Momen-momen liburan banyak dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati waktu dengan berkumpul bersama keluarga. Banyak yang pergi ke luar kota, namun ada juga yang memilih di rumah saja. Satu hal klasik yang selalu ditemui warga Jakarta yang bepergian ke luar kota saat liburan adalah kemacetan, terutama di ruas-ruas tol.
Sebenarnya, kota Jakarta banyak menawarkan alternatif wisata yang tak menguras isi dompet. Karena jarak antarlokasi yang berdekatan, Anda pun bisa mengunjungi lebih dari satu tempat wisata dalam sehari. Apa saja tempat wisata yang ditawarkan ibu kota tercinta ini?
 
Monas
Ada yang bilang, datang ke Jakarta belum sah kalau tak datang ke Monas. Monas selalu memiliki magnet tersendiri untuk dikunjungi. Selain bisa berfoto-foto dengan latar belakang tugu Monas, pengunjung juga bisa menikmati Jakarta dari ketinggian di puncak tugu. Kawasan Monas juga menyediakan kereta kuda yang dapat Anda sewa untuk mengelilingi wilayah ini.
 
Museum Fatahillah
Museum ini kerap digunakan sebagai latar belakang foto prewedding. Arsitektur gedung tua bergaya kolonial menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Bangunan peninggalan penjajah Belanda ini menjadi saksi bisu perjuangan bangsa. Gedung yang dulu berfungsi sebagai Balai Kota ini secara resmi diserahkan kepada Pemda DKI pada 1968 dan diresmikan sebagai Museum Sejarah Jakarta. Museum ini menyimpan 23.500 koleksi benda sejarah.
 
Museum Gajah
Museum Nasional atau Museum Gajah hadir sebagai salah satu alternatif wisata museum di pusat kota Jakarta. Museum ini berdiri di atas lahan 26.500 meter persegi dan memiliki dua gedung. Gedung lama berfungsi untuk memamerkan koleksi museum dan ruang penyimpanan koleksi. Sementara, gedung baru dimanfaatkan untuk ruang pameran.
Menurut informasi, museum ini memiliki 141.899 koleksi yang terbagi dalam 7 kategori. Benda yang menjadi daya tarik utama museum ini adalah Patung Bhairawa. Patung yang ditemukan di Padang Roco, Sumatera Barat ini memiliki tinggi 144 cm dan diperkirakan berasal dari abad ke 13 dan 14. (rab)