Memulai usaha atau bekerja secara mandiri seringkali terkendala keterampilan yang kita miliki masih belum sesuai standar yang dibutuhkan dalam bisnis yang ingin ditekuni. Bekerja di sebuah perusahaan pun saat ini menuntut keterampilan yang mumpuni dari calon karyawannya. Banyak tempat pelatihan yang tersebar di berbagai wilayah baik di tingkat provinsi hingga kabupaten. Namun, untuk mengikuti pelatihan pada lembaga keterampilan tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit, terutama jika kita ingin mendapatkan sertifikat yang telah diakui sesuai standar nasional dibutuhkan biaya tambahan.

Kebutuhan dana untuk pelatihan cukup besar sementara dana yang dimiliki sangat terbatas. Lalu apa solusinya? Salah satu solusi untuk mendapat ketrampilan tanpa biaya adalah mencari tempat pelatihan yang sesuai standar nasional dan gratis. Ada dimana tempat seperti itu?

Pemerintah daerah menyediakan tempat pelatihan kerja yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) ada di tingkat kabupaten/kota. Program ini merupakan salah satu bentuk pelayanan pemerintah dalam bidang ketenagakerjaan kepada masyarakat. Program pelatihan gratis ini diselenggarakan untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan masyarakat yang biayanya berasal dari beban APBD/APBN. Warga dapat merasakan manfaatnya secara langsung dengan mengikuti berbagai kursus yang ditawarkan di masing-masing PPKD. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan keterampilan untuk bersaing dalam mendapat kesempatan kerja atau mampu bekerja secara mandiri. Berbekal keterampilan profesional bukan tak mungkin justru tercipta peluang-peluang usaha baru yang dapat menyerap tenaga kerja.

Pelatihan kerja memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya para pencari kerja untuk menjadi terampil, kompeten dan professional hingga sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja. Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD), merupakan program kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ditingkat provinsi dan kabupaten/kota yang berperan aktif dalam mengurangi angka pengangguran di wilayahnya, serta menjembatani antara kebutuhan dunia kerja dengan dunia pendidikan dengan meningkatkan kompetensi para pencari kerja.

Beberapa PPKD bahkan telah melakukan kerja sama dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja terampil. Selain menyerap tenaga kerja perusahaan mitra juga memberi berbagai masukan untuk peningkatan kualitas lulusan PPKD. Bukan hanya keterampilan teknis saja yang dibutuhkan dalam dunia kerja namun juga dari segi soft skill seperti motivasi kerja, disiplin dan juga etos kerja. Selain itu, kompetensi yang dibutuhkan juga sudah terstandarisasi sesuai standar nasional. Sertifikasi kompetensi kerja adalah proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi kerja Nasional Indonesia dan/atau international (PP No. 23 Tahun 2004). Sertifikasi kompetensi dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikasi kompetensi meningkatkan “daya jual” tenaga kerja karena kemampuannya sudah teruji sesuai standar yang telah ditetapkan. Memiliki sertifikat kompetensi atas kemampuan prosional yang sudah diakui juga akan meningkatkan rasa percaya diri. Memiliki keahlian yang telah tersertifikasi membuat tenaga kerja mampu bersaing dalam bursa tenaga kerja khususnya setelah pasar bebas diberlakukan. Para peserta pelatihan di PPKD pun diarahkan untuk mendapatkan sertifikasi yang sesuai dengan melakukan pelatihan, magang serta uji kompetensi. Lulusan PPKD akan memiliki daya saing yang tinggi dan terpercaya.

Masing-masing Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) memiliki program pelatihan yang berbeda-beda seusai dengan kondisi di wilayahnya. Jika di daerah tersebut banyak berdiri pabrik motor atau elektronik dan sejenisnya maka program pelatihan lebih banyak difokuskan pada bidang-bidang yang sesuai. Ada beberapa jenis program yang merupakan program regular seperti tata busana, tata boga, tata rias dan bahasa inggris.

Beberapa jenis pelatihan kejuruan yang diadakan PPKD:

  1. Operator komputer
  2. Teknik komputer
  3. Teknik elektronika
  4. Teknik las
  5. Teknik mekanik
  6. Bahasa Inggris
  7. Otomotif
  8. Tata boga
  9. Tata rias
  10. Tata busana

Anda bisa memilih program yang sesuai dengan tujuan anda, jika ingin memiliki ketrampilan untuk dapat menjadi perias pengantin maka sebaiknya anda mengikuti pelatihan Tata Rias. Jika ingin memiliki keahlian dan pengetahuan dasar memulai usaha catering/rumah makan anda bisa mengikuti kursus tata boga, pun jika anda ingin dapat bekerja di sebuah pabrik otomotif maka jurusan yang diambil adalah otomotif.

Pelayanan umum ini disediakan untuk bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Manfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian melalui program pemerintah yang satu ini. Meskipun gratis, program ini dilangsungkan dengan serius. Para tenaga pengajar adalah orang-orang yang ahli di bidangnya dan sudah memiliki sertifikasi.

Syarat yang dibutuhkan untuk mengikuti pelatihan gratis di PPKD tidak rumit, hanya foto copy KTP, ijazah terakhir dan pas foto terbaru. Jika telah menyelesaikan program peserta mendapat sertifikat yang bisa digunakan untuk keperluan mencari kerja maupun sebagai bukti kelulusan. Anda dapat menghubungi PPKD yang ada di wilayah masing-masing untuk mendapat informasi mengenai jenis pelatihan serta waktu pendaftaran.(em)