Salah satu kuliner khas yang terkenal di Jawa Timur adalah lontong balap. Lontong balap merupakan makanan yang telah diwariskan secara turun menurun di kalangan masyarakat Surabaya. Makanan ini disebut dengan lontong balap karena dulu dijual dalam gentong-gentong yang kemudian dipikul mengelilingi kota.
 
Karena harus memikul gentong berat, para penjual yang berangkat bersama rombongannya berjalan cepat-cepat seolah-olah saling beradu balap. Seiring zaman yang makin berkembang, beberapa penjual lontong balap meninggalkan gentong dan beralih menggunakan gerobak dorong. Biasanya, penjual yang menggunakan gerobak memilih berjualan menetap di kaki lima atau menempati kios sederhana.
img_20160916_172630
 
Salah satu yang warung lontong balap yang terkenal di Surabaya adalah Lontong Balap Pak Gendut. Warungnya berlokasi di depan bioskop Garuda, Blauran, Surabaya. Pak Gendut telah berjualan lontong balap sejak tahun 1956. Sejak 1976, dia memutuskan berjualan menetap di depan Bioskop Garuda. Saat ini, lontong balap Pak Gendut memiliki dua cabang lainnya. Warung yang saya datangi ini lokasinya di Pramban. Warugn ini terlihat begitu sederhana, hanya ada tempat ‘bakulan’ yang diatasnya ditumpangi dua gentong besar.
 img_20160916_171914_hdr
Satu porsi lontong balap berisi campuran tahu, lontong, lentho dan tauge. Tauge yang disajikan, di Surabaya disebut tauge Jepang, bentuknya panjang. Sedangkan lentho merupakan campuran kacang tolo dan tempe yang direbus, kemudian dihaluskan. Citarasa lentho yang gurih tetap mudah terasa di lidah meskipun telah disiram kuah.
img_20160916_171807_hdr
 
Semua adonan itu disajikan dalam piring kemudian disiram lebih kuah bening dan ditaburi bawang goreng. Jika ingin manis, tambahkan kecap saja. Sedangkan kalau ingin rasa pedas, sambal petis bisa jadi pilihan. Bagi arek Suroboyo, cita rasa khas dari petis bisa menambah selera makan
img_20160916_173222
 
Kalau ingin menu pendamping, satu porsi lontong balap juga nikmat dimakan dengan sate kerang. Sate kerangnya bentuknya kecil-kecil dan cita rasa bumbunya cenderung manis. Di warung Pak Gendut, harga satu porsi lontong balap dipatok Rp 11 ribu. Sedangkan sate kerangnya Rp 11 ribu untuk 10 tusuk. Kalau tubuh Anda agak sensitif, pilihan minum es kelapa muda bisa menetralisir efek setelah mengkonsumsi kerang. Rasanya segar dan nikmat. Ke Surabaya, jangan lupa makan lontong balap. (rab)