Mengajak anak jalan-jalan, asyiknya ke mana ya? Berkunjung ke wahana bermain atau datang ke mall? Semuanya tentunya membuat anak kita senang. Namun bagaimana jika sesekali menyelipkan konten edukasi dalam acara jalan-jalan kita? Tak ada salahnya, bukan?

Berkunjung ke museum biasanya membosankan. Namun, acara ini bisa lebih menarik jika kita menyiapkan permainan untuk si anak. Bisa saja kita memintanya menulis cerita di museum, memotret benda-benda yang menurutnya menarik, dengan catatan boleh memotret di museum, atau menggambar ulang koleksi museum.

Bandung sebagai primadona wisatawan memiliki beberapa museum yang menarik. Siapa tahu tertarik mengunjunginya di sela-sela itinerary wisata lainnya.

MUSEUM GEOLOGI

Museum Geologi adalah museum sejuta umat anak-anak sekolahan. Koleksinya sangat edukatif, benda yang dipajang pun menarik. Tulang belulang dinosaurus! Anak-anak biasanya suka, terutama anak laki-laki. Museum Geologi memamerkan koleksi-koleksi jaman prasejarah Indonesia dan dunia. Dari artefak manusia prasejarah, sampai satwa-satwa yang sudah punah. Ada artefak asli, ada juga imitasi. Museum ini terdiri dari tiga lantai, setiap lantainya menunjukkan koleksi dari beda zaman. Selain itu’ Museum Geologi menyediakan sarana dan perpustakaan dan toko souvenir.

Buka hari Senin – Kamis, Sabtu – Minggu.

Jam 08.00 – 16.00

Tutup hari Jumat.

Tiket Rp3.000.

Alamat : Jl. Diponegoro  No. 57 Bandung

museum-zoologi-bandung-1

MUSEUM SRI BADUGA

Beranjak dari zaman pra sejarah ke zaman kerajaan. Lebih spesifik lagi, museum yang satu ini menceritakan era kerajaan di Tatar Priangan. Sesuai temanya Museum Sri Baduga memamerkan peninggalan kerajaan Sunda. Di museum ini, anak-anak dapat melihat dan membaca imitasi prasasti, naskah-naskah tua, perangkat kerajaan, kereta kencana, pakaian, hingga peralatan dapur tradisional. Beberapa koleksi museum merupakan benda peninggalan sejarah asli. Museum ini menyimpan lebih dari lima ribu koleksi peninggalan sejarah yang tidak semuanya dipajang untuk umum.

Sama seperti museum Geologi, museum ini terdiri dari tiga lantai. Lantai satu memamerkan benda-benda bersejarah dari zaman Priangan di masa Hindu-Budha. Di lantai dua terdapat benda-benda koleksi budaya tradisional. Sementara, di lantai tiga kita dapat melihat ragam bentuk fungsi peralatan, wadah, dan kesenian Priangan.

Buka hari Selasa – Minggu.

Jam 08.00 – 16.00.

Tutup hari Senin.

Alamat : Jl. BKR no. 185 Bandung.

Tiket : Rp3.000

2-museum-sri-baduga

MUSEUM KONFERENSI ASIA AFRIKA

Ini adalah museum terpopuler kedua di Bandung setelah Museum Geologi. Museum Konferensi Asia Afrika menampilkan sejarah Bandung yang menjadi sorotan dunia saat menggelar Konferensi Asia Afrika pertama di bawah pemerintahan Presiden Soekarno. Museum Konferensi Asia Afrika memperlihatkan Bandung era pemerintahan Kolonial dan pemerintahan Soekarno. Utamanya sejarah Konferensi Asia Afrika tahun 1955 yang sangat bersejarah.

Di museum ini kita bisa melihat foto-foto Konferensi Asia Afrika, sampai kursi, mesi tik, hingga kamera yang digunakan pada masa itu. Di satu ruangan yang paling besar, yaitu Gedung Merdeka, kita dapat menemukan diorama Konferensi Asia Afrika pertama. Di sini, pengunjung dapat merasakan suasana pada waktu itu, di mana bangsa-bangsa Asia dan Afrika bersatu padu menyuarakan perlawanan terhadap politik apartheid dan penjajahan.

Buka : Senin – Jumat

Jam : 08.00 – 15.00

Tutup hari Minggu

Alamat : Jl. Asia Afrika no. 65 Bandung

Tiket : gratis.

Jadi, siap menjelajahi museum di Bandung? (nw)

3-museum-konperensi-asia-afrika

 

Link foto :

Foto Museum Geologi: https://pujidarmawan.wordpress.com/tag/museum-geologi-bandung/

Foto Museum Sri Baduga : http://www.rmoljabar.com/read/2016/06/02/21396/Museum-Sri-Baduga-Kini-Melek-Teknologi-

Foto Museum Konperensi Asia Afrika : https://perceivingmuseums.wordpress.com/2015/09/10/memories-of-independece-traversing-museum-konferensi-asia-afrika/