Kendaraan pribadi adalah kepemilikan yang harus dirawat. Bukan hanya dirawat secara fisik saja, namun secara dokumen juga, jangan sampai telat membayar pajak, memperpanjang STNK atau terlambat memperpanjang BPKB. Melakukan perpanjangan STNK memang terlihat mudah, apalagi dilihat dari persyaratan dokumennya yang sedikit. Namun ada beberapa keluhan masyarakat mengenai cara perpanjangan STNK tanpa KTP.

Memperpanjang STNK Tanpa KTP Ternyata Bisa

Saat ini sudah banyak penjualan motor bekas, yang mana KTP pemilik motor masih menggunakan nama pemilik pertama. Kesulitan meminjam KTP pemilik membuat orang jadi malas memperpanjang STNK. Bahkan akhirnya banyak yang menggunakan calo untuk memanipulasi KTP. Namun hal itu malah memperburuk sistem yang berlaku, akhirnya banyak pihak kejahatan. Maka dari itu, saat ini sudah ada cara yang mudah untuk melakukan perpanjangan STNK tanpa KTP pemilik.

Walaupun masih awam di telinga masyarakat, tapi keluhan susahnya memperpanjang STNK menggunakan KTP pemilik ini sudah sangat ramai. Sistem yang diberlakukan kepolisian untuk memperpanjang STNK tanpa KTP pemilik yaitu dengan langsung melakukan balik nama pada kendaraan yang saat ini sudah sah. Tujuan sistem balik nama ini juga untuk mengurangi tindakan criminal dari calo atas manipulasi KTP yang terjadi.

Persyaratan Dokumen Untuk Balik Nama

Walaupun akan melakukan pemindahan STNK menjadi atas nama pemilik saat ini, tentu proses pembuatan balik nama harus tetap melampirkan dokumen resmi. Dokumen yang dibutuhkan sebagai berikut :

  • Membawa STNK (asli dan fotokopi)
  • Membawa KTP sang pemilik kendaraan baru yang asli dan fotokopi
  • Membawa BPKB (Asli dan fotokopi)
  • Membawa Kuitansi pembelian motor (untuk menandai bahwa kendaraan yang dibawa bukan hasil curian melainkan resmi dengan transaksi jual beli)

Prosedur Balik Nama

Balik nama sangat penting, dan perlu diketahui juga tata caranya supaya tidak tertipu dengan calo. Prosedur balik nama ini bisa membantu ketika ingin  melakukan balik nama langsung ke SAMSAT. Berikut adalah tata caranya :

1. Datang ke SAMSAT Dahulu

Silakan datangi SAMSAT yang sesuai dengan alamat yang tertera di KTP pemilik baru. Jika KTP pemilik baru berdomisili di Surabaya, maka datangi SAMSAT Surabaya. Untuk memudahkan pemilahan dokumen, sebaiknya satukan fotokopi STNK, KTP, dan BPKB. Kemudian pisahkan dokumen asli dan kwitansi pembelian kendaraan.

Lain cerita jika ternyata kendaraan yang dibeli dari beda wilayah. Misal jika membeli kendaraan dari Malang, maka perlu cabut berkas dari Malang dulu. Supaya proses balik nama di Surabaya tidak susah. Silahkan lakukan cabut berkas di kepolisian di daerah Malang dengan bantuan petugas.

2. Melakukan Tes Fisik Kendaraan

Sebelum berkas disetujui oleh SAMSAT, terlebih dulu petugas akan mengecek kondisi fisik kendaraan. Petugas akan mengecek fisik kendaraan dengan teliti, dan kemudian hasil tes fisiknya akan diberikan. Sekaligus melakukan pembayaran untuk tes fisik yang sudah diberikan.

Jika sudah selesai diperiksa dan divalidasi cek fisik kendaraan, berkasnya akan dibawa. Jangan lupa untuk melakukan fotokopi sebelum menyerahkan berkas aslinya. Karena nantinya akan digunakan untuk melakukan balik nama pada BPKB juga. Begitu pula dengan kwitansi pembelian kendaraan.

3. Lakukan Pendaftaran Balik Nama

Setelah semua berkas siap, segera datang ke gedung SAMSAT untuk mendaftarkan proses balik nama kendaraan. Serahkan berkas yang sudah disiapkan, kemudian petugas akan memberikan formulir pendaftaran. Isi dengan rapih. Sebelum diberi formulir pendaftaran, sebelumnya akan diperiksa dahulu kelengkapan berkas yang sudah dibawa.

Setelah semua berkas diperiksa lengkap dan formulir sudah terisi, kemudian akan diarahkan untuk menyerahkan berkas di loket yang lain. Kemudian diproses dan setelah itu cukup menunggu dengan tenang sampai terpanggil. Untuk lebih jelasnya silahkan bertanya pada petugas kapan harus kembali lagi mengambil STNK.

4. Melakukan Pembayaran Pajak

Jika sudah waktunya tiba, datang kembali ke SAMSAT sekalian membayar pajak dan membawa lembaran tanda terima. Serahkan juga berkas yang dipegang untuk mencocokkan keasliannya. Setelah melakukan pembayaran pajak dan mencocokkan semua berkas yang ada, tinggal menunggu dipanggil namanya untuk mengambil STNK.

5. Lakukan Pengambilan STNK

Nah, setelah semuanya selesai, barulah STNK yang sudah balik nama menjadi nama pemilik baru sudah bisa sampai di tangan.

Sudah tidak bingung lagi bagaimana caranya melakukan perpanjangan STNK tanpa KTP bukan? Cukup banyak informasi untuk membuat pengurusan semakin mudah. Tentunya kepolisian akan memudahkan untuk mengurus berkas yang semestinya menjadi milik pemilik baru. Jadi jangan bingung lagi.(slk)