Apabila  ingin mendirikan bangunan seperti rumah, ruko, kantor atau gedung lainnya, wajib memiliki aspek legalitas yang jelas agar tak dianggap sebagai bangunan tidak berizin atau liar. Seperti yang tercantum dalam Undang-undang nomer 28 tahun 2002 tentang bangunan yang menyatakan bahwa izin mendirikan bangunan adalah perizinan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah kepada pemilik bangunan untuk membangun, mengubah, memperluas, mengurangi atau mengubah fungsi bangunan yang telah didirikan.  

Mengapa Izin Mendirikan Bangunan sangat Dibutuhkan

Ada banyak berita tentang rumah atau bangunan yang dirobohkan secara paksa oleh pemerintah karena ada pelebaran jalan. Mengapa hal itu bisa terjadi? Pada umumnya, hal tersebut biasa  terjadi karena sang pemilik bangunan tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). Banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa mengantongi izin mendirikan bangunan adalah sangatlah penting. Beberapa poin di bawah ini merupakan pentingnya pengurusan IMB sebelum mendirikan bangunan, antara lain:

1. Perlindungan Hukum  secara Maksimal terhadap Bangunan

Izin mendirikan bangunan adalah sebagai kepastian dan perlindungan hukum pada bangunan agar ketika bangunan tersebut sudah berdiri , tidak akan mengganggu bahkan merugikan kepentingan orang lain. Misalnya peruntukkan lahan untuk kawasan industri, maka suatu perusahaan bisa mendirikan gedung atau pabrik dengan IMB yang menyatakan bangunan Los Kerja atau Gudang. Dengan kata lain, IMB akan melegalkan suatu rencana bangunan sesuai Rencana Tata Ruang Tata Wilayah yang telah ditentukan .

2.Harga Jual Properti secara Otomatis Meningkat

Jika suatu properti tidak memiliki izin mendirikan bangunan, maka nilai dari properti tersebut akan berkurang. Bangunan yang memiliki IMB memiliki harga jual lebih tinggi dari pada yang tidak. Dengan kata lain, IMB juga menjadi salah satu syarat legalitas transaksi jual beli properti.

3.Menjadi Dokumen Pendukung Jaminan Anggunan di Bank

Saat benar-benar terdesak, IMB bisa menjadi salah satu dokumen yang dapat dijadikan jaminan apabila ingin mendapatkan kredit di bank. Agar dapat memberikan penilaian tentang tanah dan bangunan, biasanya bank membutuhkan IMB. Kepemilikan IMB berpengaruh terhadap peningkatan nominal kredit di bank karena adanya kejelasan payung hukum yang dimiliki bangunan. Dengan adanya IMB, pihak bank akan mengetahui prospek dari anggunan yang dijaminkan.

4.Kemudahan Peningkatan Status Tanah

Dengan memiliki IMB maka akan diberikan kemudahan peningkatan status tanah. Perubahan status kepemilikan atas tanah dari HGB menjadi Hak Milik bertujuan untuk memperjelas status hukum kepemilikan suatu properti. Tentu saja prosesnya tidak sesulit yang dibayangkan, karena izin mendirikan bangunan merupakan salah satu syarat administrasi yang perlu dipersiapkan dalam proses ini.

5.Informasi Peruntukan dan Rencana Jalan.

Beberapa kasus mungkin saja bisa terjadi dikemudian hari apabila memiliki bangunan tinggal yang tidak ber IMB. Misalnya terjadinya pelebaran jalan yang akan dicanangkan oleh pemerintah, dan bangunan yang tidak ber IMB mau tidak mau apabila dibutuhkan untuk pelebaran harus terpaksa dibongkar. Apabila rencana pemerintah terhadap area sekitar bangunan diketahui sebalumnya, pemilik bangunan akan bisa menyesuaikan dengan rencana yang ada sebelum membangun propertinya. Bahkan, jika memang terpaksa bangunan perlu dibongkar, bangunan yang ber IMB akan mendapatkan nilai kompensasi yang sangat tinggi karena sudah jelas legalitasnya.

Konsekuensi untuk Bangunan yang tidak Memiliki IMB

IMB itu sendiri masih dianggap tidak terlalu penting oleh masyarakat. Namun, belum banyak yang mengetahui apa konsekuensi jika tidak memiliki IMB? Apabila ditemukan bangunan yang tidak layak fungsi dan tidak bisa diperbaiki atau menimbulkan bahaya bagi sekitarnya, maka sanksinya adalah pembongkaran bangunan. Selain itu apabila akan melakukan transaksi jual beli, akan adanya pengenaan denda sebesar 10% dari nilai bangunan. Jadi, konsekuensi tidak memiliki izin mendirikan bangunan adalah sanksi yang bersifat mutlak dan harus dipenuhi siapa saja yang melanggar.

Dapat disimpulkan, izin mendirikan bangunan adalah sebagai perlindungan hukum maksimal bagi bangunan dan memiliki fungsi yang sangat penting karena berpengaruh pada nilai ekonomis properti itu sendiri. Kewajiban untuk melengkapi setiap bangunan baik itu rumah hunian, kantor, hotel dan tempat usaha dengan legalitas IMB berlaku untuk semua orang atau pelaku usaha tanpa ada pengecualian.(nkh)