Literasi Digital dan Generasi Milenal

0
22
Online Education. Online Information Technology Concept Illustration.

Hadir di acara dari portal Serempak dan IWITA ( Indonesia Women IT Awareness ) yang turut hadir juga perwakilan dari kementrian Kominfo dan Kementrian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, berlokasi di aula masjid Mujahidin di jalan Sancang. Yang tak kalah bikin semangat adalah hadirnya Menteri Yohana Yembise yang menyampaikan nasihatnya untuk peserta yang hadir yang mayoritas memang perempuan.

Kreatif Bersama Serempak : Literasi Digital Generasi Milenal 
Welcome To Digital Era, sudah dari tahun – tahun silam perkembangan teknologi semakin meningkat, saat hal – hal konvensional yang tak mau beranjak mengikuti arus perkembangan digital mau tak mau tergerus canggihnya teknologi. Tower – tower BTS  dibangun bahkan di tempat terpencil sekalipun. Tanda era digital milik semua. Pembanguan BTS di wilayah 3T ( Terluar, Terdepan, Tertinggal ) mulai dilakukan, pembuatan satelit agar internet mampu menjangkau semua wilayah, belum lagi adanya palapa ring agar akses internet tidak lagi mahal. Paparan tersebut datang dari perwakilan kominfo yang sekaligus menyampaikan harapannya agar dengan begitu dunia digital bisa membuat siapapun semakin pintar, pintar menggunakannya dan pintar pula memanfaatkannya karena selain infrastruktur diperlukan ekosistem yang mendukung kemajuan dunia digital.

serempak
Roadshow Serempak

Apa yang kita mau, bisa kita dapatkan dari internet. Lewat berkembangnya dunia digital, mulai dari ilmu, lifestyle, bisnis dan banyak kesempatan untuk mendapatkan hal yang dulu rasanya tidak mungkin. Hal yang paling mendasar bagi seorang wanita adalah keinginanya tetap berkembang dengan tetap memerhatikan keluarga, kemajuan dunia digital ini tentu merupakan celah untuk mewujudkan goal. Saya sendiri merasakannya, bisa bekerja dari rumah dan mengatur waktu sendiri. Karir jalan keluarga aman.
Hal serupa dipaparkan oleh teh Indari Mastuti, pembina perempuan dan penggagas komunitas menulis dan bisnis online khusus wanita. Bisnisnya bertumbuh sudah 10 tahun dan makin berkembang dengan adanya dunia digital, dan bukan cuma itu kegiatan sosialnya pun bisa berkembang pesat dengan bantuan berkembangnya dunia digital.
Lain teh Indari lain lagi dari bu Andalusia yang menyampaikan bahwa kolaborasi di dunia digital mampu membuat kita semakin kuat dan mencapai tujuan, literasi dunia digital harus berdasarkan dengan passion atau gairah sehingga kita akan dengan senang hati melakukannya dan hasilnya pun memuaskan, baik untuk diri kita maupun oranglain. Mendengar pemaparan bu Andalusia saya jadi inget pepatah “Jika ingin berjalan cepat berjalanlah sendiri, tapi jika ingin berjalan jauh berjalanlah bersama ( berkolaborasi “.

Berkembangnya dunia digital ini menjadi jalan bagi perempuan untuk bisa mengembangkan diri sesuai passion, mencari teman untuk berkolaborasi dan tentu saja menjadi contoh yang baik untuk generasi.
Dan perkembangan ini bukan tanpa resiko tentu saja, karena didalamnya banyak juga PR misalnya mendidik anak agar menyeimbangkan kehidupan dunia nyata dan dunia mayanya, pun menghalau efek negatif akibat internet. Karena jangan salah, salah sedikit tentang apa yang kita share bisa jadi masalah besar mulai dari bully di dunia maya hingga hukum pidana. Belum lagi masalah tontonan atau informasi yang bersifat radikal, provokator, pornografi dll. So, jelas banget kan bahwa melek digital ya harus dibawa ke arah yang benar.

Portal Serempak

serempak.id
serempak.id

Banyak baca banyak tau, banyak tau banyak ilmu. Salah satu portal yang ga boleh ketinggalan untuk dibaca wanita adalah portal serempak.id yang menyediakan berita, artikel dengan berbagai topik, bahkan kita bisa mengirimkan artikel untuk dimuat. Selain itu ada pula laman fitur yang berisi laman UKM, e-learning dll.
Saya pribadi senangnya baca artikel – artikel di sana karena padat ilmu dan informasi. Ya enaknya ada internet adalah berasa update terus walaupun ( lagi ) jarang kemana – mana.

Literasi digital
Literasi digital

Di acara kemarin, hadir Bu Menteri Yohana naik ke podium memberikan nasihat bahwa generasi milenial ini patut berbahagia karena belajarpun bisa dilakukan di mana saja, beliau juga menitipkan agar tetap beretika dalam menggunakan internet terlebih saat mengutip sebuah teori atau tulisan seseorang. Canggih tak boleh membuat kita lantas tidak berbudi.
Beliau menyampaikan literasi digital ini harus membuat kita menemukan sesuatu, menggunakannya dan membuat sesuatu dengan inovasi dan ide kita sendiri. Jadi generasi yang produktif dengan difasilitasinya pembangunan dan kemajuan internet di berbagai wilayah. Dan menggunakan kemajuan dunia digital ini dengan sebaik mungkin.

Literasi digital bagi generasi milenial adalah jembatan untuk menjadikan diri sebagai pembelajar yang baik dan memberi manfaat bagi sesama, jangan lupa menghargai karya oranglain yang kita temukan di dunia digital yang tak terbatas.

Terima kasih Serempak dan IWITA, acaranya keren dan padat inspirasi. (Yasinta Astuti)

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba Blog Roadshow Serempak Bandung 2017 dan dikutip dari blog http://yasinyasintha.com