Mau memulai hidup sehat? Nah, mulai sekarang coba ganti nasi putih dengan menyantap nasi atau beras merah dan hitam. Mengapa?  

Apakah kamu penyantap nasi putih yang setia? Berapa kali sehari makan nasi putih? Pernahkah kamu mencoba makanan lain pengganti nasi putih? Atau kamu termasuk yang  merasa belum ‘makan’ ketika belum menyantap nasi putih?

Pertanyaan yang mungkin tidak membutuhkan jawaban, karena hampir setiap hari sebagian besar dari kita menyantap nasi putih sebagai makanan pokok. Bahkan nasi ini adalah makanan utama nomor satu di Indonesia.

Lalu, bicara nasi, akan selalu identik dengan nasi berwarna putih. Karena nasi putih ini pulen, ada sedikit rasa manis, sehingga dipadukan dengan sayuran dan lauk apapun akan nikmat.

Nah, dewasa ini, seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, berbagai bahan makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia mulai diteliti, termasuk nasi putih atau beras putih.

Banyak pakar  mulai meneliti kandungan yang ada di dalam nasi putih atau beras putih, selain manfaatnya yang sudah terbukti sekian ratus tahun memberi konstribusi pada perkembangan dan kesehatan tubuh manusia.

Ternyata dalam perkembangannya, beberapa penelitian menunjukkan jika konsumsi nasi putih berefek kurang baik bagi tubuh, terutama untuk mereka yang sudah berusia 30 tahun ke atas.

Beras Putih

Beras putih, tentu saja memiliki banyak manfaat, tetapi jangan lupa di dalamnya juga ada beberapa hal yang dianggap sebagai sisi negatif beras putih yang enak itu, di antaranya adalah:

1. Nasi putih menstimulus indra perasa, memicu nafsu makan
Setiap selesai makan nasi putih, sekalipun sudah cukup kenyang, indra pengecap masih tidak akan menolak jika disodori makanan lagi. Menyantap nasi putih, ada rasa sulit kenyang, atau masih ingin ngemil jika masih ada makanan yang belum disantap.
Pada awalnya,  saya menganggap nasi putih menstimulus nafsu makan itu hanya sugesti saja. Ternyata benar, rasa manis nasi putih merangsang lidah untuk terus mengecap makanan.

2. Nasi putih cenderung menambah berat badan dalam waktu singkat
Akibat logis lantaran mengonsumsi nasi putih dalam jumlah sedikit, membuat perut masih kurang kenyang, maka berat badan akan mudah bertambah. Kenapa? Kandungan karbohidrat di dalam nasi putih memberi konstribusi yang tidak sedikit pada berat badan.

3. Meningkatkan kadar gula
Karena nasi putih memicu nafsu makan, ada kecenderungan, kita akan menyantap nasi putih dalam porsi besar dan dengan frekuensi tinggi. Secara umum memang, kita mengonsumsi nasi tiga kali sehari.  Namun ada pula di antara kita yang memang hobi makan, sehingga konsumsi nasi putih cukup tinggi.

Padahal, kandungan pati dan gula dalam nasi putih, berpotensi mengganggu kestabilan gula dalam darah. Terlalu banyak makan nasi putih menyebabkan penimbunan gula darah dengan kadar yang tinggi.

4. Memicu obesitas
Kandungan karbohidrat yang tinggi membuat nasi putih sangat mudah membuat badan menjadi gemuk. Terlalu banyak mengonsumsi nasi putih bisa menimbulkan obesitas. Padahal, obesitas berpotensi mengundang berbagai jenis penyakit.

Beras Merah

Masih banyak di antara kita yang enggan menyantap nasi atau beras  merah karena rasanya yang kurang enak, teksturnya kaku. Namun,  ada kalanya kita makan tidak perlu menggunakan ukuran lidah, terlebih jika kita memang ingin membuat tubuh lebih sehat.

nasi-merah

Beberapa penelitian, menyatakan manfaat beras merah bagi kesehatan tubuh adalah:

1. Menyehatkan pencernaan
Kandungan serat yang tinggi dari beras merah, memperkuat pencernaan, sehingga jadi lebih sehat. Sehatnya pencernaan akan berpengaruh terhadap kesehatan organ lain di dalam tubuh.

  1. Menjaga berat badan
    Kandungan karbohidrat yang kompleks dalam beras merah, secara berkala akan memberikan suplai energi, sehingga perut tidak mudah lapar. Maka beras merah bisa menjadi andalan bagi mereka yang sedang berdiet.
  2. Menurunkan LDL dan mendongkrak HDL
    Kadar kolesterol jahat di dalam tubuh bisa diturunkan dengan mengonsumsi beras merah, sebaliknya beras merah juga mendongkrak kolesterol baik.
  3. Mengontrol gula darah
    Jika beras putih memicu penumpukan gula dalam darah, sebaliknya kandungan serat dalam beras merah bisa mengontrol gula dalam darah.
  4. Menjaga kesehatan tulang
    Kandungan magnesium dalam beras merah, akan memberikan kontribusi pada kesehatan tulang dan gigi.
  5. Mencegah kanker
    Kandungan selenium dan polifenol dalam beras merah  bermanfaat mencegah kanker

Beras hitam

Mungkin belum banyak yang mengenal beras warna hitam, karena memang belum populer di masyarakat, dan untuk mendapatkannya juga masih sulit, karena hanya tersedia di tempat-tempat tertentu.

beras-hitam

Sebuah penelitian yang dilakukan Journal of Nutrition tahun 2008 menunjukkan bahwa kandunagn ekstrak beras hitam membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah penyebab serangan jantung, karena kandungan antosianin-nya  memiliki fungsi antiradang.

Sebenarnya manfaat beras hitam tak jauh berbeda dengan beras merah, meskipun memiliki spesifikasi tersendiri, karena semakin gelap warna beras, maka semakin tinggi kadar pigmennya, dan semakin tinggi pula antioksidan yang dimiliki.

Manfaat beras hitam yang bisa dipetik tubuh, antara lain:

  1. Karbohidrat kompleks yang dimiliki beras hitam, menunjukkan seratnya sangat tinggi, dengan sendirinya beras hitam menjadi beras yang paling bagus bagi tubuh dibanding beras putih. Karbohidrat kompleks yang terkandung di dalam beras hitam membutuhkan waktu lama dicerna tubuh, sehingga akan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
  2. Kaya kandungan Zinc
    Zinc adalah jenis mineral yang mampu menjaga sistim imun dan memepercepat penyembuhan luka. Selain itu, kaya akan antioksidan sehingga bisa menjaga tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak sel.
  3. Menurunkan kolesterol
    Kandungan minyaknya memiliki fungsi membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.
  4. Mengandung Vitamin B6
    Penelitian menunjukkan, bahwa seporsi nasi hitam bisa memenuhi 235 kalori kebutuhan harian Vitamin B6, jumlah yang sudah memenuhi kebutuhan tubuh dalam menjalankan fungsi organ. Vitamin B6 berfungsi membantu pembentukan hormon pengatur mood, sel darah merah dan produksi sel DNA.

Perempuan sehat tentu akan melahirkan generasi yang sehat, bukan? Dan salah satu dasar kesehatan adalah menjalani pola hidup sehat dengan  mengonsumsi makanan sehat pula. Saya sudah mulai hidup sehat dengan cara yang sangat mudah, yaitu memilih mengonsumsi beras merah atau hitam ketimbang menyantap nasi putih. Bagaimana, kamu tertarik juga untuk mulai mencobanya? Atau malah sudah mengonsumsi beras merah atau hitam? Nah, kamu bisa share pengalamanmu menjalani hidup sehat di sini ya… (nf)