Oleh Yuniari Nukti

Sosialisasi SEREMPAK, Mengajak Perempuan manfaatkan teknologi dan berkembang bersama UKM yang diadakan di Surabaya 25 Juli 2016 lalu membuka mata saya bahwa seorang perempuan pada dasarnya memiliki sifat mandiri yang tinggi. Alasan itu pula yang menguatkan bahwa sesibuk apa pun dirinya di luar tetap tidak bisa lepas dari urusan rumah.

Mengangkat tema Menjaring UKM bersama SEREMPAK, acara sosialisasi yang dihadiri dari beberapa organisasi perempuan, salah satunya Asosiasi UMKM di Surabaya, berjalan dinamis dan hidup. Beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya dihadirkan, antara lain Ratna Susianawati, SH, Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Ina A. Murwani, Deputy Head of Marketing BINUS Business School, Jakarta, Martha Simanjutak, Ketua Pokja SEREMPAK dan Founder IWITA, Sri Rahayu, Owner PT Panca Aryns, dan Hadiatul Hikmah, Owner Selaris

Sebelum ke acara inti, acara dibuka dengan tarian khas Surabaya, Tari Remo, kemudian dilanjutkan dengan pidato pembukaan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana. Dalam pidato itu, ada 3 topik besar yang digaris bawahi tujuan acara ini yaitu Pembangunan Berkelanjutan, Good Governor, dan Penyetaraan Gender.

Serempak2

Talkshow pertama disampaikan oleh Ibu Ratna Susianawati yang membahas pentingnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk perempuan. Ratna mengajak perempuan Indonesia untuk memanfaatkan teknologi dalam bidang bisnis. TIK mempermudah perempuan meluaskan bisnis dan meningkatkan ekonomi keluarga. Data APJII menyebutkan pengguna Internet di Indonesia didominasi oleh Perempuan, yakni sebesar 52%. Fenomena ini menguatkan agar perempuan memanfaatkan internet dalam arti yang positif, salah satunya dengan mengembangkan bisnis.

Sri Rahayu, Owner PT Panca Aryns dan Aryns Farm, menjadi narasumber ke2 yang mengajak peserta mendengarkan kisah dirinya saat pertama kali mengelola bisnis. Sebelum ada internet, Sri Rahayu menggunakan komunikasi melalui Telepon dan SMS. Dan sekarang, TIK, Ia gunakan sebagai sarana komunikasi internal dan eksternal. Keuntungan Pemanfaatan TIK bagi pengusaha adalah mudah menjaring konsumen. Agar bisnis berjalan mulus, Sri memberikan kunci strategi agar sukses menjadi pengusaha, caranya dengan giat promosi, menambah jaringan, dan mengupdate Sumber Daya Manusia.

Materi ketiga oleh Bu Ina A. Murwani yang menjelaskan tentang Tips Branding & Pemasaran untuk UKM. Pembuka Talkshow, Ina melontarkan ‘teori TUKIJEM’. TUKIJEM dijadikan contoh membangun sebuah brand.

Kata Ina, “Brand adalah Identitas! Brand harus merefleksikan produk, harga, dan promosi, serta Chanel!”

Yang harus diperhatikan ketika menentukan Brand harus menunjukkan superioritas dari kompetitor. Jika produknya kelas menengah ke bawah, brand TUKIJEM cocok digunakan. Namun bila ingin produk berkesan ‘Mahal’ dan menyasar kelas menengah ke atas, contoh brand yang digunakan adalah D’2Qjam. Beda tulisan, sama bacaannya 😀

Sebuah Brand harus memiliki personality karena berhubungan langsung dengan identitas produk. Personality bisa diwakilkan melalui warna dan logo brand. Tahap mencari Logo Brand caranya dengan menentukan target konsumennya lebih dulu. Dengan mengenali kebutuhan konsumen, akan tercipta brand apa yang cocok digunakan.

Begitupun trik mempromosikan brand, caranya dengan menjual logo. Tips utk promosi online dengan bergabung platform web online, sedangkan tips promosi offline ikut acara Bazaar yang sesuai segmen produk.

Sesi terakhir, Ibu Martha Simanjutak, Ketua Pokja SEREMPAK dan Founder IWITA (Indonesian Woman IT Awareness) mengenalkan sebuah portal interaktif sebagai media komunikasi seputar Perempuan dan Anak di www.serempak.id Website Serempak berisi informasi kegiatan perempuan dan anak serta forum pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi yang dipandu oleh pakar dibidangnya. Di website ini masyarakat dapat berpartisipasi menyalurkan aspirasi untuk membangun Indonesia mellaui Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sosialisasi SEREMPAK, Mengajak Perempuan manfaatkan teknologi dan berkembang bersama UKM, bersama kita bisa!

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba menulis serempak