Teknologi sudah semakin berkembang. Zaman sudah semakin maju dan berubah. Di dalam kemajuan teknologi pasti selalu ada celah untuk orang-orang yang ingin melakukan penipuan. Modusnya pun bermacam-macam, bahkan ada sebagian dari yang berpura-pura mengabarkan kepada kita bahwa ada anggota keluarga kita yang mengalami kecelakaan hingga harus di rawat di UGD dan membutuhkan biaya puluhan juta untuk operasi.

Padahal anggota keluarga kita yang dikabarkan oleh orang tidak di kenal tersebut berada dalam keadaan sehat walafiat dengan kondisi yang baik-baik saja. Ada pula modus penipuan lewat sms yang menginfokan bahwa kita atau saudara kita menang undian dan harus membayar sejumlah uang untuk pajak atas hadiah undian yang kita menangkan. Sementara diri kita pribadi atau saudara-saudara kita tidak merasa mengikuti undian tersebut.

Ada lagi modus penipuan yang mengatasnamakan sebuah perusahaan ternama dan terkenal yang bertujuan untuk menjerat para pelamar perusahaan tersebut demi keuntungan pribadi dan uang yang melimpah. Modusnya itu ceritanya seolah kita di terima di perusahaan tempat kita melamar melalui email pribadi kita, yang isi dari email tersebut kandidat telah lolos seleksi dan akan segera dilakukan tes tahap kedua, yaitu pelaksanaan tes wawancara dan psikotes. Namun tempat tesnya itu berada di luar kota.

Nah disitulah peluang penipuannya. Target berada di daerah jawa barat dan sekitarnya, sedangkan pelaksanaan lokasi tesnya berada di jawa tengah atau jawa timur. Target dijanjikan gaji besar, disediakan transportasi udara dan hotel tempat untuk menginap. Target di haruskan transfer sejumlah uang untuk akomodasi dan biaya penginapan, baru si calon target diberangkatkan.

Namun setelah di transfer uangnya, nomor handphone si pelaku sudah tidak lagi aktif. Dan kalau kita datangi alamat tempat tesnya, pihak yang terkait akan menjelaskan bahwa di tempat tersebut tidak mengadakan tes calon karyawan untuk perusahaan tersebut. Alamat tempat tesnya memang betul ada namun di sana memang sedang tidak ada tes seleksi karyawan. Itulah modus penipuan dunia teknologi.

Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) merupakan salah satu jenis kartu yang paling banyak dikeluarkan oleh lembaga perbankan dan paling banyak dipergunakan oleh masyarakat. Namun tingkat resiko yang berujung penipuan pun semakin tinggi. Boleh dibilang, setiap masyarakat yang memiliki tabungan pasti mempergunakan atau membutuhkan kartu ATM.

Kartu ATM diciptakan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi atau melakukan pembayaran di mesin-mesin ATM seperti penarikan tunai, transfer, pembayaran tagihan, pembayaran cicilan motor, cicilan KTA, cicilan kartu kredit dan bahkan masyarakat bisa membeli pulsa melalui ATM.

Seiring perkembangan teknologi, kartu ATM pun secara bertahap mengalami perubahan. Kini, Bank Indonesia (BI) sedang mengkaji implementasi kartu ATM dari teknologi magnetic stripe ke teknologi chip. Tujuannya adalah untuk mengurangi angka penipuan yang modusnya adalah menggunakan kartu ATM. Banyak kartu ATM yang telah beredar di masyarakat tanpa adanya pengaman berupa chip. Para oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan peluang itu untuk melakukan penipuan.

Untuk mengurangi angka penipuan yang terjadi dengan modus kartu ATM BI telah mewujudkan teknologi chip pada kartu ATM agar seluruh masyarakat bisa tenang dan aman menggunakan kartu ATM miliknya tanpa rasa was-was.

Untuk mengimplementasikan teknologi chip, BI telah membuat, mengupgrade dan mengeluarkan mesin ATM serta mesin Electronic Data Capture (EDC) yang kompatible atau cocok dengan kartu ATM yang sudah memiliki chip.

Selain itu dengan penggunaan teknologi chip ini, berarti keamanan kartu ATM kita akan semakin kuat dan terjaga kerahasiaannya. Mengingat jenis teknologi chip yang dipasang pada kartu ATM ini memuat sejumlah aplikasi dan pengamanan khusus.

Teknologi magnetic stripe (kartu ATM lama) terbukti mudah dipalsukan dan datanya rentan dicuri oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sedangkan teknologi chip pada kartu ATM saat ini memiliki tingkat pengamanan yang khusus dan berlapis. Salah satu bukti nyatanya adalah bahwa tingkat keamanannya berbasis kriptogram sehingga mustahil jika kartu ATM berbasis chip ini mudah untuk dipalsukan.(ra)