Belakangan, kian banyak perempuan menyadari bahwa perawatan menghilangkan rambut atau waxing, menjadi ritual yang harus dilakukan secara rutin. Bagian tubuh yang sering dihilangkan rambutnya adalah kemaluan, ketiak, betis hingga alis.

Secara garis besar, perawatan waxing dibedakan dari bahan yang digunakan, yaitu Sugaring, atau cairan alami yang dibuat dari gula yang dicairkan dan dicampur dengan air jeruk lemon. Bahan lainnya yang juga digunakan adalah candle, atau lilin khusus yang dicairkan untuk mengangkat rambut di bagian tubuh yang digunakan.

Perawatan tubuh dengan menghilangkan rambut di bagian tubuh tertentu sebenarnya sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno. Metode sugaring atau menggunakan gula lebih disukai karena cenderung alami. Metode sugaring ini lebih disukai karena tidak mengangkat lapisan kulit, dan jika dilakukan dengan tepat akan lebih nyaman.

Sumber Foto : enhancemyself.com

Waxing memiliki lebih banyak keunggulan, dibandikan metode seperti mencukur. Manfaat dari waxing antara lain :

Waxing lebih efektif untuk mengangkat sejumlah besar rambut di bagian tubuh yang diinginkan.

Rambut di daerah tubuh yang diwaxing, membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh . biasanya dalam waktu dua sampai delapan minggu.

Ketika rambut dicukur, rambut hanya hilang di permukaannya saja. Sementara kalau rambut dihilangkan dengan cairan waxing, maka rambut tidak terlihat lagi pada permukaan kulit. Bahkan seringkali tercabut hingga ke akarnya.

Jika rambut dicukur, maka rambut akan dicukur dengan bentuk yang cenderung lebih kasar.

Namun, jika rambut dihilangkan dengan waxing, maka rambut akan tumbuh lagi dengan jangka waktu yang lebih lama dan rambut tumbuh dengan lebih lembut.

Untuk mendapatkan manfaat dari perawatan waxing ini tentu butuh persiapan khusus, diantaranya bersihkan dahulu bagian kulit yang akan diangkat rambutnya. Jika menggunakan cairan gula, taburi dengan sedikit bedak untuk mengurangi rasa sakit, saat diangkat menggunakan kain khusus. Setelah rambut terangkat, bersihkan dengan cairan antiseptik agar pori-pori tertutup rapat.

Mengangkat rambut dengan cara candle wax  lebih mudah dan lebih tidak terasa sakit. Caranya pun mudah, hanya membersihkan bagian tubuh dengan air, kemudian mengoleskan lilin panas yang telah dicairkan sampai melekat dan… voila…. Lilin panas akan melekat dengan rambut dan sangat mudah diangkat dari kulit.

Meski memiliki banyak manfaat, waxing ternyata juga harus diperhatikan agar tidak berpengaruh negatif kepada kulit. Menurut Jessica Krant, Asisten Profesor Klinik Dermatologi di SUNY Downstate Medical Center di New York, seperti dikutip dari The Huffington Post mengatakan tentang bahayanya melakukan waxing pada kulit kemaluan. “Waxing berarti benar-benar mengangkat rambut pada akarnya, ini adalah proses yang sangat menyakitkan. Agar mengurangi rasa sakitnya, saat ditarik oleh cairan waxing, pastikan rambut benar-benar melekat sangat kuat, hingga tercabut sampai  ke akarnya, dan menimbulkan luka minimalis pada kulit.”

Sumber Foto : bodyhonee.com

Saat melakukan waxing, memang banyak hal yang harus diperhatikan, yaitu :

Pastikan kebersihan dan sisi higienis dari alat-alat serta cairan yang digunakan.

Meski rasa sakit yang ditimbulkan bisa diminimalisir dengan krim anti nyeri, waxing akan sangat terasa terutama pada bagian kulit yang sensitif.

Harga untuk melakukan perawatan waxing cenderung mahal dan harus dilakukan berulangkali.

Pastikan melakukan waxing dengan tepat. Sebab, jika melawan arah pertumbuhan rambut, strip lilin atau cairan gula yang digunakan malah akan membuat pertumbuhan rambut terganggu.

Jika hendak melakukan waxing, pastikan area kulit tubuh yang akan diangkat rambutnya tidak sedang mengalami luka, jerawat atau bahkan ruam kulit. Karena jika tidak, malah akan menimbulkan efek seperti infeksi, radang dan bengkak pada kulit. Tertarik untuk menghilangkan rambut pada area tubuh tertentu? Waxing saja yuk….(mhp)