dan rumah adat yang kemudian diaduk dengan campuran bunga.

Setelah dipersiapkan, acara siraman diawali dengan :

  • Sungkem calon pengantin kepada orang tua untuk mohon doa restu.
  • Calon pengantin dibimbing ke tempat siraman yang sudah disiapkan. Siraman dimulai dari kedua orang tua pengantin diikuti oleh pini sepuh yang telah menikahkan anaknya sebagai syarat.
  • Calon pengantin berwudhu yang mana menggunakan air wudhu dalam kendi yang dikucurkan oleh sang ayah
  • Kemudian kendi dipecahkan oleh kedua orang tua sebagai tanda pecahlah pamor sang anak dewasa dengan memancarkan sinar pesonanya.

Dilanjut dengan potong rambut, diikuti dengan menggendong ananda kedalam rumah sebagai lambang kasih sayang orang tua yang senantiasa mengiringi anaknya sampai detik terakhir menjelang tahap baru dalam berumah tangga.

Rukun Nikah ada Enam yang wajib untuk dipenuhi saat melangsungkan akad :

  1. Shigat disebut juga dengan ijab qabul. Ijab adalah persyaratan wali dalam menyerahkan mempelai wanita kepada mempelai pria, sedangkan Qabul sebuah pernyataan mempelai pria dalam menerima ijab sebagai bukti kerelaan kedua belah pihak.
  2. Adanya Mempelai Pria yang telah memenuhi syarat yaitu sehat akal baligh, tidak terpaksa dan tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
  3. Adanya Mempelai Wanita yang telah memenuhi syarat yaitu sehat akal baligh, tidak bersuami, tidak dalam masa iddah, tidak dipaksa dan tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
  4. Adanya Wali, karena wali merupakan syarat terpenting dalam pernikahan, oleh sebab itu wali harus muslim laki-laki, sehat akal baligh, adil, tidak terpaksa. Sabda Rasulullah : “Wanita mana saja yang tidak dinikahkan oleh wali, maka nikahnya batal atau tidak sah”.

Dalam KHI pasal 20 ayat 2, wali secara garis besar dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu wali nasab dan wali hakim

  1. Adanya dua orang saksi pria, dalam pasal 25 dan 26 KHI yang berbunyi “Bahwa yang dapat ditunjuk menjadi saksi dalam akad nikah adalah seorang laki-laki muslim, adil, akil baligh, tidak terganggu ingatannya dan tidak tuna rungu atau tuli”
  2. Mahar adalah pemberian wajib yang tidak dapat digantikan dengan yang lainnya dari seorang suami kepada istri, baik sebelum, sesudah maupun pada saat akad nikah.

Seberapa pentingkah resepsi pernikahan itu?

Sebenarnya sih … acara resepsi pernikahan itu untuk mengumumkan “Ini loh … kita sudah resmi menikah” dan juga sebagai ajang silaturahmi untuk berbagi kebahagiaan. Kebiasaan di masyarakat yang menjadikan resepsi pernikahan adalah sebuah paket dari pernikahan itu sendiri.

Tapi yang paling penting dari sebuah pernikahan adalah momen sahnya yaitu akad nikah. Buat kamu yang mau menikah, tapi masih bingung dengan biaya resepsi yang super mahal, bisa disiasati dengan hanya mengundang keluarga dan teman terdekat untuk mengadakan acara kecil-kecilan.

Jadi dengan tulisan ini kalian bisa ambil manfaatnya, bahwa pada hakekatnya pernikahan itu yang paling penting adalah Ijab Qabul, soal resepsi pernikahan bisa dilakukan bila sudah mempunyai dana yang cukup.(ss)

1 COMMENT

  1. Pernikahan iti hal yg sakral dan merupakan salah satu tahap dalam kehidupan, sayang klw tidak dirayakan.
    Jadi ingat saat masih bekerja di kantor yang berurusan dengan semua hal wedding.. mengikuti tiap rangkaian adat itu luar biasa capek seperti adat batak dan tionghoa yang tidak cukup 1-2 hari.tapi melihat wajah pengatin berbahagia dan puas dengan kesuksesan acara, hilang semua rasa capek.