Ingin mencari suasana yang berbeda di Pulau Lombok? Maka berkunjunglah ke destinasi wisata yang satu ini, yaitu Sembalun. Sembalun merupakan kawasan dataran tinggi di Pulau Lombok, sekaligus menjadi salah satu pintu masuk bagi para pendaki yang ingin mendaki Gunung Rinjani. Gunung tertinggi ketiga di Indonesia, setelah Gunung Cartenz (Jayawijaya) di Papua dan Gunung Kerinci di Sumatera. Banyak wisatawan maupun warga lokal yang ke Sembalun karena hendak menikmati udara dingin di sana, tidak jarang pula yang ingin berburu foto di spot-spot dengan pemandangan menarik di kawasan Sembalun.

                Sembalun merupakan sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan luas wilayah 217,08 km persegi, Sembalun terbagi atas 6 (enam) desa, yaitu: Desa Sembalun Bumbung, Desa Sembalun Lawang, Desa Sajang, Desa Bilok Petung, Desa Sembalun, dan Desa Sembalun Timba Gading. Selain menjadi tempat berdirinya Gunung Rinjani, di Sembalun pun berdiri sejumlah bukit-bukit yang tidak kalah indah, seperti: Bukit Pergasingan, Bukit Nanggi, Bukit Anak Dara dan masih banyak lagi.

                Lalu, kegiatan apa saja yang bisa dilakukan di Sembalun? Banyak! Bagi anda yang tidak berniat mendaki Gunung Rinjani, maka sekadar menikmati pemandangan cantiknya gunung tersebut bisa didapatkan dari lokasi ini. Dari Sembalun, Gunung Rinjani terlihat sangat dekat dengan kita. Bayangkan ketika bangun di pagi hari, anda langsung disambut dengan pemandangan yang menyegarkan mata dan membuat kita tidak henti-hentinya bersyukur atas ciptaan Tuhan Yang Maha Esa tersebut. Belum lagi udara dingin yang menambah nyaman suasana di sana.Dijamin membuat kita enggan pulang!

                Untuk anak-anak, belakangan ini beberapa agen perjalanan yang menawarkan paket eduwisata di Sembalun. Tentu saja paket itu disediakan khusus untuk anak-anak dan umumnya laris di musim libur sekolah. Lewat eduwisata tersebut, anak-anak diajak mengikuti sejumlah kegiatan seperti: melihat dan merasakan langsung proses pengolahan biji kopi, memetik stroberi langsung dari kebunnya, membuat sendiri aneka mainan tradisional dari bahan bambu, serta turun langsung ke sawah untuk bercocok tanam, hingga memproses tanaman saat cooking class.

                Bagi kita yang dewasa pun bisa melakukan banyak hal di Sembalun. Seperti mendaki bukit-bukit yang ada di sana. Bukit Selong merupakan bukit yang terbilang mudah untuk didaki, apalagi sudah tersedia tangga-tangga kecil untuk menuju ke sana. Bahkan perempuan dan orang lanjut usia sepertinya masih sanggup untuk mencapainya. Dari Bukit Selong, kita bisa melihat hamparan petak-petak kebun maupun sawah milik warga Sembalun, juga tentu saja lagi-lagi Gunung Rinjani. Di dekat Bukit Selong pun terdapat sebuah desa adat yang bernama Desa Adat Beleq. Desa Adat Beleq merupakan desa tempat berdirinya 7 rumah adat pertama yang mendiami Sembalun. Konon pemilik rumah tersebut adalah warga-warga yang tersisa dan kembali ke daerahnya usai terjadinya letusan besar dari Gunung Samalas (biasa disebut sebagai Gunung Rinjani Tua).

                Satu hal yang jangan sampai terlewatkan saat berwisata ke Sembalun, yaitu kopi. Sembalun dikenal sebagai daerah penghasil kopi di Lombok. Kopi Sembalun pun terkenal menjadi salah satu kopi favorit bagi para pecinta kopi. Sebelum mencicipinya di kafe-kafe kopi di kota besar, ada baiknya anda menikmati kopi Sembalun langsung dari asalnya. Setiap warung-warung di Sembalun pasti menyediakan menu kopi hitam seduh tersebut. Jadi anda tidak akan sulit menemukannya. Jangan lupa pula untuk membeli biji kopi maupun kopi bubuknya sebagai oleh-oleh.

                Bagaimana? Sembalun menyenangkan bukan? Yuk eksplor Indonesia untuk menemukan tempat-tempat menarik lainnya.(ah)