KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

Suara Anak Indonesia Warnai ACF 2018

Siaran Pers Nomor: B-134 /Set/Rokum/MP 01/08/2018

Bandar Seri Begawan, (6/8) – Dua perwakilan Forum Anak Nasional (FAN) yang dipilih menjadi delegasi Indonesia dengan antusias mengikuti pembukaan acara 5th ASEAN Children Forum (ACF) 2018 di Dewan Gadong, Kementerian Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Dalam sesi “Country Presentation,” mereka mempresentasikan berbagai permasalahan anak terkait isu Perdamaian.

“Isu perdamaian merupakan isu yang sangat strategis bagi Indonesia, mengingat Indonesia merupakan negara yang sangat multikultur, dimana perdamaian merupakan hal yang penting untuk selalu dijaga oleh semua pihak termasuk anak-anak. Pada kesempatan ini, kami juga merekomendasikan Suara Anak Indonesia 2018 yang dirumuskan dalam kegiatan Forum Anak Nasional 2018 di Surabaya, untuk dirumuskan dalam Suara Anak ASEAN,” ujar Kepala Bidang Pemenuhan Hak Sipil dan Informasi Layak Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Hasnah Aziz, selaku mentor dari delegasi Indonesia.

Dalam pembukaan acara 5th ACF 2018, Menteri Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Brunei Darussalam, Mayjen Dato Aminuddin berpesan kepada seluruh peserta delegasi, untuk menyampaikan seluruh permasalahan terkait anak yang dihadapi di negara masing-masing. Selain itu peserta dapat mendiskusikan permasalahan tersebut dengan delegasi dari negara lain, untuk saling bertukar informasi. Kemudian hasil diskusi nantinya akan dijadikan sebagai bahan untuk merumuskan suara anak ASEAN.

Sumber Foto : Dok Instagram forumanakid

“Setiap anak merupakan generasi masa depan yang harus terus dilindungi dan dijaga oleh semua pihak. Melalui acara 5th ACF tahun ini, kami harap dapat menjadi wadah bagi anak-anak di ASEAN untuk ikut serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada khususnya di ASEAN,” tegas Representative UNICEF untuk Brunei Darussalam.

Pada rangkaian acara yang sama, Representative UNICEF untuk Korea Selatan, Choi Siwon, yang juga merupakan personel boyband “Super Junior”, juga memberikan pesan kepada seluruh peserta 5th ACF 2018. Choi Siwon yakin, bahwa setiap anak dapat menjadi penolong bagi sesama anak. Ia juga menyampaikan bahwa setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan setiap orang memiliki kewajiban untuk melindungi anak. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak untuk peduli kepada generasi masa depan ASEAN.

Peserta delegasi 5th ACF yang berasal dari berbagai negara sangat termotivasi dengan berbagai pesan yang disampaikan oleh para narasumber yang hadir, diantaranya yaitu untuk selalu membantu anak-anak yang kurang beruntung diluar sana.

Pada akhir sesi presentasi, delegasi Indonesia juga meminta doa kepada seluruh delegasi 5th ACF untuk seluruh korban bencana gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali, yang diantaranya adalah anak, agar diberikan kekuatan untuk tetap semangat menghadapi bencana yang terjadi. Menteri Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Brunei Darussalam, Mayjen Dato Aminuddin saat itu langsung memberikan respon postitif dengan memimpin langsung doa bersama untuk para korban di Bali dan NTB.

 

Sumber :
PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id
www.kemenpppa.go.id