Tips Mudah Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi Wanita

0
21

Hello Ladies, sering mengalami keputihan atau gatal di seputar daerah kewanitaan? Jangan anggap remeh masalah ini lho, karena bila didiamkan bisa memicu terjadinya kanker rahim yang malah membahayakan. Simak penjelasannya di bawah ini. 

organ-reproduksi-wanita

Banyak di antara kita, perempuan yang mengalami keputihan, gatal dan perih maupun mengeluarkan cairan berwarna keruh kehijauan dari organ intim kewanitaan. Sayangnya, banyak perempuan yang menganggap remeh gejala tersebut. Bahkan cara membersihkannya pun masih banyak yang kurang tahu dan tidak tepat sehingga malah memicu penyakit lain yang lebih parah.

Maka Dr. Liva Wijaya SpOG melakukan edukasi tentang cara menjaga kebersihan daerah kewanitaan di sebuah acara workshop yang digelar sebuah produk pembersih organ kewanitaan. Dr. Liva mengemukakan bahwa organ reproduksi wanita: vagina, berfungsi sebagai tempat jalan keluar darah, tempat menerima penis ketika berhubungan intim, penyimpan sperma sementara sebelum masuk dalam uterus dan tempat jalan lahir bayi. Organ tersebut harus terjaga kebersihannya mengingat sangat sensitif dan berpotensi infeksi jika tidak dirawat dengan baik.

Kulit Vulva pada vagina menurut Dr. Liva, merupakan anatomi seperti kulit pada umumnya mengandung folikel rambut, kelenjar lemak, kelenjar keringat dan kelenjar apokin. Daerah ini cukup lembap dan mudah terinfeksi sehingga sensitif terhadap pengaruh hormon, metabolisme dan alergi. Sehingga perlu penanganan khusus dalam membersihkannya.

Perlu diketahui bahwa cairan pada vagina yang normal, terjadi beberapa hari sebelum dan sesudah mens, tidak bau, tidak gatal dan jumlahnya tidak banyak. Sedangkan cairan pada vagina yang disebabkan penyakit, infeksi mikroorganisme, benda asing dan kanker, cairan menyebabkan gatal, bau, vagina sangat lembap dan menyebabkan keputihan berdarah.

“Kesehatan kewanitaan terganggu jika terinfeksi virus dan bakteri, jika infeksi berulang dapat menyebabkan infeksi panggul, infeksi saluran kencing, infertilitas/kemandulan, kanker serviks, vulva vagina, kerusakan sistem imun tubuh dan infeksi menyeluruh. Semua ini bis dicegah dengan menjaga kebersihan setiap harinya dengan tepat.” Kata Dr. Liva.

Dr. Liva memberikan rekomendasi cara membersihkan kewanitaan yang tepat berikut ini:

  • Selalu mencuci daerah vulva dengan air bersih dan sabun yang tidak menimbulkan iritasi.
  • Tidak tergiur dengan praktik pembersihan vagina dengan cara yang kurang lazim, sebaiknya banyak konsultasi ke dokter kandungan atau bidan terdekat.
  • Pakai underwear yang dapat menyerap keringat, terbuat dari kain katun, tidak ngetat dan tidak kasar permukaannya.
  • Saat cuci cebok, biasakan mencuci dari arah depan ke belakang. Cuci dulu tangan dengan sabun sebelum cebok.
  • Setiap sehabis cebok selalu keringkan dengan handuk lembut atau tisu basah sekali pakai.
  • Cuci pakaian dalam yang baru dibeli.
  • Ganti pembalut atau pantyliners secara berkala.
  • Tidak saling menukar pakaian dalam
  • Save sex

Menjaga kebersihan dan kesehatan daerah kewanitaan juga berhubungan dengan gaya hidup. Usahakan kamu selalu memiliki waktu tidur yang cukup, berolahraga rutih dan mengasup makanan bernutrisi.  Hindari konsumsi alkohol dan rokok.

“Bagi perempuan yang sudah berhubungan seksual, lakukan pengecekan genitalia interna dan pap smear secara berkala untuk mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi dan antisipasi terhadap gangguan kesehatannya,” pungkas Dr.Liva.(ab)