Dalam rangka meningkatkan pemahaman, kemampuan dan kompetensi pejabat dan staf jajaran Kementerian/Lembaga (Bappenas, Keuangan, KLHK, PUPR, Pertanian, Perikanan) klasifikasi Mentor sehingga mampu melembagakan PUG di lintas sektor, mengintegrasikan isu gender, merespon isu-isu prioritas PP dan PA khususnya terkait program unggulan (Three Ends Plus), dan mampu menyusun PPRG melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran, dan menilai kualitas PPRG yang disusun serta memastikan implementasi dan pencapaian output kegiatan responsif gender di lintas sektor. Maka, Kementerian PPPA dalam hal ini Deputi Kesetaraan Gender cq. Asdep Kesetaraan Gender bidang Infrastuktur dan lingkungan mengadakan kegiatan Bimtek PPRG untuk Perencana Program dan Anggaran di K/L. Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Kementerian Perikanan, dan Kementerian KLHK dipilih karena merupakan salah satu wilayah mitra dari Asdep Kesetaraan Gender Bidang Infrastruktur dan Lingkungan dan mitra Asdep Kesetaraan Gender Bidang Ekonomi yang status Kelembagaan PUG nya sudah mendapatkan klasifikasi APE Mentor.

Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari di Hotel Onih Kota Bogor pada tanggal 26-28 Agustus 2019. Adapun Peserta yang hadir diantaranya perwakilan dari inspektorat, anggota pokja, dan unit satker terpilih sebanyak 40 Orang. Adapun Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini diantaranya Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PP dan PA, Ibu Ir. Agustina Erni, Msc; Kasubdit PP dan PUG, Ibu Qurrota Ayyun, S.Si, MPH Kementerian PPN (Bappenas); Kepala Bidang Gender dalam Lingkungan KPPPA , Ibu Dra Anisah, Msi

Kegiatan diawali dengan Sambutan dan Arahan dari Ibu Dra Anisah, Msi selaku Kepala Bidang Gender dalam Lingkungan dari Kementerian PPPA. Beliau mengatakan tentang harapannya dalam kegiatan ini. “Saya Berharap kepada K/L Mentor sudah menyusun GAP dan GBS yang berkualitas, inovasi, terobosan sampai ke level daerah bahkan sampai ke desa-desa dan mempunyai pedoman dan mekanisme monitoring dan evaluasi”,

Selanjutnya, paparan dari Kasubdit PP dan PUG, Ibu Qurrota Ayyun, S.Si, MPH Kementerian PPN (Bappenas) mengenai Target RPJMN tahun 2020-2024 terkait dengan pelaksanaan strategis PUG dan PPRG  bahwa PUG melalui PPRG menjadi strategi untuk mewujudkan kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan. Strategi ini secara konsisten tertuang di dalam dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah (RPJMN) dan jangka pendek (RKP) untuk mempercepat tercapainya kesetaraan gender. Bappenas mengkoordinasikan penyusunan Rancangan Peraturan Presiden tentang Stranas Percepatan PUG (Stranas PUG) yang akan menjadi dasar hukum pelaksanaan PUG dan PPRG ditingkat pusat sampai ke desa serta menambahkan Kementerian Desa dan PDT sebagai salah satu driver PUG dan PPRG. Melalui penguatan dasar hukum ini, diharapkan PUG dan PPRG dapat melembaga di masing-masing instansi pelaksana di seluruh jenjang pemerintahan dan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan kesenjangan gender di dalam pembangunan.

Sesi berikutnya difasilitasi oleh Bapak Yusuf Supiandi diawali dengan penjelasan kerangka diskusi dan panel diskusi  dimana setiap K/L memaparkan upaya-upaya yang dilakukan selama ini, kemajuan yang dicapai, kendala dan masalah yang dihadapi, sinergi dalam keanggotaan Pokja termasuk inspektorat atau langkah-langkah inovasi PUG kedepan.

Selanjutnya dari Ibu Yurni memaparkan bahwa diperlukan review pemahaman Konsep Gender, PUG, PPRG, ARG, Analisis Gender, dan peserta juga difasilitasi untuk memberikan harapan dan kekhawatiran mengenai pendampingan ini, pendalaman GAP dan GBS tahun 2020, kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok dimana peserta mengevalusi kinerja masing-masing K/L (diskusi mengacu pada form evaluasi) yang mana peserta mendiskusikan dan mempresentasikan kinerja K/L saat ini terkait dengan pelaksanaan PUG dan PPRG. Fokus perhatian yang diperlukan pada K/L Mentor adalah kualitas proses dari 7 prasyarat PUG, kualitas GBS dan GAP, pemerataan di unit kerja mengenai pemahaman dan pelaksanaan PUG, Pelembagaan PUG secara tersistem, inovasi: terkait tusi dan kebutuhan K/L.

Dilanjutkan arahan dari Ibu Agustina Erni, Deputi Kesetaraan Gender memberikan catatan bahwa kedepan bersama Bappenas, Kemenkeu, dan K/L Mentor lainnya PUG dan PPRG ini menjadi tanggung jawab dan kerja kita bersama. Kita sedang menyusun Stranas dan RUU KG. nantinya akan dibentuk Tim Evaluasi Pelaksanaan PPPA untuk persiapan APE 2020. Harapannya di level mentor bisa membangun jejaring di level Provinsi antar Dinas terkait.

Pendampingan ini diharapkan bisa menyepakati capaian kegiataan PPRG di Lingkungan K/L Mentor, mengembangkan mekanisme kerja internal (Lembaga Penggerak K/L) dalam mendorong kinerja PPRG di K/L, membangun jejaring dengan K/L dan Daerah khususnya yang mempunyai kategori APE Madya, Pratama, dan Non-APE. Dan masing-masing panelis menyampaikan perkembangan pelaksanaan PUG/PPRG di K/L masing-masing dengan memuat upaya apa saja yang dilakukan selama ini, kemajuan yang dicapai, kendala dan masalah yang dihadapi, sinergi dalam keanggotaan POKJA termasuk inspektorat dan termasuk langkah-langkah inovasi PUG kedepan,

Rekomendasi/Rencana tindak lanjut :

Dari kegiatan pendampingan K/L Mentor disepakati hasil mekanisme kerja dengan K/L  dan daerah dalam memastikan keselarasan Renstra dengan Renstrada terkait strategi PUG di dalam arah kebijakan, strategi, program, kegiatan, dan sasaran/indikator, membentuk Sekretariat Bersama percepatan PUG PPRG dan POKJA pusat dan daerah sebagai forum komunikasi dan knowledge sharing berbasis aplikasi E-Learning terkait PUG/
PPRG yang diwajibkan kepada seluruh K/L, Pusat dan Daerah sekaligus sebagai forum konsultasi dalam melaksanakan PUG/PPRG dalam rangka meningkatkan pemahaman dan
memperkuat kapasitas SDM, dan Monev Bersama pelaksanaan PUG/PPRG oleh K/L driver
(Bappenas, Kemenkeu, Kemendagri, KPPPA, Kemendes) termasuk Komponen Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) secara berkala. Dari mekanisme kerja dengan K/L lain dan pusat daerah muncul rencana tindaklanjut dalam Upaya Percepatan PUG PPRG dalam peningkatan dan penguatan komitmen pimpinan K/L/D dalam melaksanakan strategi PUG di internal maupun eksternal K/L/D dan Operasionalisasi strategi PUG di dalam arah kebijakan, strategi, program, kegiatan, sasaran/indikator dalam Renstra/Renstrada maupun dokumen perencanaan dan penganggaran lainnya.

Kegiatan pendampingan K/L Mentor ini ditutup oleh Ibu Dra.Niken Kiswandari, Msc selaku Asisten Deputi Kesetaraan Gender bidang Infrastruktur dan Lingkungan menyampaikan bahwa setelah diadakan kegiatan ini akan dibuat Tim Evaluasi APE, K/L  diharapkan dapat membina dinas-dinas yang ada di Provinsi, kegiatan ini diharapkan tidak hanya mengejar penghargaan tetapi bisa dirasakan oleh masyarakat, untuk GAP dan GBS mutu dan kualitas ditingkatkan dan masuk di RKAKL dalam program yang responsive gender, sinergi dan berkoordinasi mengundang K/L driver. (rd)