Berlibur itu perlu, karena bisa mengembalikan kebugaran tubuh maupun pikiran kita. Nah, tapi bagaimana bila nggak punya banyak waktu untuk berlibur? Ini caranya!

Liburan, berlibur rasanya kebutuhan yang pokok dan sudah masuk ke dalam daftar kebutuhan hampir semua keluarga Indonesia, terutama keluarga muda. Berlibur menjadi penting sebagai ajang mempererat bonding seluruh anggota keluarga.

Coba, keluarga muda dengan pasangan suami dan isteri yang bekerja di luar rumah, angkat tangan? Yups, pasti setuju, kan kalau momen berlibur atau sekedar jalan-jalan bersama anak-anak menjadi momen penting yang tidak bisa diabaikan? Alih-alih mencari waktu khusus dan lagi-lagi sulit menyikronkan jadwal. Alangkah baiknya memanfaatnya libur mingguan atau weekend.

liburan-alternatip

Setelah lima hari dalam seminggu berada di luar rumah. Pergi pagi-pagi kadang pulang malam hari. Bercengkrama dengan anak-anak dalam suasana yang lebih santai, seru, dan menyenangkan rasanya jadi “goal” banget ya. Anak-anak juga membutuhkan suasana yang menyegarkan di sela aktivitas mereka yang juga tak kalah “sibuk” dengan kita orang tuanya. Untuk merencanakan liburan yang lebih serius sering terkendala waktu. Maklum weekend sekalipun kadang para orangtua bekerja harus mengerjakan tugas tambahan.

Well, kalau mau mengikuti kesibukan yang tak ada kata selesai ya bisa jadi sih sibuk terus. Jadi memang harus benar-benar diniatkan dan butuh komitmen, kita berlibur, titik.  Hmm untuk liburan yang agak panjang selain memperhatikan jatah cuti dan loading pekerjaan biasanya kita juga harus mempertimbangkan masa liburan sekolah anak-anak. Jangan sampai mengorbankan waktu belajar atau jadwal penting mereka di sekolah karena menyesuaikan jadwal orang tuanya.

Nah ternyata ada solusi yang kemudian bisa menjadi semacam jalan keluar, win win solution agar kita tetap bisa berlibur di sela kesibukan semua  anggota keluarga. Liburan singkat, salah satunya dengan staycation.

Singkat karena setidaknya hanya memakan waktu satu atau dua hari saja. Memanfaatkan weekend, biasanya. Jika biasanya weekend kita hanya mengajak anak-anak main di rumah, nonton film baik di rumah maupun ke bioskop, renang, jalan-jalan ke mall terutama yang ada playgroundnya, atau mengajak anak menikmati kesegaran taman-taman kota, Nah mengapa tidak  memilih staycation menghabiskan weekend.

 Staycation itu apa sih? Hmm kalau kita cari arti katanya di kamus. Staycation means “a vacation spent in one’s home country rather than abroad, or one spent at home and involving day trips to local attractions”or “a vacation spent at home or nearby”.

Sebetulnya, staycation merupakan tipe liburan klasik yang hemat karena kita bisa menghemat biaya terutama untuk transportasi. Jika awalnya konsep staycation adalah berlibur di dalam kota dan  menghabiskan waktu di rumah atau dekat rumah sambil menikmati kegiatan murah yang di sekitar rumah. Staycation saat ini dilakukan dengan menginap di suatu tempat sekaligus menghabiskan waktu dan berlibur di tempat tersebut. Bisa di dalam kota atau tak jauh dari kota. Tapi biasanya tidak menggunakan pesawat sebagai alat transportasi. Jadi lokasi tujuan cukup dijangkau dengan transpotasi darat.

Meski waktunya singkat tapi staycation bisa banget jadi pilihan untuk keluarga dengan orangtua yang cukup sibuk. Ada beberapa alasan sih rasanya yang bisa banget jadi pertimbangan memilih staycation sebagai sarana hiburan keluarga yang akan mengeratkan ikatan antar anggota keluarga.

(Bisa) Lebih Hemat

Yuk, kita berhitung. Ternyata kalau dihitung secara cermat bahkan staycation bisa lebih hemat ketimbang ngajak anak-anak ngemall lhoo. Kok bisa? bisa deh. Kalau ngemall tuh gak cuma harus siapin dompet karena anak-anak dan kita juga kadang lapar mata tapi juga acara makan-makan bisa jadi harus dua kali, belum sekedar cemal-cemil, atau kalau plus nonton biaya bisa membengkak. Padahal keintiman yang bisa kita rajut justru tidak sebaik kualitasnya jika kita bisa benar-benar menikmati kebersamaan saat kita fokus berlibur bersama di suatu tempat.

Persiapan Singkat

Tidak serepot saat hendak liburan panjang, untuk liburan singkat atau staycation biasanya kita lebih santai mempersiapkannya. Kita cukup melakukan searching info hotel yang menyediakan fasilitas yang cukup representatif untuk keluarga dengan anak-anak. Karena anak-anak pingin main air sekaligus main pasir di pantai misalnya, maka pilihannya hotel dengan fasilitas kolam renang tapi punya akses ke pantai. Orangtua yang cukup sibuk, bisa memilih booking hotel via online.

Quality Time

Lagi-lagi karena pertimbangan waktu. Waktu yang dinikmati bersama sudah dimulai sejak packing. Anak-anak sudah bisa dilibatkan untuk packing. Mereka memilih baju yang akan mereka pilih sendiri sekaligus kelengkapannya dengan petunjuk umum misalnya untuk 2 hari mereka menyiapkan 2 stel baju main dan 2 stel baju tidur, tidak lupa perlengkapan sholat masing-masing dan baju renang.

Waktu yang kita habiskan di perjalanan juga menjadi semacam momen yang juga harus dinikmati sebagai kebersamaan. Kehangatan dan keseruan akan semakin terasa saat menikmati suasana di tempat tujuan.

Sampai di tempat tujuan kita harus maksimalkan waktu. Intinya berlibur, so please…Ayah dan Ibu matikan ponselnya dan lupakan pekerjaan untuk sementara waktu.(oz)