Tips Memilih Buku untuk Anak di Pameran Buku Berskala Internasional

0
16

Beberapa waktu lalu, di Jakarta dan Surabaya telah digelar pameran buku berskala internasional. Ribuan buku berbahasa asing ditawarkan di sini, termasuk juga buku untuk anak. Bagaimana tips memilih buku untuk anak di pameran besar semacam ini? 

Pameran buku berskala internasional itu pun berjalan sukses dan berhasil menyedot ribuan pengunjung untuk membeli beragam buku terbitan mancanegara. Setelah sukses diselenggarakan di Jakarta beberapa waktu lalu, Big Bad Wolf yang kemudian disebut sebagai BBW kini menghebohkan kota Pahlawan, Surabaya.

Berlokasi di JX International, Jl. Ahmad Yani, Surabaya, BBW di hari pertama berhasil menyedot puluhan ribu pengunjung dalam sehari. Pameran buku terbesar itu memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan buku-buku impor sebagai referensi dengan harga sangat fantastis.

Diskon buku dari 60-80% memang bukan isapan jempol belaka. Namun, kehebohan diskon tersebut akhirnya mengetuk pintu logika dan nurani kaum perempuan yang memiliki anak. Ya, mayoritas pengunjung yang hadir adalah ibu-ibu yang datang bersama anak-anak. Banjirnya buku-buku berkualitas menjadikan para ibu rela merogoh saku lebih banyak untuk memberikan bahan bacaan terbaik untuk buah hati mereka. Apalagi jika sudah ada kata “diskon” atau potongan harga, jangan salahkan mereka jika kemudian kalap membeli sejumlah buku.

Membeli buku adalah sesuatu yang sangat baik. Membiasakan putra-putrimu untuk membaca sejak dini adalah hal luar biasa yang bisa diajarkan oleh orangtua, khususnya ibu. Namun, membeli buku diskonan tentu dibutuhkan ketelitian yang sedikit tajam. Apalagi jika ada hubungannya dengan budget yang sangat berisiko ketika tidak cermat dalam mengelola.

ibu-memilih-buku

Nah, berikut ada beberapa tips untuk ibu-ibu yang akan berburu buku di pameran buku semacam itu:

  • Tentukan dari rumah jenis buku yang akan dibeli untuk anak. Bisa dilihat di website pameran buku misalnya, yang sudah memberikan info tentang harga.
  • Beli buku sesuai dengan usia anak. Minimal setahun di atasnya agar buku tetap bisa berfungsi lama.
  • Perhatikan kualitas buku, mulai dari sampul, isi (jika buku tidak disegel), gambar, dan hal sensitif lainnya yang bisa dilihat sebelum membeli. Karena buku impor, biasanya ada buku anak dengan adegan kissing, hugging, dan lain-lain. Sebaiknya dihindari mengingat usia anak yang masih belum cukup untuk melihat hal demikian.
  • Sebaiknya tidak membawa anak untuk ikut berbelanja. Hal ini sesuai dengan pengalaman bahwa daftar buku yang sudah disiapkan dari rumah akan berbeda dengan hasil belanja buku. Hal ini disebabkan ada campur tangan anak yang sangat memungkinkan berubah pikiran ketika melihat sejumlah display buku dengan daya tarik masing-masing. Jika anak bisa diberikan pengertian itu bukan masalah. Bagaimana dengan anak yang belum bisa diberikan pengertian? Melihat yang bagus pasti akan menangis ketika ibu menolaknya.
  • Siapkan Harusnya sebelum BBW terlaksana, budget sudah harus disiapkan. Informasi soal BBW ini sudah berjalan jauh dari H, sehingga ada waktu untuk bersiap diri. Jika pun terlambat, tetap perhatikan budget. Jangan memaksakan membeli buku yang harganya melampaui batas budget.
  • Pemakaian Kartu Kredit bukan alasan untuk terus berbelanja, karena metode pembayaran di pameran dibatasi untuk nominal cash, maka penyelenggara memberikan pelayanan pembayaran menggunakan debet dan kredit. Jangan sampai menyesal dan terlilit hutang hanya karena memenuhi nafsu sesaat setelah melihat banyaknya buku impor yang bagus dan murah.
  • Jika memungkinkan, minta tolong teman atau saudara yang kebetulan akan ke pameran buku untuk membelikan buku-buku pilihanmu. Hal ini untuk menghindari kamu “kalap” memborong buku sehingga melebihi budget. Tapi tentu saja pastikan permintaan tolong tersebut tidak merepotkan pihak yang bersangkutan.

Nah, lain kali jika ada pameran buku berskala internasional semacam BBW kembali digelar, kamu sudah siap dengan langkah bijak mencari buku untuk anak. (rhm)