Bogor memang identik dengan Kebun Raya, Istana Kepresidenan dan juga wisata kuliner. Tapi, coba sempatkan juga mampir di Tamansari. Konon, banyak hal-hal ajaib terjadi di sini, lho!   

Lokasi Tamansari, tempat wisata sejarah ini memang agak tersembunyi karena berada di pemukiman penduduk. Obyek wisata yang dulunya merupakan tempat mandi para putri kerajaan Pakuan Pajajaran ini terlihat seperti bukan tamansari, tetapi berupa kolam ikan. Kolam berukuran kurang lebih 45 x 15 m ini tidak pernah mengering, karena mendapat aliran air dari mata air di sekitar daerah sana, di antaranya dari mata air Sumur Jalatunda.

Bagian tepi kolam diperkeras dengan susunan batu-batu alami. Di tengah kolam ada dua batu menyembul, dan di salah satu tepi kolam ada batu-batuan yang tersusun rapi. Air kolam tidaklah merembes ke luar, padahal lahan di sisi utara, timur, dan selatannya lebih rendah dari kolam. Ikan-ikannya pun konon bisa menghilang, dan hanya dapat diambil bila sudah ada wangsit atau petunjuk.

 

Tidak jauh dari kolam, sekitar 20 meter, ada mata air Sumur Jalatunda. Sumur yang berukuran 2m x 1 m dengan kedalaman 1,5 m ini, sampai sekarang masih mengeluarkan mata air. Tamansari Sri Bagenda dan Sumur Jalatunda ini sangat mudah dijangkau oleh para wisatawan. Letaknya tidak jauh dari jalan desa yang dilalui oleh kendaraan angkutan umum.tamansari

Bagi yang datang dari Jakarta, bisa naik KRL, kemudian turun di stasiun Bogor. Dari stasiun Bogor naik Angkot 02 arah BTM, dari sana kemudian mencari Angkot 05 BSR lalu berhenti di Masjid Tamansari, Pasireurih. Tidak jauh dari masjid, kita bisa berjalan menuju Tamansari Sri Bagenda. Ada petunjuk arah warna biru untuk masuk gang seputar komplek Tamansari yangsudah menjadi perumahan penduduk. Untuk lebih jelasnya bisa sambil bertanya pada warga setempat akan Tamansari dan Sumur Jalatunda.(yr)

situs-jalatunda