Kita semua sadar dan tahu, bahwa sosok seorang ibu adalah sejujurnya malaikat pelindung serta penjaga kita sebagai anak-anak di masa kecil yang nyata. Ikatan anak dan ibu begitu sangat erat san kuat. Bahkan hubungan batin antara ibu dan anak sangat dalam, terutama ikatan hubungan batin ibu dengan puteri kecilnya.

Anak perempuan atau puteri kecil biasanya sangat peka serta mengerti apa yang sedang dirasakan oleh ibunya. Apakah ibunya lagi bersedih, sedang sakit atau sedang bahagia seorang puteri kecil mampu merasakannya mesti seorang ibu tak mengeluarkan sepatah kata pun kepadanya. Itulah yang membedakan kepekaan seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki.

Dalam mendidik pun terkadang seorang ibu bisa melihat hobi, kesukaan, kegemaran, kreatifitas bahkan apa yang tidak disukai oleh seorang anak pun sang ibu bisa mengetahuinya. Sebelum menjadi ibu, ibu sebenarnya adalah puteri kecil kita yang lucu, manis, periang dan selalu bahagia. Menjadi seorang ibu tidaklah mudah, butuh proses dan perjuangan yang panjang untuk menjadi ibu sejati.

Mulai dari mengandung, melahirkan seorang anak, menyusui hingga merawatnya pun terkadang ibu harus rela tidak tidur 24 jam demi menjaga anak-anaknya lelap tertidur. Bahkan ibu tidak akan pernah lelah merawat kita hingga kita dewasa. Jalinan kasih sayang ibu kepada anak-anaknya itu bagaikan sinar matahari yang terus menerus bercahaya menerangi jiwa kita hari tiap hari.

Ibu dan sang puteri kecil selalu bisa memahami keluarga yang lainnya. Perbedaan yang dapat kita lihat dari anak laki-laki dan anak perempuan adalah sebagai berikut ini :

  • Perasaan (Anak laki-laki)
  • Cuek
  • Sulit Memahami Perasaan Orang Lain
  • Kurang Peka
  • Arogan atau Cepat Marah
  • Emosian
  • Perasaan (Anak perempuan)
  • Peduli Terhadap Perasaan Seseorang
  • Cepat Memahami Perasaan / Kesedihan Seseorang
  • Begitu Peka Perasaannya
  • Mudah Terluka Perasaanya
  • Sensitif

Memang puteri kecil itu jujur lebih mudah untuk dididik daripada putra kecil. Namun sebagai ibu dalam mendidik anak, tidak boleh membeda-bedakan. Jiwa seorang puteri kecil akan tumbuh menjadi pribadi ibu yang sejati jika sang puteri kecil selalu diajarkan untuk mandiri. Karena kemandirian yang diajarkan sejak kecil akan menjadikan sang puteri selalu siap dan kuat untuk menjalani hari-hari yang berat.

Puteri kecil merupakan malaikat pelindung keluarga yang akan menjadi ibu dalam sebuah keluarga yang kecil, sederhana dan bahagia. Sang puteri kecil merupakan kebanggaan dari sosok seorang ibu yang selalu menjadikan suatu keluarga itu bisa mempunyai arti. Tanpa ibu keluarga tidak akan berarti. Dan tanpa seorang anak seorang ibu dan sebuah tidak akan bisa menjadi lengkap, karena anak pelengkap keluarga.

Jadi keluarga yang terindah dan terlengkap itu adalah ketika keluarga yang di dalamnya ada sosok seorang ayah, ibu dan satu kakak serta satu adik. Peran ayah dalam keluarga juga tak kalah penting.  Ibu adalah kunci untuk membangun satu keluarga yang harmonis. Sedangkan ayah merupakan pagar serta pondasi yang dibutuhkan keluarga untuk membuat keluarga itu tetap berdiri dan kokoh selamanya. Dan anak-anak ibarat aksesoris untuk mempercantik isi di dalam suatu rumah atau keluarga, karena peran penting anak-anak akan membuat rumah dan seisinya itu terasa lebih hidup dan penuh arti. Itulah makna keluarga yang sejati.(ra)

1 COMMENT