Model bisnis e-commerce merupakan model bisnis dengan menggunakan kecanggihan digital. Bisnis ini menawarkan bentuk layanan yang dapat mempermudah  segala sesuatu yang  rumit dan membutuhkan banyak waktu menjadi hemat waktu. Kemajuan internet yang sangat pesat menyebabkan transaksi jual beli mengarah pada layanan digital.  Pada tahun 2018 Indonesia dinyatakan sebagai Negara  tertinggi dalam pembayaran dan perdagangan online yang mencapai pertumbuhan 74% pertahun.

Para pengguna internet yang ada di jaringan sosial saat ini beralih menjadi layanan digital yang disebut sebagai bisnis e-commerce. Dengan kata lain e-commerce merupakan situs transaksi jual beli modern saat ini. Tanpa melihat langsung, konsumen dapat membeli barang dengan jumlah yang banyak cukup dengan menggunakan handphone ataupun komputer. Perlu diketahui bahwa banyak  pelaku bisnis di Indonesia saat ini  menggunakan sistem model bisnis e-commerce  seperti ini.

5 Model Bisnis E-Commerce

Sebelum melakukan bisnis ada baiknya mengetahui terlebih dahulu media apa yang digunakan dan bagaimana cara menggunakannya dalam menjalankan bisnis tersebut. Untuk mengenal model bisnis e-commerce lebih jauh simak info berikut ini

  1. Business To Bussines (B2B)

Pada model bisnis B2B, pelaku bisnis menjual kembali produknya kepada pelaku bisnis kelas menengah untuk dijual kembali kepada konsumen akhir . Singkatnya, transaksi ini terjadi antar pebisnis seperti retailer, distributor maupun grosir.

  1. Model E-Commerce B2C

Model yang satu ini biasanya digunakan oleh para produsen yang sistem pengelolaannya dilakukan sendiri. Misalnya sistem pengelolaan sumber daya produk atau sistem situs yang dilakukan sendiri. Banyak kebutuhan dan permintaan pasar disediakan dan di supply dalam satu situs maupun website tanpa pembeli datang ke sebuah supermarket tertentu.

  1. Consumer To Consumer (C2C)

Biasanya jenis ini dilakukan oleh pihak ketiga yang menyediakan platform online untuk melakukan transaksi yang meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa antar konsumen. Penjual diperbolehkan langsung berjualan barang melalui website yang ada, contohnya seperti bukalapak, tokopedia, dan lazada.

  1. Model E-Commerce C2B

Sedangkan model ini adalah kemudahan dalam menawarkan jasa maupun produk kepada konsumen maupun individu maupun perusahaan tertentu yang membutuhkannya.  Dalam hal ini konsumen mendekati website yang menampilkan beberapa organisasi bisnis untuk layanan tertentu.

  1. Bussines To Administrasion

Jenis e-commerce ini mencakup semua layanan transaksi secara online antara perusahaan dan administrasi publik. Sistem online ini menjadikan proses administrasi menjadi sangat mudah karena perusahaan tidak perlu melakukan transaksi secara offline untuk mendapatkan layanan tertentu.

Tips Menjalankan Bisnis E-Commerce

Jika tertarik menjalankan usaha model bisnis e-commerce ini, simak info tips menjalankan sistem bisnis dibawah ini. Tips dibawah ini sangat bermanfaat bagi siapa saja yang akan memulai bisnis e-commerce yang sedang berkembang saat ini.

  • Pilih Produk. Sebagai langkah awal menjalankan bisnis tentu saja seseorang harus menentukan dan memilih jenis produk yang ditawarkan apakah bentuk jasa maupun produk
  • Menguji Produk. Model bisnis e-commerce ini sudah sangat moderen sayang sekali jika produk yang dijual dan dibeli dalam situs seperti tidak dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya. Agar bisnis e-commerce berjalan awet uji terlebih dahulu bagaimana ketahanan produk tersebut di pasaran.
  • Mendaftarkan Produk. Setelah melewati uji layak daftarkan segera produk yang akan dipasarkan agar tercatat resmi dan mudah dikenali para konsumen. Selain itu langkah ini merupakan cara efektif membuat produk memiliki lisensi tertentu.
  • Menentukan Metode Pembayaran. Pastikan promosi bisnis ini satu paket dengan sistem pembayaran tertentu sehingga tidak susah mengetahui sistem transaksi dalam bisnis ini apakah dengan menggunakan transfer antar bank atau sistem PayPal
  • Mengatur Mekanisme Supply Produk. Buatlah jadwal pengiriman produk yang telah dibeli oleh para konsumen. Dan gunakan pihak ketiga dalam proses pengiriman yang mudah, kompetitif, terjangkau dan tentunya lebih murah dan aman.

Itulah beberapa model bisnis e-commerce yang dapat dijadikan referensi memilih jenis usaha saat ini serta tips menjalankannya. Pastikan untuk mengetahui dan menguasai sistem bisnis e-commerce dengan baik agar mempermudah dan memperlancar jalannya  bisnis. Tips ini akan membantu meningkatkan ketelitian pemula dalam menjalankan bisnis. Tetap menjaga nilai kepercayaan konsumen serta kualitas produk adalah yang paling utama menjadi kunci sebuah bisnis.(slk)