Kesehatan merupakan nikmat yang amat berharga dan faktor penting dalam mencapai kebahagiaan hidup. Salah satu upaya untuk menjaga kesehatan adalah dengan memperhatikan pola makan sehari-hari. Karena jika pola makan seseorang tidak sehat, maka akan berisiko munculnya berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes mellitus atau penyakit gula.

Diabetes Mellitus atau sering disebut the silent killer, karena penyakit ini dianggap sebagai pembunuh yang tersembunyi dan muncul secara tiba-tiba. Diabetes juga termasuk penyakit kronis (menahun) dan akan berdampak serius jika tidak ditanggulangi dengan baik, seperti terjadi gagal ginjal, stroke, penyakit jantung dan lain-lain.

Di Indonesia, diabetes merupakan faktor penyebab kematian kedua ketelah stroke. Oleh karena itu, upaya penanggulangan penyakit diabetes harus dilakukan secara tepat dan serius, karena diabetes adalah penyakit yang tidak dapat dapat disembuhkan dan berlangsung seumur hidup, namun diabetes dapat dikontrol agar tidak terjadi komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan.

Cara yang efektif dalam mengontrol diabetes adalah dengan merencanakan pola makan (diet yang sesuai dengan jenis penyakit). Hal ini sangat penting karena dengan diet yang tepat, maka akan sangat membantu dalam proses pemulihan dan menjaga kadar gula darah tetap normal. Oleh karena itu, dalam ilmu gizi dikenal istilah diet khusus, yaitu diet yang diatur khusus untuk berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah penyakit diabetes mellitus.

Dalam diet khusus diabetes mellitus dipaparkan berbagai prinsip diet, tujuan diet, syarat diet, makanan yang dianjurkan maupun tidak bagi penderita diabetes dan sebagainya. Informasi ini sangat penting dan berguna bagi penderita diabetes maupun keluarga dalam merawat pasien yang terkena diabetes. Dengan menerapkan diet yang tepat, diharapkan pasien diabetes dapat hidup normal seperti sedia kala dan tetap produktif dalam menjalani hidup. Kunci utamanya adalah disiplin dalam memperhatikan asupan makanan dan berkonsultasi dengan ahli gizi maupun dokter jika diperlukan.

 

Unduh artikel (part 01, part 02)