Tidak menjadi asing lagi bagi kalangan rakyat Indonesia dengan julukan Indigo. Anggapan yang paling umum dalam masyarakat adalah menyakini bahwa indigo bisa meramal masa depan. Ada pula yang berpendapat bisa melihat hal-hal gaib hingga bahkan mengobati orang sakit. Lalu, bagaimanakah pandangan tentang anak indigo menurut Islam?

Mengenal Tentang Anak Indigo

Sebelum membahas tentang anak indigo menurut Islam, perlu diketahui terlebih dahulu apa itu anak indigo. Perihal mengenai anak indigo sendiri sering diangkat sebagai konten dalam siaran televisi. Dalam disiplin ilmu Psikologi, Indigo bisa disebut sebagai anak ESP (Extra Sensory Perception). Hal ini merujuk pada anak yang memiliki kemampuan lebih dalam mempersepsikan sesuatu. Seringkali pula anak yang seperti ini dikatakan memiliki indera keenam. 

Menurut Kartoatmodjo, dalam bukunya yang berjudul dasar-dasar Parapsikologi menjelaskan apabila anak ESP memiliki kemampuan pengamatan atau penglihatan di luar panca indera. Kemampuan tersebut bisa diperoleh dengan cara mengasahnya ataupun lewat bawaan yang diturunkan keturunannya. 

Pada dasarnya, anak indigo atau ESP ini dilandasi oleh kemampuan yang mungkin sudah terasah lewat latihan dengan guru dan lingkungan sekitarnya atau kemampuan dari keturunannya. Ilmuwan psikologi membaginya menjadi empat kategori untuk membedakan mengenai jenis-jenis anak indigo, antara lain:

  • Clairvoyance, yaitu kemampuan melihat kejadian, benda, atau orang di tempat yang tidak terjangkau;
  • Telephaty, dapat merasakan pikiran atau perasaan orang lain;
  • Precognition, bisa mengetahui kejadian-kejadian masa depan; dan
  • Retrocognition, yakni kemampuan melihat kejadian-kejadian masa lalu.

Dalam ilmu psikologi sendiri, sebagian besar pendapat tidak menyetujui apabila kemampuan ESP ini dilakukan pada hal-hal negatif. Hal ini dikarenakan dipandang dari kacamata psikolog, kemampuan ini dapat digunakan dalam pengobatan ataupun penetralan jiwa-jiwa seseorang yang menderita. Ini disebabkan karena kemampuan indigo seseorang lebih sensitif dan dapat melihat apa yang tak terlihat secara kasat mata. 

Pandangan Islam tentang Anak Indigo

Islam sebagai agama yang tetap bertahan pasti memiliki beberapa pandangan-pandangan terkait fenomena indigo ini. Dalam keyakinan Islam sendiri, ada hal-hal yang tak dapat dijelaskan dengan logika manusia. Kapasitas otak manusia tidak akan mampu memproses semua rahasia Allah yang ada di alam dunia ini. Oleh karenanya, berikut adalah beberapa pandangan tentang anak indigo menurut Islam:

  1. Islam Percaya pada yang Gaib

Secara umum, kemampuan seorang anak indigo meliputi pada hal-hal gaib. Islam sendiri pun meyakini bahwa hal gaib seperti itu memang ada. Hanya saja, karena stigma yang ada dalam masyarakat, anak indigo justru menjadi bulan-bulanan. Sebagian orang mungkin percaya dengan apa yang dikatakan, namun sebagian lagi bisa saja menolak. Hal ini dikarenakan tak ada yang bisa membenarkan apakah yang dikatakan oleh seorang anak indigo ini benar atau tidak.

  1. Karunia dari Allah SWT

Dalam sebuah kisah, pernah diceritakan bahwa seorang Nabi memiliki kemampuan memprediksi masa depan. Hal ini pun selaras dengan kemampuan seorang anak indigo. Hanya saja, perlu diperhatikan bahwa sebagai sebuah karunia dari Allah, hendaknya untuk bersikap arif dalam menggunakan kemampuan tersebut. Allah memberikan kemampuan kepada seseorang untuk melihat yang gaib merupakan sebuah karunia sekaligus ujian, apakah tetap menjaga iman atau tidak. 

  1. Kesesatan dari Iblis

Seperti yang kita ketahui, bahwa iblis merupakan golongan bangsa jin yang sudah berjanji kepada Allah untuk menyesatkan anak Adam (manusia). Menurut sebuah riwayat, iblis memiliki kemampuan untuk ‘mengintip’ kodrat Allah dan membisikkannya kepada manusia. Jika kasusnya demikian, maka kasus indigo yang seperti ini merupakan bentuk penyesatan yang dilakukan oleh iblis kepada manusia. Hal ini dapat merusak aqidah seseorang dan membuat orang terlena akan kemampuan yang dimiliki. 

Pandangan mengenai anak indigo dalam Islam bukanlah berarti anak tersebut sesat atau berbeda. Hanya saja, perlu dicermati lagi, dari mana asal kemampuan yang dimiliki oleh si anak ini. Apabila kemampuan tersebut datang bukan dari karunia Allah, melainkan dari bantuan iblis, maka hendaknya orang tua berupaya untuk melepaskan kemampuan anak tersebut. Oleh karenanya, sebagai orang tua perlu bersikap bijak dalam hal anak indigo ini. (slk)