Kereta Api Indonesia Persero merupakan Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan Jasa Angkutan Kereta Api. Dalam Undang-undang No.23 tahun 2007 pasal 172 bahwa untuk masyarakat pengguna kereta api di seluruh Indonesia, kita boleh memberikan masukan kepada pemerintah tentang prasarana perkeretaapian dalam rangka pembinaan dan pengawasan perkeretaapian sesuai dengan standard pelayanan minimum dan memperoleh informasi mengenai pokok-pokok rencana induk perkeretaapian dan pelayanan perkeretaapian.

Mengawali Kebangkitan Perkeretaapian Indonesia, baru-baru ini Kepengurusan MASKA (Masyarakat Perkeretaapian Indonesia) pada masa periode 2016 – 2021 mempunyai Program kerjanya sebagai berikut :

  • Membantu pemerintah untuk sosialisasi keselamatan perkeretaapian.
  • Menyelenggarakan publikasi tentang perkerataapian Indonesia melalui penerbitan Majalah Genta dan Website MASKA.
  • Menyelenggarakan pelatihan teknis di bidang perkeretaapian untuk meningkatkan kompetensi SDM Teknis Perkerataapian.
  • Melaksanakan kerja sama dengan BNSP untuk penerbitan sertifikat SDM Teknis Perkeretaapian.
  • Menyelenggarakan seminar, workshop, pameran secara nasional dan internasional tentang perkembangan perkeretaapian.
  • Membantu pemerintah dalam pengembangan perkeretaapian di Indonesia melalui investasi swasta.
  • Menjadi fasilitator antara masyarakat dengan pemerintah dan operator untuk pengembangan perkeretaapian di Indonesia.

Dulu, 10 tahun yang lalu pengguna kereta api sangat berdesak-desakan, karena aku pernah mengalami kejadian yang mana ketika hari lebaran tahun 2008, kami sekeluarga berkunjung ke kota Surabaya. Sangat sulit rasanya pengguna kereta api ekonomi untuk menggunakan kereta api harus antri membeli tiket, kemudian antri pula masuk ke gerbong kereta dan banyak pula orang berjualan di dalam kereta api, sehingga untuk melangkah kakipun sangat sulit.

Namun kini berkat perubahan yang ada, Alhamdulillah pengguna kereta api sangat mudah. Apalagi di era digital, saat ini pesan tiket kereta tinggal menggunakan aplikasi tidak perlu datang ke stasiun. Untuk tiket bisa di print bila saat keberangkatan, atau menggunakan aplikasi KAI Access.

Sebagai penggerak kereta api adalah Lokomotif, cepat lambatnya jalan kereta api ditentukan dengan kecepatan lokomotof, inilah beberap lokomotif yang perlu kita ketahui :

  • Loko ekonomi selalu berhenti di tiap stasiun dan jalannya lamban sehingga selalu disalip tipe kereta di atasnya. Loko ekonomi biasanya lebih banyak menunggu perintah dari pucuk pimpinan. Resikonya pekerjaan berjalan lamban dan tidak ada hal baru tercipta serta lebih banyak mengalah demi kepentingan yang lebih besar. Kelebihannya Loko ekonomi mampu mengakomodir seluruh kepentingan yang ada serta berusaha untuk menyenangkan semua pihak
  • Loko bisnis berhenti di beberapa stasiun kecil dan jalannya agak cepat, walau harus mengalah disalip kereta ekspres. Loko bisnis ini agak sedikit memiliki inisiatif tapi takut untuk memulai terlebih dahulu. Resikonya pekerjaan tetap lamban walau ada sedikit inovasi dalam penyelesaian pekerjaan. Kelebihan Loko bisnis bisa membaca timing kapan harus diam dan kapan harus bergerak.
  • Loko ekspres hanya berhenti di stasiun tertentu yang berpenumpang banyak dan jalannya cepat, hanya kalah oleh Loko shinkansen. Loko ekspres ini selalu ingin cepat namun tetap berusaha untuk mengakomodir keinginan semua pihak. Resikonya tidak semua keinginan terakomodir sehingga ada yang sedikit tercecer di belakang. Kelebihan Loko ekspress mampu membaca situasi dengan kecepatan tinggi dan membalikkan suasana bila terbentur masalah.
  • Loko shinkansen hanya berhenti di stasiun besar saja dan jalannya super cepat. Resikonya sering dianggap otoriter dan maunya sendiri karena kurang mempertimbangkan masukan dari pihak lain. Kelebihan Loko shinkansen pekerjaan cepat selesai dan dapat melaju menyelesaikan pekerjaan berikutnya.

Visi dari Kereta Api dapat memberikan manfaat yang tinggi bagi masyarakat, lingkungan dan Stakeholder melalui peningkatan aktivitas PKBL serta CSR

Misi dari Kereta Api

  • Meningkatkan citra positif (Corporate Image) dan sinergi Perusahaan dengan stakeholder guna tercipta situasi kondusif bagi operasional Perusahaan yang berkelanjutan.
  • Berperan aktif dalam mewujudkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat serta kelestarian lingkungan.

Tujuan dari Kereta api dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan guna terciptanya situasi kondusif bagi kelangsungan Perusahaan.

Yuk kita gunakan fasilitas yang ada di kereta api, saling hargai menghargai sesama penumpang dan berikan tempat duduk bagi lansia, disabilitas, wanita hamil, ibu menyusui dan ibu membawa anak.(ss)

2 COMMENTS