KPPPA

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

MENTERI PP DAN PA : DORONG KEPOLISIAN SEGERA UMUMKAN HASIL PENYELIDIKAN KASUS BINTUNI

Siaran Pers Nomor: 106/Humas KPP-PA/09/2015

Jakarta (21/9) – Sebagai langkah konkret mendorong terungkapnya kasus pembunuhan di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat yang mengakibatkan tewasnya seorang perempuan hamil dan dua anaknya yang masih kecil, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise telah mengirimkan tim yang terdiri dari dua orang staf khususnya, Fernandez Hutagalung dan Sylvana Maria langsung ke TKP di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat guna menelusuri, menghimpun informasi sekaligus mengkoordinasikan pihak-pihak yang terkait untuk segera mendapatkan kejelasan informasi dan kronologis kejadian yang dialami para korban kekerasan dimaksud.

Di Teluk Bintuni, kedua staf khusus tersebut menemui suami korban dan keluarga besar Ikatan Keluarga Toraja, Wakil Gubernur Papua Barat, Kapolda Papua Barat, Direktur Kriminal Umum Polda Papua Barat, Bupati Teluk Bintuni, Kapolres dan Wakapolres Teluk Bintuni, Kasat Reskrim Teluk Bintuni dan para penyidik, perwakilan Badan Pemberdayaan Perempuan Provinsi Papua Barat, Kepala Badan Kabupaten Manokwari, perwakilan Badan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Teluk Bintuni, dan Ketua P2TP2A Teluk Bintuni.

Menteri Yohana melalui staf khususnya menyatakan dukungannya kepada aparat kepolisian agar bisa segera mengungkap kasus tersebut. “Saya mendukung kepolisian untuk segera mengungkapkan pelaku dan latar belakang terjadinya kasus pembunuhan tersebut secara transparan, profesional, terbuka, dan adil agar masyarakat tidak dihantui rasa ketakutan dan tanda tanya khususnya tentang motif di balik kasus keji ini. Saya juga meminta P2TP2A, baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi untuk berperan secara aktif melakukan pelayanan pemulihan bagi korban kekerasan. Hal ini harus dilakukan mengingat P2TP2A merupakan pelayanan lintas sektor dan berbasiskan masyarakat sehingga perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak dapat diselesaikan dan digerakkan oleh masyarakat setempat,” ujar Menteri Yohana.

Lebih jauh Menteri Yohana juga mendorong aparat kepolisian untuk segera mengumumkan hasil penyelidikan kasus Teluk Bintuni kepada masyarakat agar tidak terjadi kesimpang-siuran informasi. “Saya meminta aparat kepolisian segera mengumumkan pelaku dan penyebab terjadinya kasus pembunuhan tersebut kepada masyarakat. Saya berharap kepolisian dapat segera mengusut secara tuntas dan memprosesnya melalui jalur hukum agar ada efek jera bagi para pelaku kejahatan,” tegas Menteri Yohana.

            

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : humas.kpppa@gmail.com