Anda banyak melakukan transaksi di dalam negeri atau di luar negeri? Saat ini Bank Indonesia sudah meluncurkan suatu program pembayaran dengan menggunakan prinsipal di dalam negeri. Bagi yang punya kartu ATM, tentunya sangat familiar dengan logo visa dan master card, ternyata itu adalah prinsipal pembayaran dari luar negeri. Bagaimana dengan transaksi di dalam negeri? Bank Indonesia pada Mei 2018 telah meluncurkan sebuah platform pembayaran yaitu Gerbang Pembayaran Nasional yang disingkat menjadi GPN.

Peraturan mengenai GPN tepatnya dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada tanggal 21 Juni 2017. Tujuan dibuatnya GPN adalah untuk menghapus batasan yang terjadi saat nasabah melakukan aktivitas perbankan. Misalnya, saat menggunakan EDC/ATM hanya dapat dilakukan di alat atau mesin dengan logo yang sama. Selain itu juga untuk mengurangi tingginya biaya transaksi yang dialami oleh nasabah. Melalui sistem GPN yang telah dikaji selama lebih dari 20 tahun ini, akan dapat mewujudkan infrastruktur pembayaran yang lebih efisien, andal dan aman.

Saat ini belum semua Bank yang mewajibkan nasabahnya untuk melakukan perubahan kartu ATM dari logo visa atau master card ke GPN. Salah satu bank yang mewajibkan nasabahnya menukar kartu ATM adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI). BRI memberikan batas waktu penukaran kartu ATM menjadi GPN sampai dengan 30 Oktober 2018.

Mengenal GPN

Gerbang Pembayaran Nasional atau National Payment Gateway adalah sistem yang menghubungkan seluruh alat pembayaran baik kartu debit, kartu kredit, atau uang elektronik dengan perangkat pembayaran seperti mesin ATM, EDC atau alat pembayaran lainnya. Jika selama ini kita hanya dapat melakukan penarikan uang atau pembelian melalui EDC di alat yang berlogo sama, dengan GPN, maka dapat melakukan pembayaran atau penarikan uang di semua mesin berlogo GPN.

Tentunya Bank Indonesia sudah memikirkan apa keuntungan jika menggunakan platform sendiri dibandingkan menggunakan platform dari luar negeri. Beberapa keuntungan yang dirasakan oleh nasabah maupun perbankan adalah sebagai berikut :

  1. Infrastruktur pembiayaan yang efisien, andal dan aman

Seperti dikatakan di atas, bahwa dengan menggunakan kartu berlogo GPN, maka akan lebih efisien. Dimana nasabah dapat melakukan penarikan dan pembayaran di mesin berlogo sama. Artinya, tidak perlu banyak mesin ATM dan EDC yang disediakan. Toh, semua sama saja.

  1. Biaya Pengelolaan Lebih Ringan

Saat ini seringkali kita mengeluh saat harus menarik di ATM atau di EDC yang berbeda bank, nasabah dikenakan biaya yang lumayan. Katanya era non tunai, tapi giliran mau pakai debit, malah kena charge 3 %. Atau saat akan mengambil uang tunai di ATM, karena ATM yang tersedia berbeda dan kita kondisinya sudah sangat membutuhkan, maka dikenakan biaya Rp 5.000-6.500 kita harus rela. Jika menggunakan kartu GPN, nasabah tidak akan dikenakan biaya. Bahkan biaya bulanan pun hanya Rp 1.000. Mengapa biaya menjadi lebih murah, karena pemrosesan dilakukan di dalam negeri.

  1. Nasabah Tidak Perlu Membawa Tunai dalam Jumlah Besar

Pernah mengalami mati gaya, karena tidak menemukan ATM dari Bank dimana kita menjadi nasabah? Sepertinya sering ya. Dengan adanya program GPN tidak perlu lagi khawatir tidak dapat menarik uang atau berbelanja saat sedang di luar daerah. Melalui program GPN, seluruh pembayaran sudah terkoneksi dan saling dapat diwujudkan.

  1. Anti Skimming

Masih ingat kan kasus pembobolan uang nasabah oleh sindikat di luar negeri? Disinyalir terjadi pembobolan akibat platform keuangan di Indonesia masih bergabung dengan platform internasional. Dengan adanya GPN, keamanan dapat lebih terjamin, sehingga pembobolan rekening (skimming) dapat dicegah.

Cara Menukar Kartu ATM ke GPN

Bagaimana cara menukar kartu ATM dari visa atau master ke GPN? Caranya tidak sulit, cukup mendatangi Bank terdekat, dengan membawa kelengkapan seperti buku tabungan, atm dan ktp. Maksimal 20 menit di customer service, maka kartu ATM GPN pun sudah di tangan kita. Gratis, tanpa biaya. Mudah kan.

Jadi, masih belum mau pindah ke GPN? Bagi yang sering bepergian ke luar negeri, kartu GPN baru bisa digunakan di Indonesia. Tetapi yang jalan-jalannya di dalam negeri saja, tentunya akan lebih murah dan aman melakukan transaksi keuangan di dalam negeri dengan kartu GPN

Sumber :

www.jenius.com(snm)