Oleh Resi G. Prasasti

Dalam sebuah kesempatan saya diundang hadir dalam roadshow sosialisasi SEREMPAK. Bertempat di Hotel Sari Pan Pacific, Thamrin, Jakarta pada 1 Agustus lalu, para undangan hadir dalam sosialisasi SEREMPAK yang bertema “Pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pemberdayaan Perempuan”. Para undangan diajak untuk mengenal apa itu SEREMPAK dan Jakarta menjadi kota ketiga roadshow ini.

Acara dibuka dengan menyanyi lagu Indonesia Raya bersama dan melihat pertunjukkan Tari Ganjen Kipas dari Budaya Betawi yang memukau. Dibawakan oleh tiga penari perempuan yang menandakan bahwa perempuan aktif yang berkesenian.

Ratna Susianawati selaku Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyampaikan di awal acara roadshow SEREMPAK ini adalah bagian dari acara kesetaraan gender dalam bidang teknologi dan informasi. Peran TI sudah sangat terbukti ampuh dalam menyambung komunikasi dan interkonekfitas dari seluruh penjuru.

pengisi-acara

Apa itu SEREMPAK?

SEREMPAK yang awalnya bernama ICT For Women adalah Portal interaktif yang memberikan fasilitas diskusi terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dipandu oleh para pakar dibidangnya. Bagi KPPPA, SEREMPAK merupakan program untuk mempermudah akses internet yang baik dan murah agar mudah dijangkau serta dapat dimanfaatkan dan mendorong munculnya ide kreatif para perempuan di Indonesia.

Lebih singkatnya agar perempuan ”melek teknologi” untuk menyebarluaskan informasi program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dan perlindungan anak yang berbentuk pemerintahan dan non pemerintah serta meningkatkan akses dan partisipasi perempuan dalam program pengembangan masyarakat, khususnya bagi perempuan dan perlindungan anak dengan efektif, efisien, kreatif dan mudah.

Perempuan dan Teknologi

Perempuan sebenarnya sudah “melek teknologi”. Faktanya penetrasi pengguna Internet di Indonesia lebih banyak perempuan dibandingkan laki-laki (perempuan 51% dan laki-laki 49%) Perempuan lebih banyak aktif media sosial yang diakses melalui smartphone dengan persentase 85%, melalui laptop/notebook sebanyak 32% , pc/komputer sebanyak 14%, dan akses melalui tablet 13%. Pentingnya teknologi bagi perempuan ternyata dapat meningkatkan kepercayaan diri.

Sebanyak 72% pengguna facebook adalah perempuan, yang membuktikan dengan teknologi dapat menjalin komunikasi dan saling membantu sesama perempuan di lingkungan serta pengawasan bersama kepada anak-anak.

Dengan teknologi perempuan juga bisa melakukan usaha untuk membantu perekonomian keluarga. Jumlah UKM (Usaha Kecil Menengah) selama ini 60% didominasi oleh perempuan dan artinya pengguna belanja online juga mayoritas 53% adalah perempuan. Perempuan lebih jeli dalam melihat peluang. Untuk itu SEREMPAK juga sangat mendukung perempuan untuk terus meningkatkan UKM. Hal ini ditunjukkan dengan adanya Laman UKM di portal SEREMPAK yang memprioritaskan UKM dengan produk lokal.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo RI) mempunyai program yang senada mendukung UKM di Indonesia yaitu program 1000 technopreneur, 1 juta nama domain gratis & 8 juta UKM yg berakselerasi internet. 1 juta nama domain dari Kominfo diberikan gratis kepada UKM, sekolah, pesantren dan komunitas. Selain itu Kominfo juga mengeluarkan sertifikat elektronik digital keandalan untuk setiap toko online agar lebih mempermudah transaksi dan menjaga kepercayaan antara penjual dan pembeli dalam bertransaksi online.

20160801_105401

Misi dan Visi SEREMPAK

SEREMPAK mempunyai misi dan visi meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan memanfaatkan TIK untuk perempuan sehingga dapat lebih produktif dalam semua sisi kehidupan sehari-hari serta membangun dan mengoperasikan portal TI untuk perempuan dgn fasilitas. Informasi dan berita tentang kegiatan terkait, artikel tentang TIK dan topik terkait perempuan dan forum sebagai sarana diskusi yang dimoderatori oleh pakar.

KPPPA dan IWITA (Indonesian Women IT Awareness) adalah Penasehat SEREMPAK. KPPPA mempunyai goal utama yaitu yang disebut 3ends: mengakhiri 3 hal buruk yang berkaitan dengan perempuan, mengakhiri human trafficking, mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan mengakhiri kesenjangan ekonomi perempuan Indonesia.

Nova Eliza yang hadir menuturkan kegiatannya sebagai penggagas Suara Hati sangat mengerti pentingnya teknologi bagi perempuan. Teknologi menjadi wadah untuk Suara Hati mengeluarkan isi hatinya dan isi hati para perempuan lainnya yang mengalami kekerasan dan menjadi tempat para korban kekerasan perempuan untuk saling bertukar cerita sebagai bentuk menguatkan diri atau trauma healing.

Dengan antusias Nova Eliza dalam programnya mengajak 60 public figure untuk ikut bersuara menghentikan kekerasan terhadap perempuan. Kampanye Nova Eliza bersama 60 public figure disampaikan dalam bentuk seni foto. Perlu kita apresiasi juga Suara Hati mempunyai target dalam melalukan fund raising untuk membangun rumah singgah bagi korban kekerasan terhadap perempuan.

SEREMPAK untuk Semua

Sesuai dengan tujuan, misi dan visi SEREMPAK yang sudah disebutkan sebelumnya, SEREMPAK memang untuk semua. Siapa saja bisa bergabung dengan SEREMPAK, berbagi cerita, ide, ide usaha, mempromosikan produk UKM yang dimiliki, IPTEK, Karir & Usaha, Ibu & Anak, Kesehatan & Kecantikan, Hukum & Kebijakan, Layanan Umum, semuanya ada di portal SEREMPAK.

Dalam acara sosialisasi SEREMPAK, 10 blogger yang maju akhirnya berkomitmen untuk mengisi konten SEREMPAK dan acara dimeriahkan dengan penampilan Windy Yunita serta pembagian hadiah untuk games tebak karakter dan live tweet. -RGP-

roadshow-serempak

 

 

Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis SEREMPAK