Oleh Jun Winanto

Perempuan ada untuk dilindungi dan disayangi, bukan untuk dieksploitasi”-Anonymous

Perempuan, punya peran besar dalam kehidupan, tak melulu sebagai ibu untuk keluarga, tetapi juga dapat menjadi pelaku usaha di dunia kerja juga peran sosial di tengah-tengah masyarakat. Hal itu yang membuat teknologi informasi bisa menjadi alat yang dapat membantu perempuan untuk mendukung setiap aktivitas yang dilakukan.

Dunia terus berkembang dan berubah, terutama dalam teknologi informasi dan komunikasi. Perempuan, sebagai orang yang pertama kali menerima dampak perubahan teknologi tersebut. Mau tidak mau mereka harus cepat beradaptasi mengikutinya.

Dari perkembangan dan perubahan zaman, pengguna internet justru banyak ditemukan pada perempuan dibanding laki-laki. Kebanyakan, perempuan-perempuan pengguna internet tersebut tinggal di daerah urban. Akan tetapi, sebagian perempuan-perempuan itu dari sisi pengetahuan, kemampuan, juga kesempatan akses untuk teknologi masih rendah.

Ada banyak faktor yang memberi pengaruh untuk itu, antara lain banyaknya beban yang ditanggung perempuan dalam kehidupan, akses atau kepemilikan teknologi yang rendah, dan masalah pengetahuan serta keterampilan di bidang teknologi informasi yang juga masih rendah.

Teknologi Informasi dan Komunikasi begitu banyak dirasakan manfaatnya untuk beragam keperluan. Oleh karena itu, perempuan-perempuan Indonesia harus dibangun kekuatan dan kemampuannya melalui berbagai pelatihan, yang memang dikhususkan untuk bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Hal itu untuk menghindari wanita dari ketertinggalan dalam akses teknologi yang semakin berkembang. Tak dapat dipungkiri, dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuat perubahan di segala bidang kehidupan, tak terkecuali perempuan, baik yang bekerja maupun sebagai ibu rumah tangga.

Perempuan-perempuan Indonesia diharapkan dapat melek teknologi (e-literate), artinya, perempuan tak hanya tahu menggunakannya, tetapi juga paham cara memanfaatkannya secara baik, bijak, dan benar. Diharapkan, dengan banyaknya perempuan yang paham dan melek teknologi dapat punya kemampuan yang juga bisa berperan di semua lini kehidupan.

IMG-20160820-WA0011

Pentingnya Teknologi Bagi Perempuan

Perkembangan teknologi tak dapat dihindarkan dari kehidupan. Dengan teknologi, akses kehidupan semakin dipercepat dan dipermudah. Otomatis, kita tidak dapat menghindari pentingnya perubahan zaman berkaitan dengan teknologi. Hal ini memberikan cara-cara baru dalam kehidupan kita untuk cepat belajar, mengikuti perkembangan teknologi, melek dunia internet, terutama untuk kaum perempuan.

Perempuan di dunia sebagai pengguna terbesar teknologi. Manfaatnya sangat mereka rasakan. Teknologi bagi perempuan dapat dijadikan sebagai upaya pengembangan diri dan meningkatkan kepercayaan diri. Betapa tidak, perempuan-perempuan yang menguasai teknologi, otomatis kepercayaan diri mereka akan meningkat.

Perempuan tak dapat dipisahkan dengan “berbagi”. Saling komunikasi dan sharing bersama teman-teman tak harus melalui kopi darat. Teknologi mendekatkan mereka yang jauh dan lebih merapatkan perempuan yang dekat kepada teman-teman mereka.

Dunia usaha pun semakin berkembang. Kini perempuan tak perlu repot-repot untuk bekerja secara kantoran. Teknologi membuka wawasan mereka untuk terus mengikuti perkembangan zaman. Perempuan dapat melakukan usaha tanpa mengurangi perhatian kepada keluarga. Internet membuat perempuan-perempuan semakin berjaya. Dunia usaha dan kerja bukan lagi menjadi hal-hal yang merepotkan perempuan. Semua dapat dijangkau.

Perempuan, sebagai istri juga ibu dari anak-anaknya. Pendamping paling setia dan sabar terhadap anak-anak dalam memberikan pengertian pelajaran hidup. Perempuan sebagai orang yang mampu menyambung lidah pendidikan juga teknologi dalam bentuk pola asuh dan pemanfaatan teknologi kepada anak-anaknya.

Dengan begitu, anak-anak akan tahu mana yang harus dilihat dan tidak. Peran perempuanlah untuk mendidik anak-anak mereka agar terhindar dari teknologi yang tidak tepat sasaran. Artinya, perempuan punya peran lebih di dalam teknologi dan tentunya didukung oleh suami serta lingkungan.

Kecanggihan teknologi kini tak perlu diragukan. Dengan begitu, perempuan-perempuan yang berdaya saing tinggi dapat terus menambah pengetahuan mereka berkaitan dengan teknologi. Oleh karena itu, kontribusi perempuan yang melek teknologi akan sangat diharapkan oleh lingkungannya. Contoh, memberikan pelatihan mengenal internet dasar kepada perempuan-perempuan lainnya.

Internet,bagi sebagian perempuan sangat diperlukan. Internet menjadi ajang bagi perempuan untuk berkomunikasi. Mereka yang tinggal di luar negeri atau di dalam negeri tetapi jauh dari keluarga, tentunya dengan keberadaan teknologi menjadi sarana komunikasi efektif dan efisien tanpa buang biaya. Ya, media sosial contohnya. Itu menjadi sarana paling cepat dalam berkomunikasi antarperempuan dan siapapun.

Perempuan Indonesia cerdas-cerdas dan cepat belajar. Untuk menambah pengetahuan browsing melalui internet, seperti pengetahuan mengenai kesehatan, kecantikan, begitu pun untuk transaksi secara daring (online). Kini mereka tak perlu repot harus ke pasar. Teknologi daring menciptakan kenyamanan tersendiri untuk perempuan Indonesia

Perempuan disinyalir agak malas baca Koran. Akan tetapi, dengan adanya telepon pintar justru memberi dampak positif. Perempuan-perempuan semakin berwawasan dan memiliki pengetahuan serta ketertarikan untuk mengakses berita. Dengan teknologi ini, dari ketekunan dan ketelitian seorang perempuan dapat membantu masyarakat melalui ide-ide yang disebarkan.

Tak dapat dipungkiri, teknologi membuat perempuan semakin lincah dan gesit dalam mencari peluang usaha. Pengetahuan perempuan dengan teknologi membuat mereka tak mau tinggal diam. Tak bisa dihindari pula teknologi memberikan kepuasan kepada perempuan dalam melihat dan mendidik anak-anak mereka. Banyak cerapan ilmu dan pengetahuan yang mereka peroleh.

Komunikasi, ini sudah menjadi naluri perempuan sejak dahulu. Perempuan memiliki naluri lebih dibanding pria untuk selalu berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Teknologi Informasi dan Komunikasi Justru membantu memfasilitasi mereka untuk berkomunikasi.

IMG-20160820-WA0026

Untuk hal ini, SEREMPAK (Seputar Perempuan dan Anak) begitu konsen dalam meningkatkan akses perempuan kepada teknologi dan informasi melalui roadshow-nya. Martha Simanjuntak, sebagai ketua Pokja SEREMPAK sekaligus Founder IWITA (Indonesian Woman IT Awareness) dan juga CEO IWITA Business Consultant sangat gencar memberikan ilmu dan pengetahuan mengenai teknologi kepada perempuan-perempuan Indonesia.

Diakuinya, sejak dahulu perempuan Indonesia punya jiwa tangguh dan mandiri yang sangat kuat dalam membangun ekonomi keluarga. Selain sebagai ibu, perempuan dapat pula sebagai ayah. Kodrat mereka sebagai perempuan bukan kerikil tajam yang dapat mengganggu aktivitas mereka di luar rumah. Artinya, perempuan dapat berperan ganda.

Bagaimanapun sulitnya kehidupan, dan apapun pendidikan yang mereka dapatkan, perempuan harus tetap terdidik dan punya pendidikan. Karena, perempuan-perempuan yang berpendidikan dan pintar akan dapat melahirkan generasi penerus mereka yang pintar pula.

Dalam dunia teknologi, baik itu internet dan segala hal yang berbau teknologi hampir rata-rata dapat dikuasai oleh perempuan, baik itu ibu rumah tangga, pelaku usaha, perempuan bekerja, aktivis, maupun pelajar.

SEREMPAK, membantu perempuan-perempuan Indonesia dalam pemberdayaan dan pembelajaran tekonologi informasi di segala bidang. Hal ini dilakukan agar perempuan-perempuan Indonesia dapat memiliki daya saing dan mampu berkontribusi lebih banyak di dalam negeri.

Tak jarang, SEREMPAK harus memberikan pengertian lebih kepada perempuan yang memang jarang tersentuh teknologi. Karena, persepsi perempuan selama ini mengenai teknologi adalah dunianya laki-laki. Apalagi dari sisi bahasa. Perempuan yang tidak paham bahasa asing akan kesulitan saat pertama kali memegang gadget atau komputer mereka.

Terkadang, lembaga pendidikan atau juga tingkat pendidikan seorang perempuan mempengaruhi cepat atau lambat mereka dalam menggunakan teknologi. Ditambah ada pula keluarga yang anti terhadap kemajuan teknologi. Tantangan SEREMPAK harus memberi keyakinan lebih untuk hal ini.

Gender masih dipermasalahkan, SEREMPAK juga ikut berperan serta dalam menepis isu gender yang memarjinalkan perempuan. Perempuan bukan objek, tetapi perempuan setara dengan pria. Banyak kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga menimpa perempuan. SEREMPAK-lah melakukan upaya pendampingan kepada perempuan untuk mendekatkan diri mereka kepada teknologi yang dapat membantu perempuan secara cepat.

Pendidikan yang lebih tinggi, karena isu gender, perempuan seperti disingkirkan. Padahal, siapapun berhak beroleh pendidikan hingga level yang lebih tinggi. Kini, perempuan-perempuan Indonesia tak perlu khawatir, perempuan di mana saja dapat beroleh akses teknologi dan pendidikan setara laki-laki.

Hubungan suami istri, baik itu perselingkuhan maupun nikah siri bermula dari teknologi. SEREMPAK memberikan pendampingan untuk hal ini. Peran SEREMPAK dalam mengakomodir aktivitas dan melakukan pengenalan teknologi kepada perempuan semakin disambut hangat dan baik oleh masyarakat.

SEREMPAK membuat gebrakan dalam dunia perempuan Indonesia agar perempuan berdaya tetapi tidak melawan kodratnya. Martha Simanjuntak bersama rekan-rekannya, antara lain Mba Ani Berta dan Mba Yulia Rahmawati, berkontribusi besar untuk memajukan dan membukakan mata perempuan-perempuan Indonesia dengan teknologi.

Perempuan-perempuan Indonesia tak usah risau, SEREMPAK dapat menjembatani akses teknologi Anda. Perempuan Indonesia cerdas dan berdaya dapat mengkases website SEREMPAK di www.serempak.id . Anda dapat bertukar pikiran lewat apa saja kepada SEREMPAK. Majulah perempuan-perempuan Indonesia.

IMG-20160820-WA0027