Banyak mitos seputar kesehatan yang beredar di masyarakat. Ada yang benar, tapi banyak juga yang tidak terbukti kebenarannya. Berikut beberapa mitos terkenal yang sebaiknya jangan dipercaya.

Gorengan dan Cokelat Penyebab Jerawat

Faktanya: Jerawat disebabkan saat kelenjar minyak yang ada di bawah lapisan kulit memroduksi terlalu banyak minyak dan bersama dengan sel kulit mati menghalangi pori-pori sehingga kulit menjadi iritasi, bengkak, dan memerah. Hal ini dipengaruhi oleh hormon yang umumnya disebabkan oleh keturunan dan stres. Makanan memang bisa memicu minyak berlebih di wajah, tapi tidak bisa dijadikan penyebab utamanya.

Ngemil Malam Hari Membuat Gemuk

Faktanya: Kegemukan disebabkan oleh banyaknya asupan kalori yang masuk ke tubuh tanpa ada pembakaran atau olahraga. Jadi, sebenarnya makanan apapun yang masuk ke dalam tubuh, baik itu pagi, siang, atau malam hari, selama tidak ada pembakaran tentunya akan menyebabkan kegemukan. Sebaliknya, sebanyak apapun kalori yang masuk tapi jika kita rutin melakukan olahraga, atau setidaknya tidak malas bergerak, maka tubuh tidak akan cepat melar dan terhindar dari kegemukan.

Kurangi Makan dan Sit-Up Mengecilkan Perut

Faktanya: Sit-up tidak bisa mengubah ukuran perut karena sebenarnya tidak ada olahraga yang bisa mengubah ukuran organ. Sit-up yang dilakukan secara benar dan rutin berfungsi membakar lapisan lemak dan mengencangkan otot perut sehingga perut terlihat mengecil. Begitu juga dengan mengurangi asupan makan. Hal ini bukan akan mengecilkan perut, tapi untuk mengatur ulang pola dan jadwal makan agar lebih teratur.

Anak Penderita Asma Jangan Berolahraga

Faktanya: Meski membutuhkan kekuatan bernapas saat melakukannya, tapi tidak semua olahraga bisa memicu serangan asma. Beberapa penelitian membuktikan bahwa ketika penderita berolahraga, mereka menjadi jarang terkena serangan asma, tidak terlalu ketergantungan dengan obat dan lebih sering hadir di sekolah. Bebera[a cabang olahraga yang masih bisa dilakukan oleh penderita asma antara lain berjalan kaki, bersepeda, berenang, baseball, voli, dan tenis.

Tidak Boleh Makan Ikan Saat Hamil

Faktanya: Tidak semua jenis ikan tidak boleh dimakan oleh ibu hamil, tapi yang perlu dihindari adalah ikan dengan kandungan merkuri tinggi, seperti ikan makarel dan hiu. Selain itu, ikan mentah juga sebaiknya tidak dikonsumsi saat hamil karena dikhawatirkan bakteri di dalam ikan mentah ikut termakan dan membahayakan janin. Dalam American Journal of Epidemiology, ibu hamil yang gemar memakan ikan akan membantu perkembang otak anak terutama peningkatan IQ. Tiga sampai empat porsi ikan (termasuk ikan tuna) sangat baik untuk IQ calon anak.

Penyebab Kanker Payudara

  • Memakai Bra Berkawat. Faktanya: Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kanker payudara dengan berapa lama, jenis dan ukuran bra. Bra, baik berkawat atau tidak, aman digunakan oleh wanita selama cara memakai benar dan ukurannya yang sesuai.
  • Menggunakan Deodoran. Faktanya: hingga kini tidak ada bukti ilmiah bahwa hal ini memicu kanker payudara. Sayangnya, banyak yang percaya dengan mitos ini, bahkan penyanyi terkenal seperti Madonna. Hal ini kemungkinan disebabkan dari fakta bahwa deodoran mengandung senyawa berbasis alumunium yang memiliki efek estrogen yang mendorong pertumbuhan kanker payudara.
  • Minum Kopi. Faktanya: Sebuah studi justru menyebutkan bahwa kopi malah dapat menurunkan risiko kanker payudara pada kelompok wanita tertentu karena kandungan antioksidannya. Selama dikonsumsi dalam batas wajar, kopi tidak bisa ditentukan sebagai sumber penyebab penyakit kanker payudara.

Berhubungan Seks Tiap Hari Lebih Cepat Hamil

Faktanya: Wanita memiliki masa subur yang hanya terjadi di hari ke-11 sampai ke-17 dari siklus menstruasi dan di masa-masa inilah sperma memiliki kesempatan lebih besar untuk membuahi sel telur hingga bisa menghasilkan kehamilan. Di luar dari masa kesuburan tersebut, wanita memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk hamil. Jadi berhubungan seks setiap hari tidak semakin memerbesar wanita bisa hamil.

Pria Selalu Subur

Faktanya: Sama seperti wanita, pria juga memiliki masa subur yang memengaruhi kualitas sperma mereka. Namun, masa subur pria tidak terjadi hanya di hari-hari tertentu seperti wanita. Perubahan waktu dan cuaca jadi penentu krusial yang berpengaruh pada sperma pria. Saat musim dingin jumlah sperma lebih banyak, sedangkan ketika musim kemarau lebih sedikit. Jumlah sperma tertinggi ada pada pagi hari karena cuaca dingin memicu peningkatan pada produksi sperma. Pernah dengar anjuran agar testis jangan sampai kepanasan? Hal ini ada benarnya karena panas bisa menurunkan kualitas sperma.(ew)