12 tahun sudah saya menjadi pendamping penyandang disabilitas dan hampir 7 tahun terakhir ini saya lebih fokus kepada pendampingan anak disabilitas yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Dari sekian banyak anak disabilitas dengan berbagai kondisi yang saya dampingi, ada satu anak yang jadi perhatian khusus selama satu tahun terakhir ini karena riwayat sang anak yang sangat memprihatinkan.

Anak ini ditemukan sedang kebingungan di pinggir jalan dan menurut kesaksian orang sekitar, dia diturunkan dari motor dan ditinggal begitu saja oleh sepasang suami istri yang ternyata adalah bapak kandung dan ibu tiri dari si anak. Katanya Ibu kandungnya sudah tiada sejak anak ini berusia dua bulan, akan tetapi mengenai hal ini saya sendiri tidak tau persis kebenarannya.

Pada saat ditemukan kondisi badan si anak sangat tak terawat dan penuh luka bekas disiksa, dia sangat sulit berkomunikasi, tidak dapat mengurus diri sendiri, dia tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari dengan baik, dia juga hiperaktif dan mengalami sulit tidur.

Singkat cerita dengan berbagai pertimbangan akhirnya sang anak dititipkan di sebuah keluarga tidak mampu. Dia dirawat oleh si Mbah yang sudah tua dan buta huruf yang penghasilan sehari-harinya hanyalah dari berjualan lotek kecil-kecilan dan suaminya si Bapak yang juga sudah renta dan tunanetra di rumah kayu mereka yang sangat sederhana.

Saya punya alasan khusus mengapa saya menaruh perhatian lebih pada anak ini dan keluarga yang merawatnya. Mereka membuat saya salut dan terharu, sebab dalam kesederhanaan dan ketidakmampuan si Mbah dan si Bapak baik secara fisik maupun ekonomi, mereka mampu merawat anak ini begitu baik, penuh kasih sayang dan dengan ketulusan yang terpancar dari bagaimana cara mereka memperlakukan si anak.

Bulan demi bulan setiap kali saya kunjungan atau pada saat mengantarkan donasi, saya melihat anak ini mengalami banyak sekali kemajuan. Keadaan dan sikapnya semakin baik dari hari ke hari dan dia terlihat begitu sayang kepada si Mbah dan si Bapak.

Saya sendiri punya Julio yang juga merupakan anak disabilitas, saya berusaha merawat Julio semaksimal mungkin dan dengan sepenuh hati, ya tentu saja karena saya orang tuanya dan sayalah ibu kandungnya. Tetapi saya bawakan ke diri saya kalau sampai dititipkan seorang anak disabilitas apalagi dengan kondisi seperti begitu, saya rasa belum tentu saya sanggup merawatnya.
.
God Is Never Fails, Tuhan tidak pernah salah. (Lianny R)
.
#homevisit #disabilityawareness #childrenawareness #disabilityassistance #blessedtobeablessings