Bagi penggemar buku, bazar buku Big Bad Wolf (BBW) Jakarta merupakan ajang yang selalu ditunggu-tunggu. Bazar buku ini merupakan bazar buku yang menjual mayoritas buku impor. Buku yang ditawarkan diskon mulai dari 60 hingga 80 persen.
 
Pada tahun lalu, Sehari sebelum pembukaan bazar Big Bad Wolf, tepatnya Kamis, 20 April 2017. Dilakukan pre sale bagi pemegang kartu VIP (Very Important Person). Pembagian tiket ini diberikan oleh beberapa komunitas hingga pengunjung yang mendaftar sebagai anggota bazar Big Bad Wolf yang mendaftar melalui website resmi bazar Big Bad Wolf. Saat pembukaan pre sale, pengunjung yang datang sangat membeludak sehingga terjadi antrian yang sangat panjangdi kasir.
Walaupun begitu antusias pengunjung terhadap pelaksanaan bazar Big Bad Wolf ini sangat bagus. Dikarenakan buku-buku yang ditawarkan memang sangat menarik dengan diskon mencapai 80 persen. Saat datang ke bazar buku tersebut, pengunjung awalnya akan menjumpai satu ruangan dengan aneka permainan untuk anak-anak. Selain itu aneka makanan dan minuman juga dijual di bazar buku tersebut. Buku-buku yang dijual ditata berdasarkan tema misalnya tentang art, sains atau buku-buku masak dan anak-anak. Semua buku dalam kondisi bersih dan diplastik tanpa rusak. Udara di dalam lokasi juga dingin dan sejuk karena pendingin udara bekerja secara maksimal. Jika ingin datang ke Bazar Big Bad Wolf sebaiknya menggunakan pakaian yang nyaman. Hindari menggunakan sepatu tinggi agar bisa nyaman berkeliling mencari buku yang diinginkan. Lokasi ICE BSD, tempat bazar buku, dapat diakses menggunakan mobil pribadi ataupun KRL commuterline. JIka memilih menggunakan KRL commuterline, pengunjung bisa turun di stasiun Tanah Abang kemudian transit dengan tujuan stasiun Rawa Buntu lalu dilanjutkan dengan ojek online dengan biaya sekitar Rp 15 ribu.
 
Bazar Big Bad Wolf pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009 di kota Kuala Lumpur. Kegiatan ini berawal dari sebuah event obral cuci gudang dari berbagai jenis buku mulai dari buku-buku best seller, buku anak-anak hingga buku yang langka. Bazar buku ini diprakasai oleh Andrew Yap dan istrinya Jacqueline Ng. Dikutip dari laman Tempo.co, nama Big Bad Wolf berasal dari dongeng serigala yang menyerupai seorang nenek tua dan berpura-pura tidur agar dapat memangsa Little Red Riding Hood. Nama ini dianggap nakal dan menarik. Upayanya merintis di dunia bisnis buku murah karena melihat rendahnya minat baca warga Malaysia. Buku-buku yang dijual bukanlah buku bajakan melainkan buku baru yang remaindered atau sisa tidak terjual dengan harga yag lebih murah. (rab)