KPPPA

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

Menteri PP dan PA: Selamat Hari Anak Nasional, Wujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak

Siaran Pers Nomor: 69/Humas KPP-PA/07/2015

      Timika (23/7) Tanggal 23 Juli, setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Acara puncak peringatan Hari Anak Tahun ini menurut rencana akan dilaksanakan di Istana Bogor serta akan dihadiri oleh Bapak Presiden beserta Ibu Negara, Iriana Widodo. Acara puncak ini juga akan melibatkan kurang lebih 2000 anak Indonesia yang dikemas secara khidmat dan sederhana. “Selamat Hari Anak Nasional, Majulah Anak-Anak Indonesia Tercinta”, ucap Menteri PP dan PA, Yohana Yembise kepada seluruh anak Indonesia di seluruh pelosok nusantara.

 

Anak Indonesia memiliki jumlah yang sangat besar yaitu 34 % dari total penduduk Indonesia atau sekitar 82 juta orang, dan mereka harus dipersiapkan sejak usia dini agar kelak menjadi sumber daya manusia yang berkarakter kuat, yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, yang unggul dan berdaya saing, dan mereka dapat menjadi agen perubahan di masa depan. Anak merupakan cermin masa depan dan merupakan generasi penerus bangsa. Faktanya, Saat ini anak masih mengalami berbagai macam masalah yang dapat menghambat tumbuh dan kembangnya. Permasalahan yang sangat krusial adalah masalah kekerasan, anak yang berkonflik dengan hukum, pengasuhan yang tidak optimal, Napza, anak korban pornografi, anak dengan HIV AIDS merupakan masalah yang harus segera ditangani.

 

Undang-Undang Dasar 1945, mengamanatkan bahwa setiap anak memiliki hak untuk kelangsungan hidupnya, hak untuk tumbuh dan berkembang, serta hak untuk mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi. Untuk itu, Hari Anak Nasional hendaknya dijadikan sebagai momentum bagi kita semua, seluruh unsur masyarakat, mulai dari orangtua/keluarga, masyarakat (guru, tokoh masyarakat, tokoh agama, dll), dunia usaha, dan pemerintah untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak anak dan memberikan perlindungan kepada anak. Perlu dikembangkan Kelompok Perlindungan Anak di tingkat yang paling kecil yaitu Desa, diharapkan masyarakat dan pemerintah mampu mengenali potensi dan ancaman terhadap tumbuh kembang dan perlindungan anak di masing-masing desa.

 

“Saya menghimbau Kepada para pemimpin daerah, pemimpin instansi, baik pusat maupun daerah, marilah segera kita wujudkan Indonesia yang layak untuk anak mulai dari tempat kita bekerja masing-masing”, pungkas Menteri PP dan PA.

 

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3456239,

e-mail : humas.kpppa@gmail.com

DSC_1957 IMG_1869