Oleh Avy Chujnijah

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau yang disingkat KPPPA, mencoba mengajak para perempuan Indonesia untuk tanggap dengan teknologi yang semakin canggih. Lewat kegiatan yang mengambil tema “Menjaring UKM dengan Serempak”, dilaksanakan pada hari Senin 25 Juli 2016 di Hotel Mercure Mirama Surabaya. Memberikan sosialisasi serempak kepada organisasi perempuan yang terdiri dari UKM dan professional supaya bisa menggunakan serta memanfaatkan teknologi serta informasi di era yang semakin modern ini.
Seperti yang tertera pada undangan, acara akan dimulai pada pukul 9 pagi. Para peserta diharapkan hadir 30 menit sebelumnya. Sebelum masuk ke ruangan, saya sempat melihat beberapa UKM turut memeriahkan acara dengan memajang produk-produk mereka. Salah satunya seperti foto di bawah ini adalah berupa produk minuman herbal. Sepertinya sekarang minuman herbal memang lagi digemari, baik itu berupa minuman tradisional seperti jamu-jamuan maupun minuman modern seperti yoghurt. Hampir di semua restoran juga menyajikan minuman herbal sebagai salah satu pilihan.
Sebelum acara inti dimulai, ibu Martha Simanjuntak dari Iwata Jakarta menyapa para peserta, blogger dan undangan. Serta membagikan pengalaman tentang bagaimana cara menjaring peluang untuk UKM. Di samping itu, beliau juga bagi-bagi hadiah buat para peserta roadshow yang bisa menebak pertanyaan dari beliau seputar kegiatan pada pagi hari itu dan website Serempak.
Selanjutnya, para peserta dipersilahkan untuk menikmati sessi coffee break, yang sudah disediakan kopi, teh dan makanan kecil untuk mengisi perut yang biasanya mudah keroncongan kalau di pagi hari. Sambil mengisi data dan kuesioner yang nantinya harus dikembalikan ke panitia.

Tidak lama kemudian acara pun dimulai. Sebagai pembuka, disajikan Tari Remo, yang merupakan tarian tradisional dari Jawa Timur. Dibawakan oleh siswi-siswi dari SMA Muhammadiyah Surabaya. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan yaitu Indonesia Raya.

serempakavy
Selanjutnya, wakil dari KPPPA Jawa Timur memberikan sambutan yang isinya antara lain. Melalui event SEREMPAK ini, diharapkan kepada semua perempuan bisa paham dan memanfaatkan teknologi, sehingga kesenjangan gender di bidang IT tidak akan terjadi lagi. Karena baik pria maupun wanita mempunyai hak untuk mengakses dan menggunakan teknologi informasi.
Menginjak diskusi, acara akan di pandu oleh moderator Hadiatul Hikmah SH yang juga owner dari Selaris.
Kesempatan pertama diberikan kepada ibu Ratna Susianawati – Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Infrastuktur dan Lingkungan KPPPA (Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI).
Beliau menyampaikan bahwa di Surabaya ini merupakan roadshow yang kedua setelah seminggu yang lalu baru kembali dari Makasar, Sulawesi Selatan. Sedangkan untuk roadshow terakhir akan dilaksanakan di kota Medan. KPPPA sangat concern untuk mulai menyebarluaskan berbagai program yang sudah mulai membranding komunitas. Bagaimana mewujudkan program kebijaksanaan yang bisa didukung oleh masyarakat, karena menyadari masih banyak keterbatasan.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangatlah penting di jaman sekarang yang serba canggih ini. Pengguna internet di Indonesia berjumlah 88,1 juta orang. 51% adalah laki-laki dan 49% adalah perempuan. Oleh sebab itu, beliau menghimbau para perempuan Indonesia untuk memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan bisnis. Perempuan bisa berkontribusi aktif dalam bidang ekonomi dengan internet yang handal. Kesetaraan gender maksudnya adalah semua status manusia, laki-laki, perempuan, anak, difable, lansia dan lain-lainnya. Untuk tema kali ini yang diangkat adalah perempuan, karena kondisi dan keberadaannya dalam potensi pembangunan bisa maksimal dalam berkontribusi.
Yang tidak kalah menarik adalah dalam perdagangan bebas MEA, banyak proses migrasi tenaga kerja. Di Jawa Timur banyak tenaga kerja dari Malaysia, Thailand, China. Menjadi pertimbangan kita hars mempunyai daya saing yang kuat. KPPPA juga mengembangkan industri rumahan yang lebih banyak didominasi produk makanan, handycraft dan herbal (jamu2 tradisional).

Narasumber yang kedua adalah ibu Sry Rahayu SE yang minta kepada moderator untuk dipanggil Ayu. Beliau adalah owner dari PT. Panca Aryns dan Aryns Farm. Menurut Bu Ayu, media sosial sangat membantu sekali dalam hal promosi produk.

Tetapi masih banyak hambatan yang dia terima dalam hal berbisnis yang menggunakan teknologi internet, biasanya adalah dari :

1. Team, ketika merekrut karyawan tapi kemampuan mereka hanya dalam urusan yang berkaitan dengan komunikasi online atau chatting. Tetapi ketika harus memberikan laporan pekerjaan, maunya dengan mencetak.
2. Mitra Kerja, yang retail rata-rata dari kota kecil seperti Pasuruan atau Ponorogo. Yang belum menggunakan email dalam urusan bisnis. Jadi masih harus memberi masukan kepada mitra kerja untuk menggunakan teknologi internet.

Sedangkan strategi untuk kelangsungan usaha menurut beliau yang terpenting diantaranya adalah promosi, jaringan dan SDM.

Narasumber yang ke-3 adalah ibu Ina A. Murwani, MM. MBA sebagai Deputy Head of Marketing BINUS Business School Jakarta. Beliau mengatakan bahwa brand bukanlah sekedar nama, tetapi seperti manusia, harus mempunyai kepribadian. Supaya bisa mudah menjalin hubungan dengan konsumen.
Hal yang perlu diingat ketika akan promosi adalah yang dipromosikan itu adalah brand. Bukan produk. Jadi sebelum promosi harus dilihat, apakah produknya sudah tepat, baik dari segi nama, rasa maupun kemasannya. Sedangkan bisnis lewat online tetaplah bisnis. Harus siap untung dan siap rugi. Makanya jangan tanggung-tanggung. Jangan takut menjual barang yang mahal, asal sesuai dengan target market.
Menutup acara, ibu Martha Simanjuntak yang juga Founder Iwita (Indonesian Woman IT Awareness) memperkenalkan portal interaktif sebagai media komunikasi seputar Perempuan dan Anak yaitu www.serempak.id. Website yang berisi tentang informasi kegiatan perempuan dan anak, serta pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dipandu oleh pakar di bidangnya. Diharapkan, website ini tidak hanya menampung ide dari masyarakat, tetapi juga menyalurkan aspirasi serta partisipasi dalam membangun Indonesia melalui KPPPA.

Ada banyak keunggulan kalau gabung di website Serempak, yaitu :
1. Prakarsa pemerintah
2. Gerakan komunitas
3. Cakupan luas
4. Berbasis teknologi
5. Konten mudah di akses dan digunakan
6. Mendukung berbagai macam format media (live chat dan jurnalisme warga)
7. Memiliki struktur organisasi

 

 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba menulis serempak