Oleh Tatit Ujiani

Senin, 25 Juli 2016 di Hotel Mercure Mirama Surabaya saya hadir di acara Roadshow Serempak dengan tema Menjaring UKM  Dengan Serempak. Acara diadakan Serempak di 6 kota, kebetulan salah satunya Surabaya. Surabaya merupakan kota kedua diadakannya acara ini. Acara ini diselenggarakan Deputi Kesetaraan Gender Bidang Infrastruktur Dan Lingkungan Kementerian Perempuan Dan Perlindungan Anak.
Jumlah pengguna internet antara
laki-laki dan perempuan hampir sama. Dan pengguna terbesar media social adalah kaum perempuan. Mengindikasikan bahwa kaum wanita juga sudah melek teknologi. Masalahnya apakah kaum perempuan ini menggunakannya secara konstruktif? Atau justru penggunaan internet ini malah kebalikannya?

Karena Surabaya sudah dianggap sebagai kota yang sudah siap menerima perkembangan tekhnologi, maka acara ini diadakan di Surabaya sebagai upaya sosialisasi perkembangan teknologi dan informasi bagi khususnya kaum perempuan.

Acara dibuka dengan tarian Remo dari adik – adik SMA Muhamadiyah 3 Surabaya.

Lalu satu per satu pemateri memberikan materinya.
Acara dibuka oleh Ketua Pokja Serempak, Martha Simanjuntak, SE, MM.
Beliau mengenalkan we
bsite Serempak.id. Kehadiran website ini diharapkan bisa bermanfaat buat masyarakat khususnya perempuan yang giat di sosial media.

Ibu Ratna Susianawati SH, MH  memaparkan sebagai wanita harus melek teknologi. Dan dapat memberdayakan teknologi tersebut untuk menunjang pemberdayaan perempuan di segala lini. Baik sektor pendidikan, pengetahuan, pemerintahan dan jasa. Apalagi sekarang menyambut MEA, sebagai perempuan harus siap untuk berjuang menghadapinya dengan perjuangan keras mengembangkan potensi yang ada dalam diri dengan diiringi peningkatan kemampuan berinternet yang membangun.
serempak-tatit1
Kota Surabaya sebagai penghasil produk UKM terbesar di Indonesia, menjadi pilihan yang tepat untuk diadakan
roadshow ini setelah kota Makasar.Sasarannya untuk mengoptimalkan penggunaan internet bagi produktivitas. Dengan adanya melek internet ini diharapkan perempuan bisa meningkatkan ekonomi keluarga dan meminimalisir penggunaan internet secara negatif.

Pemateri kedua Ibu Sri Rahayu SE, owner PT. Panca Aryns & Aryns farm memaparkan pengalamannya dalam membuka usahanya. Dan beliau juga berbagi penggguaan media sosial sebagai sarana mempromosikan produknya.Dan bagaimana menggalang customer serta bagaimana bersikap trhadap sumber daya manusia di perusahaannya.

Beliau selalu menjaga hubungan antar pelanggan, dan bagaimana beliau memberi virus melek teknologi bagi pelanggannya itu dengan cara mengenalkan internet untuk pengembangan bisnisnya. Namun di sini beliau mendapat hambatan dalam hal team atau mitra usaha kurang mengenal TIK. Beliau tidak putus asa saat mendapat kendala ini. Dia terus mengenalkan mitra kerjanya agar melek TIK.

Beliau berpesan, untuk keberlangsungan suatu usaha butuh strategi usaha dan promosi serta perluas jaringan serta sumber daya manusianya.

Lalu berlanjut ke Ibu Ina Murwani,MM, MBA. Deputy Head Of Marketing dari BINUS Business school Jakarta.
Beliau memaparkan bagaimana tips branding dan pemasaran untuk UKM. Apa sih branding itu artinya? branding merupakan identitas atau merek suatu produk.

Bagaimana kita menentukan brand?
Ketika akan menentukan
brand perhatikan:
1. Manfaat dari
brand terefleksikan dari namanya.
2. Menunjukkan superioritas dari kompetitor
Tapi
brand juga harus menunjukkan personality atau kepribadian dari brand tersebut. Biasanya ditunjukkan dari warna dan simbol.

Misalnya suatu produk dengan kualitas premium maka brand tersebut sebaiknya berwarna emas, kemasannya pun harus mewah.
Ingat usahakan personalitas dan kepribadian terasa pada
brand. Mengapa? Sebab seperti layaknya manusia, brand memiliki kepribadian agar mudah menjalin hubungan dengan konsumennya.

Paling mudah menggambarkan kepribadian brand adalah dengan mengaitkan orang terkenal.
Contoh : Kepribadian anggun, seksi,hangat, dapat dipercaya, macho, berani, penakut.
Bila sudah mempunyai logo, usahakan jangan gonta-ganti. Biar logo tetap mudah diingat dan gampang melekat di  konsumen.

Tahapan untuk mencari brand: Tentukan target konsumen lalu kenali kebutuhan konsumen, kemudian cari nama yag berkaitan dengan kebutuhan tersebut.

Bagaimana mempromosikan brand? Sebelum mempromosikan brand pastikan:
Apakah produk tersebut sudah mewakili brand
– Apakah harganya sesuai dengan kualitas yang akan diwakili oleh
brand tersebut?
– Apakah para karyawan yang akan memberikan jasa sudah bisa mewakili
brand
– Apakah
channel atau jalur pemasaran sudah tepat?
Apakah proses pemberian jasa mendukung manfaat dan kualitas yang diberikan oleh brand
– Apakah tanda bukti untuk konsumen sudah mempresentasikan
brand tersebut.

Ketika suatu brand sudah masuk Online Shop pastikan nama brand tersebut di website, Instagram, Facebook, Twitter konsisten dengan namanya. Jika ingin SEO di halaman 1, investasikanlah biaya agar mencapainya.

Jangan lupa, promosikan brand anda juga lewat offline. Misalnya mengikuti event pameran dan bazar. Ketika ingin ikut pameran pastikan juga event trsebut sesuai dengan target konsumen, juga pastikan stok barang di pameran cukup serta pastikan harga sesuai dengan target konsumen yang dituju.

Lalu bagaiman memulai bisnis itu? Mulailah dengan niat, lalu minta restu pada orang tua serta pasangan hidup kita.
Ketika kita ingin memulai usaha, jangan takut jual dengan harga  yang mahal  tapi unik. Jadi target pasar kita sekalian luar negeri.
Ketika kita mulai bisnis onine usahakan menunjukkan kredibilitas dengan cara responsive kepada pelanggan.

Datang di acara ini saya bagaikan dapat curahan ilmu yang bermanfaat. apalagi saya sedang merintis usaha kecil-kecilan yaitu Keripik Usus dan Keripik Tempe, di kesempatan ini saya tak sia-siakan untuk bertanya ke narasumber setelah selesai acara.

Nah setelah pemateri selesai, ditutup dengan doa dan penawaran bagi peserta siapa yang mau menjadi kontributor di serempak.id.
dan acara pun diakhiri dengan makan siang. Dan tak lupa ada sesi foto bareng peserta.

 

 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba menulis serempak