Ingin berkunjung ke salah satu museum terbaik di negeri ini? Datanglah ke Ullen Sentalu. Tahun 2015, museum Ullen Sentalu menerima predikat sebagai museum terbaik di Indonesia oleh Trip Advisor, situs traveling terkemuka di dunia.

Satu hal menarik lainnya tentang Ullen Sentalu adalah konten museumnya menonjolkan kekuatan perempuan. Mau tahu cerita lengkapnya? Lanjutkan baca terus di sini.

1-ullen-sentalu

Ullen Sentalu merupakan museum pribadi milik keluarga keraton dan dikelola oleh pihak swasta. Museum yang terawat dengan apik ini berada di kaki Gunung Merapi, tepatnya di Kaliurang. Terasa kurang rasanya kalau tidak mengunjungi museum yang satu ini bila kita traveling ke Yogyakarta, Kota Gudeg.

Nuansa museum Ullen Sentalu berbeda dengan museum lain yang ada di Indonesia. Pertama-tama, pengunjung berkeliling museum dengan ditemani seorang pemandu. Ya betul, kita tidak boleh masuk ke museum ini tanpa pemandu lho. Bukan itu saja larangannya. Museum Ullen Sentalu juga melarang pengunjungnya untuk memotret. Baik merekam foto maupun video, benda digital dilarang keras digunakan di museum Ullen Sentalu.

Museum ini menampilkan kehidupan dan koleksi barang-barang milik keraton. Terdapat lima ruangan di dalamnya. Tiap ruangan dihubungkan dengan lorong yang berkelok-kelok dan udara lembap seperti di dalam gua. Rasa dingin dan sejuk menjalar ke tubuh seiring perjalanan kita masuk ke ruang pertama Ullen Sentalu.

Ruang pertama adalah Ruang Seni dan Gamelan. Di ruangan ini terdapat benda-benda seni (musik) peninggalan Keraton Mataram. Beranjak ke ruang bernama Guwo Selo Giri, kita bisa melihat lukisan tokoh-tokoh keraton, bukan saja raja-rajanya, tapi juga ratu dan puteri-puteri keraton. Pemandu akan menjelaskan siapa saja tokoh yang ada dalam lukisan secara detail. Di ruang ini kita akan bertatap muka dengan lukisan Ibu Ageng yang bernama lengkap Raden Ayu Kuspariyah yang dari lukisannya terlihat sangat tegas, teguh pendirian, dominan, dan berkuasa.

Berikutnya ada Ruang Kampung Kambang. Ruangan ini terbagi menjadi lima ruang pamer di antaranya koleksi batik, syair puisi dan surat-surat, dan album foto sejarah Gusti Siti Nurul Kusumawardhani. Gusti Nurul termasuk legenda keraton. Prinsip hidupnya yang anti poligami membuatnya populer. Beliau bahkan menolak pinangan Soekarno. Tidak itu saja, Gusti Nurul juga sosok yang aktif. Parasnya yang ayu ternyata  tak menghentikannya dari hobi berkuda. Meski tomboy, beliau juga sosok yang lemah gemulai. Gusti Nurul pernah menari di hadapan Ratu Wilhelmina di Belanda.

Bukan saja Ibu Ageng dan Gusti Nurul yang menjadi salah satu tokoh keraton yang ditonjolkan di museum Ullen Sentalu. Ada pula Puteri Tineke yang pernah patah hati. Di satu ruangan yang dikhususkan untuk puteri Sunan Surakarta Pakubuwono IX tersebut, kita dapat membaca 29 surat dari para kerabat dan teman Puteri Tineke yang isinya menghibur puteri dari perasaan patah hatinya. Selama 10 tahun Tineke memperjuangan cintanya dengan Pangeran, namun tak kunjung direstui. Berada di ruangan ini, jangan melewatkan untuk membaca isi suratnya yang sangat santun dan tutur bahasa yang indah. Semua surat yang isinya rasa simpati itu lebih cocok disebut puisi atau syair.

2-ullen-sentalu

Di tengah tur keliling museum, pengunjung dibawa ke sebuah ruangan untuk beristirahat. Pemandu museum menyuguhi tamu dengan segelas minuman, yaitu jamu Wedhang Ratu Emas yang terdiri dari tujuh macam rempah khas kerajaan. Jamu yang serupa dengan warna teh tersebut terasa sangat menyegarkan karena aroma jeruk juga hangat yang bisa jadi berasal dari jahe.

Setelah beristirahat barang sejenak, tur keliling museum yang durasinya lebih kurang selama 45 menit tersebut mulai memasuki bagian terakhirnya, di pelataran Sekar Bewana. Di sini kita diperbolehkan berfoto dengan replika relief candi Borobudur berukuran besar dan miring.

3-ullen-sentalu

Selanjutnya tur pun usai. Pengunjung diperbolehkan pulang. Namun bila masih ada waktu luang, mampirlah ke restoran bernama Beukenhof yang berada di satu kompleks yang sama dengan Ullen Sentalu.

Sungguh pengalaman yang menyenangkan dan berisi dapat melihat kehidupan Keraton Yogyarta dan Surakarta di masa keemasannya dahulu. Nah, ini alamat lengkap museum terbaik di Indonesia:

Ullen Sentalu

Jl. Boyong KM 25 Kaliurang Yogyakarta

Buka : Selasa – Jumat, 08.30 – 16.00 & Sabtu – Minggu, 08.30 – 17.00

Tiket :

Lokal : Rp 30.000,- (dewasa) & Rp 15.000,- (5-16 tahun)

Turis mancanegara : Rp 50.000,- (dewasa) & Rp 30.000,- (5-16 tahun)

Sumber Foto:

  1. http://sewamotordijogja.com/museum-ullen-sentalu/
  2. http://dimaselvi.blogspot.co.id/2015/03/museum-ullen-sentalu-kaliurang.html
  3. http://acaranya-jalan-jalan.blogspot.co.id/2015/08/ullen-sentalu-magelang.html(nw)